Jumat, 19 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Fitra Minta BPK Periksa Laporan Obligasi BRK
Kamis, 11 Mei 2017 16:23 WIB
Fitra Minta BPK Periksa Laporan Obligasi BRK
Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Persoalan obligasi Bank Riau Kepri pada tahun 2011 yang dianggap merugikan nasabah saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Rencana BRK yang juga akan menjual obligasi dalam jumlah besar tahun ini, pun menjadi banyak sorotan. Termasuk dari Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau.


Ketua Fitra Riau, Usman, menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum mendalami persoalan obligasi tersebut. Namun menurutnya kebijakan obligasi BRK tersebut sangat rawan terjadi tindak korupsi.

"Tahun 2016 lalu BRK juga mengeluarkan obligasi, ditambah di tahun 2017 BRK akan meningkatkan pelepasan obligasi sebesar Rp1,5 triliun," sebut Usman pada Kamis (11/5/2017).

Menurut Usman, sebelum BRK kembali  menerbitkan obligasi, harus ada pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan tersebut dilakukan menyeluruh hingga tahun 2016 lalu.

"Oleh sebab itu kita meminta BPK (Badan Pemeriksa Keuangan, red) untuk mengaudit secara menyeluruh kebijakan obligasi ini," sebut Usman.

Sebelumnya Bank Riau Kepri (BRK) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp1,5 triliun. Hal ini mendapat kritik tajam dari Direktur Eksekutif Indonesia Monitoring Development (IMD), R Adnan.

Adnan menyatakan penerbitan obligasi tersebut sangat rawan penyimpangan dan akan menjadi persoalan baru nantinya. Pasalnya, penerbitan obligasi sebelumnya pernah menjadi kasus yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi dan Polda Riau, karena diduga terjadi penyimpangan hingga nilai kerugian ditaksir mencapai Rp24,5 miliar.

"Kami sudah pernah melaporkan kasus obligasi sebelumnya ke Kejaksaan dan sampai sekarang masih berjalan. Kok sekarang malah mau menerbitkan obligasi lagi yang nilainya lebih besar," cetus Adnan, baru-baru ini.

Dipaparkan Adnan, tahun 2011 lalu Bank Riau Kepri (BRK) pernah menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar yang berjangka waktu lima tahun yang bertujuan ekspansi kredit perseroan. Seiring berjalannya waktu, penerbitan obligasi itu diduga diselewengkan, hingga nilai kerugian ditaksir mencapai Rp24,5 miliar.

Indikasi penyimpangan disebabkan penerbitan obligasi dengan menetapkan suku bunga kredit dibawah suku bunga dana (cost of fund) merupakan tindakan pelanggaran atas SEBI no.6/15/DPN/tgl 31 Maret 2014 dan dicabut dengan SEBI no.13/8/DPNP/2011 tgl.28 Maret 2011 dan SEBI No.13/26/DPNP/tgl30 November 2011 perihal perubahan SEBI No.13/8/DPNP/tgl 28 Maret 2011 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan.

"Disini terjadi persoalannya. Obligasi itu diterbitkan dalam jangka waktu lima tahun dengan suku bunga 10,4 persen atau Rp52 miliar pertahun. Pada saat yang sama, bunga ini sudah jatuh tempo senilai Rp260 miliar, sedangkan (Bunga, red) yang sudah dibayar Rp156 miliar dengan 12 kali yang sudah dibayar,"pungkasnya.

Sebab itu, ia meminta pemerintah sebagai pemegang saham BRK untuk menganulir rencana ini, lantaran sangat berisiko tinggi, bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan. "Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Pemerintah harus menghentikan ini, kalau tidak apa yang terjadi di Bank Century bisa menimpa BRK," tegasnya.

Sebelumnya, rencana penerbitan obligasi ini disampaikan langsung Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari. Disebutkannya, langkah ini dilakukan sebagai langkah menjadi perusahaan Go Public, bank di tahun 2017 akan menerbitkan obligasi sebagai pembiayaan jangka panjang.

"Obligasi yang akan kami tawarkan tahun ini senilai Rp 1,5 triliunan dengan periode 5 tahun," tuturnya seraya mengatakan dengan penerbitan ini akan menjaga kondisi keuangan perusahaan.
Penulis : Abdul Latif
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Ekonomi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Sabtu, 13 Juli 2019 19:43 WIB
Trump Sebut Cryptocurrency Bukan Uang
Rabu, 29 Mei 2019 09:15 WIB
Harga Ayam Ras Kembali Naik
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Kejari Rohil dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai Teken MoU
Kamis, 18 Juli 2019
Pemkab Rohil akan Tanggung Biaya Kuliah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unri
Kamis, 18 Juli 2019
BPS Inhu Latih Petugas Sarkernas
Kamis, 18 Juli 2019
Musim Kemarau, TNI di Kampar Gencar Patroli Karlahut

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah
Minggu, 14 Juli 2019
ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Unilak-Pegadaian Teken MoU di Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM
Selasa, 16 Juli 2019
34 Mahasiswa UiTM Perlis Malaysia Ikuti Internship Programme di UIR
Selasa, 16 Juli 2019
2 Mahasiswa Unilak Bersaing dengan 336 Peserta di National University Debating Championship Surabaya
Jumat, 12 Juli 2019
Mahasiswa UNRI Gandeng Pertamina Sei Pakning Tanam Pohon Mangrove di Desa Tanjung Leban

Kampus lainnya ...

PTPN5
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www