Senin, 20 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 18-21 September 2021

Opini:
Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar
Senin, 16 Oktober 2017 21:05 WIB
Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, anggaran Pilkada 2018 telah disepakati yaitu Rp 11,4 triliun. Anggaran ini untuk membiayai pelaksanaan pilkada di 171 daerah.

Untuk biaya Pilgub Riau KPUD mengajukan anggaran sebesar 382 miliar kabarnya disetujui 324 miliar.  Tinggal menunggu untuk dimasukkan pada APBD Perubahan tahun 2017. Sementara di Indragiri Hilir informasi sementara KPUD mengajukan anggaran Rp 45 miliar untuk gawe pemilihan Bupati - Wakil Bupati yang dijadwalkan serentak dengan Pilgub Riau.

Menurut Pramono ketua KPU RI biaya terbesar penyelenggaraan Pilkada adalah untuk honor penyelenggara dimana alokasinya hingga 60 persen dari total anggaran. Hitung saja biaya honorarium penyelenggara dari KPU sampai KPPS.

Sama seperti Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ), Ada upaya efisiensi anggaran. Tetapi itu tidak akan sebesar memangkas anggaran belanja tidak langsung OPD. Paling memangkas biaya kegiatan, perjalanan dinas dan Alat Peraga Kampanye (APK).  Kegiatan di KPU adalah berdasar data dan nyata, ketika di kurangi sama artinya Pilkada tidak akan terlaksana.

Anggaran untuk komponen APK memang tergantung kemampuan masing-masing daerah. Sebetulnya bisa diefisiensikan jika parpol diperbolehkan mengadakan. Kesimpulannya - Pilkada menguras duit alias mahal biayanya demi pesta pora demokrasi di negeri ini.
Dari 171 daerah yang akan menggelar Pilkada 2018, ada sejumlah daerah dengan anggaran terbesar yakni Jawa Barat Rp 1,2 triliun, Provinsi Jawa Tengah Rp 990 miliar, Jawa Timur Rp 870 miliar, dan Papua Rp 850 miliar.

Dapat dibayangkan betapa duit untuk menggelar hajatan pilkada hampir menyamai duit untuk membangun infrakstruktur jalan, jembatan bahkan belanja bantuan sosial.

Mahal dan Paling Akbar

Pilkada serentak jilid 3 selain berbilang mahal juga disebut sebagai pilkada paling akbar. Sebab selain menghabiskan duit gede Rp14.4 triliun juga akan melibatkan pemilih dalam jumlah sangat besar hampir 60 persen atau 160 juta warga Indonesia.

Duit 14.4 triliun itu murni dari anggaran negara hasil memerah dari pajak rakyat. Belum lagi duit yang dihamburkan oleh balon kepala daerah. Dari sejak star sosialisasi, koneksi dan loby parpol, untuk operasional sampai bayar uang saksi. Jika satu kursi dihargai Rp 1 miliar maka harga untuk 65 anggota DPRD sama dengan Rp 65 miliar. Bukan ranah publik ketika parpol memasang  harga atas nama cos of politic atau bualan gratisan.

Tinggal menghitung, pilkada serentak jilid ketiga akan diikuti  177 daerah. Jika satu daerah diikuti oleh 2 pasang saja, maka akan ada 354 pasangan yang bertarung atau 708 orang yang bersiap diri merogoh kocek pribadi. Dan apabila setiap 1 pasangan mengelurkan biaya untuk bayar saksi rata- rata Rp 300 ribu saja, misalkan di Provinsi Riau pada Pemilu 2014 ada 12.466 TPS. Maka butuh duit saksi Rp 3. 7 miliar. Kalikan lagi dengan 177 daerah akan ketemu duit Rp 654 miliar, angka gila. Ini baru urusan saksi. Belum lagi untuk beli kaos, stiker dan tetek bengek lainnya. Dipastikan akan ada duit berserakan karena jumlahnya tidak akan muat pada mesin hitung kalkulator.

Pilkada  serentak 2018 akan dihiasi pertarungan besar Provinsi-provinsi Raksasa di Indonesia. Kenapa, sebab kalkulasi politik, kemenangan atau kekalahan di pilkada 2018 akan sangat menentukan peluang parpol di Pemilu 2019.

Pilkada 2018 ibarat menguji kemampuan tes dasar, yang akan dijadikan ukuran untuk menuju Pemilu tahun 2019. Maka Pilkada akan mempengaruhi faktor psikis untuk 'Peperangan' Pemilu Legislatif dan Presiden yang akan digelar sekaligus .

