Kamis, 27 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

ACT Salurkan Paket Pangan untuk Pelajar Gaza
Selasa, 26 Februari 2019 15:33 WIB
ACT Salurkan Paket Pangan untuk Pelajar Gaza
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Blokade dan pengepungan yang dilakukan Israel atas Jalur Gaza telah berakibat lumpuhnya sendi-sendi kehidupan, termasuk di bidang ekonomi dan ketersediaan pangan. Salah satu yang terkena dampak dari blokade berkepanjangan ini adalah kehidupan para siswa dan guru di Jalur Gaza.


Jumat (22/2/2019), Ahmad An-Najjar selaku Direktur Hubungan Internasional-Kementerian Pendidikan Gaza menjelaskan, imbas yang timbul akibat blokade yang telah berlangsung akibat satu dasawarsa. Menurutnya, pengepungan atas Jalur Gaza mengakibatkan langkanya kebutuhan pokok di sana.

"Baru-baru ini, sektor pendidikan menjadi sektor yang paling terdampak akibat kejahatan yang dilakukan oleh para Zionis, para penjajah Israel. Saat ini, Jalur Gaza telah berada dalam kepungan selama lebih dari 13 tahun, sebuah pengepungan yang mencekik penduduk Gaza. Hampir semua kebutuhan tak lagi tersedia di Jalur Gaza. Tidak ada barang yang diperbolehkan masuk dan keluar dari Jalur Gaza. Angka kemiskinan dan pengangguran pun sangat tinggi," ujar Ahmad di Kantor Pusat ACT di Jakarta Selatan.  

Pria yang kerap disapa Abu Ayesh ini menambahkan bahwa kelumpuhan ekonomi yang mendera Jalur Gaza mengakibatkan para guru tidak lagi menerima gaji mereka secara penuh tiap bulannya.

"Saat ini, para guru tidak lagi menerima gaji mereka secara rutin. Mayoritas guru di Gaza menerima hanya sekitar 40% bayaran mereka dua bulan sekali. Ini tentu saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anak serta keluarga mereka," papar Ahmad.

Penderitaan yang sama dirasakan pula oleh para siswa sekolah di Gaza. Menurut Ahmad, banyak siswa di Gaza tak memiliki cukup makanan dan kerap pergi ke sekolah dalam keadaan perut yang kosong.

"Hampir di setiap keluarga di Jalur Gaza, anak-anaknya tidak mendapatkan cukup makan. Hampir keseluruhan mereka pergi ke sekolah tanpa sarapan. Mereka juga pergi ke sekolah tanpa sepeser pun uang saku untuk membeli makanan di kantin pada jam-jam istirahat sekolah. Situasi di sana benar-benar sulit. Bayangkan situasi di mana seorang anak pergi ke sekolah tanpa makanan yang cukup maupun uang saku. Belum lagi, kurangnya penghasilan juga mempengaruhi kehidupan para orang tua siswa. Bayangkan jika sang istri meminta uang kepada suaminya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan anak-anaknya, sementara sang suami sendiri tidak menerima penghasilan yang cukup," jelas Ahmad.

Kantor Koordinasi Urusan-Urusan Kemanusiaan PBB (UN OCHA) memaparkan, lebih dari 68 persen keluarga di Gaza, sekitar 1.3 juta orang, mengalami kerawanan pangan di tingkat sedang hingga berat. Kerawanan pangan terjadi walaupun sekitar 69 persen dari keseluruhan keluarga di Gaza mengaku mendapatkan bantuan pangan atau bantuan dalam bentuk lainnya dari organisasi-organisasi pemerintah Palestina maupun organisasi internasional.

