Senin, 05 Desember 2022

Breaking News

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta
Yamaha 27-30 November 2022

Menjala Dadakan di Kanal Pembuangan Limbah PT RAPP, Rombongan Anggota Dewan Kaget
Jum'at, 26 Maret 2021 13:31 WIB
Menjala Dadakan di Kanal Pembuangan Limbah PT RAPP, Rombongan Anggota Dewan Kaget
Menjala di kanal limbah pembuangan akhir PT RAPP bikin kaget.

PELALAWAN (CAKAPLAH) - DPRD Pelalawan dimotori Komisi II meninjau langsung kanal limbah pembuangan akhir, PT RAPP, Kamis (25/3/2021). Kunjungan ini memastikan, kualitas air limbah yang bakal bermuara ke Sungai Kampar, tepatnya, Desa Sering Kecamatan Pelalawan, tidak tercemar.

Kunjungan dadakan delegasi wakil rakyat ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Pelalawan H. Syafrizal, SE, Ketua Komisi II, Abdul Nasib, SE didampingi sejumlah anggota komisi, di antaranya, Yusri SH, Sunard, SH, Yulmida, perwakilan DLH, Satpol PP, dan Dinas Perikanan.

Rombongan bertolak dari kantor DPRD Pelalawan sekitar pukul 14.30 WIB dan tiba di lokasi pabrik kertas terbesar di Asia Tenggara ini kurang dari pukul 15.00 WIB atau setengah jam jarak tempuhnya bila menggunakan kenderaan roda empat.

Di lokasi, anggota DPRD Pelalawan sudah ditunggu oleh perwakilan pihak perusahaan yang langsung mengarahkan ke titik lokasi yang bakal dikunjungi. Sebab sehari sebelumnya, Ketua DPRD Pelalawan sudah mengeluarkan surat dinas yang ditujukan ke Komisi II yang membidangi lingkungan. Surat tersebut dilayangkan kepada Direktur PT RAPP. Secara spesifik rombongan bakal meninjau water intake, kanal pembuangan limbah.

Perwakilan perusahaan mengarahkan rombongan ke lokasi pertama, tepatnya di dekat sumber awal limbah pembuangan akhir atau hanya berjarak puluhan meter dari kolam pengolahan limbah sebelum dilepas ke kanal, hingga mengalir ke Sungai Kampar.

Tampak jelas, air limbah agak berwarna kecoklatan mengalir deras, dialirkan ke dalam kanal yang sudah dibeton. Air yang sudah diolah baku mutunya itu bakal bermuara ke Sungai Kampar, melewati kanal kurang lebih 6 kilometer.

Di titik lokasi pertama yang dikunjungi ini, ada sebuah jembatan penghubung antara kanal. Hanya saja, jika menyeberanginya, harus menuruni tangga. Pas di tengah-tengah jembatan terlihat sebuah alat dengan pipa menjuntai ke bawah. Alat ini dibekali mesin digital, alat pengukur otomatis mengukur baku mutu air yang dikeluarkan dari limbah pembuangan akhir.

Diketahui alat pengukur baku mutunya air tersebut mengirimkan data secara langsung setiap jamnya ke server KLHK yang bisa diakses melalui internet.

Rombongan Komisi II yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, mendapat penjelasan lebar dari perwakilan perusahaan yang membidangi limbah. Setelah mendapatkan penjelasan, rombongan mendesak pihak perusahaan meninjau ke lokasi lain atau titik kedua.

Di titik kedua yang ditinjau adalah ke arah hilir kanal, atau 2 kilometer jaraknya dari titik pertama. Di titik kedua ini, rombongan memastikan apakah ada habitat air tawar sejenis ikan bisa bertahan hidup.

Di titik kedua, salah seorang perwakilan perusahaan berusaha menangkap ikan menggunakan jala, aksi itu atas saran rombongan. Perangkap ikan jenis jala itu pun dilempar ke dalam kanal. Tidak itu saja, penjala ini juga harus nyemplung dan menyelam ke dalam kanal, lantaran jala yang ditebar tak bisa diangkat.

Hampir 5 menitan jala baru berhasil diangkat ke permukaan air. Hal ini disebabkan jala tersebut tersangkut oleh banyaknya kayu-kayu di dasar kanal.

Meskipun kondisi perangkap sudah tidak normal pada posisinya, namun membuat rombongan kaget lantaran, melihat ikan terperangkap. Ada tiga jenis ikan, yang berhasil didapat. Penduduk setempat menyebut jenis ikan ini adalah Kopiek dan Ikan Lomak.

Ketua Komisi II Abdul Nasib saat itu turun tangan membantu si penjala, mengambil ikan yang terperangkap di sela-sela benang jala. Ikan tersebut tampak segar, hal ini ditandai ketika dilepas dari jaring mengelepar-gelepar.

Rombongan pun masih penasaran, meminta lagi untuk melempar jala di lokasi lainnya atau berjarak dari titik pertama kurang lebih 20 meter. Di titik kedua jala dilempar lagi ke dalam kanal. Lagi-lagi si penjala harus nyemplung dan menyelam, karena jala tersangkut. Begitu jala berhasil diangkat, dua jenis ikan kembali didapat, jenis Kalabau dan Kopiek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kanal pembuangan limbah akhir PT RAPP membentang sepanjang 6 kilometer sebelum bermuara ke Sungai Kampar adalah syurga para pencari ikan. Berbagai jenis ikan air tawar masuk ke dalam kanal dari Sungai Kampar dan berkembang biak di sini. Ditengarai hasil dari olahan limbah menjadi sumber makanan berlimpah sehingga memicu ikan berlomba hidup di kanal PT RAPP.

Kasman, selaku Mill Environment Manager PT RAPP mengatakan dari 144 perusahaan di Indonesia yang diwajibkan KLHK memasang alat pemantau kadar air online atau Sparing, hanya 14 perusahaan yang menyanggupinya, salah satunya adalah RAPP termasuk APR di Pelalawan.

Kata dia, baku mutu air limbah terlebih dahulu diolah dengan peralatan canggih di kolam-kolam penampungan. Seterusnya, baru dilepas melewati kanal. Tidak itu saja, setelah dilepas dipasang lagi alat pengukur air. Sehingga air limbah betul-betul aman. Alat tersebut mengirimkan data secara langsung setiap jamnya ke server KLHK yang bisa diakses melalui internet.

Hasil pengukuran kadar air cakapnya, terekam di alat tersebut memperlihatkan masih jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah atau dengan kata lain masih dalam kategori aman bagi lingkungan.

Penulis : Febri Sugiono
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Lingkungan, Kabupaten Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Bupati Siak Bakal Bangun Gedung PGRI Tahun 2024
Senin, 05 Desember 2022
Kapolres Bengkalis Hadiri Upacara HUT Polairud ke-72 di Mapolda Riau
Senin, 05 Desember 2022
Lomba Baca Kitab Kuning Fraksi PKS DPRD Riau Tahun 2022, Ini Pemenangnya
Senin, 05 Desember 2022
GP Ansor Riau Gelar Haul dan Do'a Bersama 1.000 Hari Wafatnya "Ndan Alfa Isnaeni"

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www