Negeri Riau yang kita cintai sarat dengan kekayaan sumber daya alam plus memiliki APBD yang gemuk 10.4 triliun. Begitupun tetangga kita Sumatera Utara kota terbesar kedua di Indonesia. Palembang yang menyimpan sejarah dan kemajuan pembangunan pesat.  Lampung orang menyebut Jawa-nya jawa di Sumatera.

Yang paling spektakuler tentu di Pulau Jawa. Di telatah tanah Jawa akan terjadi perebutan kekuasaan meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di bumi Jawa inilah separuh lebih penduduk Indonesia tinggal. Dan di bumi Jawa Partai Politik berbagi kekuasaan. Maka dipastikan semua parpol akan mengerahkan siasat dan strategi politik untuk berebut kemenangan di pusaran pusat kekuasaan.

Melihat sengit dan mahalnya pelaksanaan Pilkada, apakah cara pilkada yang berlangsung sekarang ini sudah tepat. Atau mungkin perlu berpikir ulang bagi para pemangku bangsa untuk menata negeri demi hemat anggaran serta nyaman pada penyelenggaraan.

Apalagi jika dihubungkan dengan banyaknya pejabat daerah (Gubernur, Bupati, Walikota plus DPRD) yang terjaring operasi tangkap tangan KPK atau petugas hukum lainnya. Seakan ada korelasi hukum sebab akibat - terkait bahwa biaya pilkada penyebab pejabat terjerat penyelewengan duit negara.

Hitungan tiga bulan terakir, setidaknya 6 kepala daerah terperangkap jaring OTT KPK. Tidak terkecuali  Rita Widyasari Bupati cantik dan paling tajir kekayaanya. Kabupaten Kutai Kartanegara menyabet gelar terkaya dengan APBD terbesar bersama DKI Jakarta. Di Riau Bengkalis juga kaya - nasibnya juga lebih dulu kena - Bupati Herliyan Saleh berurusan dengan Polisi, Jaksa plus KPK.

Pilkada juga tidak menutup kemungkinan menjadi ajang bisnis legal atau gelap sehingga rawan dimasuki tangan- tangan haus kekuasaan apalagi di daerah- daerah  yang berlimpah sumber daya alamnya. Disana ada ' toke ' bandar dana sehingga yang terpilih adalah mereka para ' boneka ' yang mau di stel big bosnya.

Yang pasti geliat politik akan menghangat di semua daerah yang menggelar pilkada. Pola budaya dan kehidupan akan berbaur oleh karena adanya Pilkada, nasib hidup juga bisa berubah total pasca Pilkada.

Momen pilkada dipastikan menjadi sesuatu yang seksi dan selalu hangat dibincangkan. Pilkada bukan hanya soal memilih kepala daerah tetapi juga dipergunakan  jadi komoditas politik yang menyimpan Potensi konflik.

Pilkada Serentak jilid 3 di Tahun 2018 adalah Pilkada paling banyak melibatkan penduduk, 90 persen warga Negara Indonesia adalah bagian dari Daftar Pemilih, dengan rentang waktu berdekatan dengan Pemilu 2019, maka hasil dari Pilkada di 2018 adalah sebagai ukuran dan gambaran akan Politik di 2019.

Disisi lain juga dapat dimaknai sebagai komoditas bisnis yang menggiurkan, walaupun harus dengan modal padat alias sangat mahal - tetapi disana ada yang memaknai sebagai kesempatan tersebab menjanjikan tahta harta dan kuasa meski taruhannya penjara.
Penulis : Bagus Santoso, Praktisi Politik, Anggota DPRD Riau, Mahasiswa S3 - Ilmu Politik
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Politik, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 15 Februari 2021 12:47 WIB
Jangan Mudah Percaya Terhadap Kritik
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos
Sabtu, 14 Agustus 2021
Anggota DPR Ini Sebut Kebijakan PPKM Bawa Indonesia Keluar dari Puncak Kasus Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 19 September 2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Bunut Imbau Warga di Pasar Tetap Terapkan Prokes
Minggu, 19 September 2021
Hari Pertama, Polres Rohul Vaksin 3.895 Warga
Minggu, 19 September 2021
Antisipasi Aksi C3, Polsek Bandar Sei Kijang Patroli Objek Vital
Minggu, 19 September 2021
Polsubsektor Pelalawan Gencar Patroli untuk Cegah Aksi C3

Serantau lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 18 September 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan Fekon Unilak
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar
Senin, 13 September 2021
Mahasiswa Umri Ajarkan Pelaku UMKM Bencah Lesung Cara Packing dan Branding Produk

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

05

Kamis, 16 September 2021 23:38 WIB
PSPS Riau Tunjuk Jafri Sastra Sebagai Pelatih
HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www