Saat ini, tingkat kerawanan pangan di Jalur Gaza mengalami peningkatan sebanyak 9 persen sejak tahun 2014. Menurut OCHA, kerawanan pangan di wilayah-wilayah Palestina utamanya disebabkan karena terbatasnya akses ekonomi pada bahan-bahan makanan. Di Jalur Gaza, pertumbuhan ekonomi menurun tajam hingga minus 6 persen di perempat awal 2018, dan semakin memburuk di perempat kedua tahun 2018. Keadaan ekonomi di Tepi Barat juga diprediksi mengalami perlambatan pertumbuhan.

Paket Pangan untuk Pelajar Gaza

Merespons peliknya situasi yang membelit Jalur Gaza dan wilayah-wilayah Palestina lainnya, ACT atas nama bangsa Indonesia telah menginisiasi berbagai program kemanusiaan sebagai upaya membantu warga Palestina untuk bertahan dan berjuang di tengah penjajahan.

Untuk mengatasi keterbatasan pangan yang dialami para siswa serta keluarga mereka di Palestina, ACT mengimplementasikan beberapa program bantuan pangan antara lain pembagian makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia di Palestina serta distribusi kebutuhan pokok melalui program Humanity Card.

Pada pertengahan Februari 2019, ratusan paket makanan siap santap dibagikan di Sekolah Dasar Amouriya di Gaza Tengah.

"Dapur Umum Indonesia bulan ini beroperasi sejak 9 Februari. Makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh Jalur Gaza. Setiap hari makanan dimasak untuk 500 warga Gaza. Makanan Dapur Umum Indonesia ditujukan untuk murid sekolah di seluruh Jalur Gaza. Sekolah yang menjadi tujuan utama juga keluarga miskin di jalur Gaza," ungkap Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) – ACT.
 
Ahmad An-Najjar pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh ACT atas nama bangsa Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih kepada saudara-saudari kami bangsa Indonesia, khususnya ACT, untuk semua bantuan dan dukungan yang telah diberikan kepada saudara-saudari mereka di wilayah-wilayah Palestina khususnya Jalur Gaza. Program-program vital yang dilakukan oleh ACT telah meringankan situasi di Jalur Gaza. Tanpa program-program tersebut, situasinya akan menjadi jauh lebih sulit," pungkas Ahmad An-Najjar.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Nasional, Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 26 Juni 2019
KONI Pekanbaru Kembali Kunjungi Perguruan Tinggi, Hari Ini Giliran Unri
Rabu, 26 Juni 2019
Kodim 0321 Rohil Gelar Apel Kesiapsiagaan PRC PB
Rabu, 26 Juni 2019
Wakapolres Pimpin Giat Bhakti Religi ke Masjid Al Hidayah Titian Modang Kopah
Selasa, 25 Juni 2019
Pemprov Riau dan Pemko Siap Bersinergi Atasi Banjir Pekanbaru

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok
Kamis, 20 Juni 2019
DPRD Bengkalis Sepakat Tetapkan Ranperda Penyertaan Modal ke BRK Jadi Perda

Advertorial lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Realme Mau Rilis Smartphone dengan Kamera 64 MP
Selasa, 25 Juni 2019
Waspada! Dua Ribu Aplikasi Berbahaya Nongkrong di Play Store
Minggu, 23 Juni 2019
Inikah Pilihan Warna Google Pixel 4?
Minggu, 23 Juni 2019
Xiaomi Matikan Seri Mi Max dan Mi Note

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 24 Juni 2019
Mahasiswa Unilak Juara 3 Dayung Sempena HUT Kota Pekanbaru
Senin, 24 Juni 2019
UIR dan University Sebha Libya Bahas Kerjasama Pendidikan dan Penelitian
Minggu, 23 Juni 2019
Di Usia 37, Unilak Melangkah Menuju Universitas Unggul 2030
Sabtu, 22 Juni 2019
Perkenalkan Dunia Kerja Teknik Perkapalan ke Mahasiswa, PNB Gandeng PT BKI

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf
Kamis, 20 Juni 2019
Catat! Raisa Rilis Lagu Baru 10 Juli 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www