Sabtu, 08 Mei 2021

Breaking News

  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam
Yamaha 7 Mei 2021
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


ACT Salurkan Paket Pangan untuk Pelajar Gaza
Selasa, 26 Februari 2019 15:33 WIB
ACT Salurkan Paket Pangan untuk Pelajar Gaza
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Blokade dan pengepungan yang dilakukan Israel atas Jalur Gaza telah berakibat lumpuhnya sendi-sendi kehidupan, termasuk di bidang ekonomi dan ketersediaan pangan. Salah satu yang terkena dampak dari blokade berkepanjangan ini adalah kehidupan para siswa dan guru di Jalur Gaza.

Jumat (22/2/2019), Ahmad An-Najjar selaku Direktur Hubungan Internasional-Kementerian Pendidikan Gaza menjelaskan, imbas yang timbul akibat blokade yang telah berlangsung akibat satu dasawarsa. Menurutnya, pengepungan atas Jalur Gaza mengakibatkan langkanya kebutuhan pokok di sana.

"Baru-baru ini, sektor pendidikan menjadi sektor yang paling terdampak akibat kejahatan yang dilakukan oleh para Zionis, para penjajah Israel. Saat ini, Jalur Gaza telah berada dalam kepungan selama lebih dari 13 tahun, sebuah pengepungan yang mencekik penduduk Gaza. Hampir semua kebutuhan tak lagi tersedia di Jalur Gaza. Tidak ada barang yang diperbolehkan masuk dan keluar dari Jalur Gaza. Angka kemiskinan dan pengangguran pun sangat tinggi," ujar Ahmad di Kantor Pusat ACT di Jakarta Selatan.  

Pria yang kerap disapa Abu Ayesh ini menambahkan bahwa kelumpuhan ekonomi yang mendera Jalur Gaza mengakibatkan para guru tidak lagi menerima gaji mereka secara penuh tiap bulannya.

"Saat ini, para guru tidak lagi menerima gaji mereka secara rutin. Mayoritas guru di Gaza menerima hanya sekitar 40% bayaran mereka dua bulan sekali. Ini tentu saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anak serta keluarga mereka," papar Ahmad.

Penderitaan yang sama dirasakan pula oleh para siswa sekolah di Gaza. Menurut Ahmad, banyak siswa di Gaza tak memiliki cukup makanan dan kerap pergi ke sekolah dalam keadaan perut yang kosong.

"Hampir di setiap keluarga di Jalur Gaza, anak-anaknya tidak mendapatkan cukup makan. Hampir keseluruhan mereka pergi ke sekolah tanpa sarapan. Mereka juga pergi ke sekolah tanpa sepeser pun uang saku untuk membeli makanan di kantin pada jam-jam istirahat sekolah. Situasi di sana benar-benar sulit. Bayangkan situasi di mana seorang anak pergi ke sekolah tanpa makanan yang cukup maupun uang saku. Belum lagi, kurangnya penghasilan juga mempengaruhi kehidupan para orang tua siswa. Bayangkan jika sang istri meminta uang kepada suaminya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan anak-anaknya, sementara sang suami sendiri tidak menerima penghasilan yang cukup," jelas Ahmad.

Kantor Koordinasi Urusan-Urusan Kemanusiaan PBB (UN OCHA) memaparkan, lebih dari 68 persen keluarga di Gaza, sekitar 1.3 juta orang, mengalami kerawanan pangan di tingkat sedang hingga berat. Kerawanan pangan terjadi walaupun sekitar 69 persen dari keseluruhan keluarga di Gaza mengaku mendapatkan bantuan pangan atau bantuan dalam bentuk lainnya dari organisasi-organisasi pemerintah Palestina maupun organisasi internasional.

Saat ini, tingkat kerawanan pangan di Jalur Gaza mengalami peningkatan sebanyak 9 persen sejak tahun 2014. Menurut OCHA, kerawanan pangan di wilayah-wilayah Palestina utamanya disebabkan karena terbatasnya akses ekonomi pada bahan-bahan makanan. Di Jalur Gaza, pertumbuhan ekonomi menurun tajam hingga minus 6 persen di perempat awal 2018, dan semakin memburuk di perempat kedua tahun 2018. Keadaan ekonomi di Tepi Barat juga diprediksi mengalami perlambatan pertumbuhan.

Paket Pangan untuk Pelajar Gaza

Merespons peliknya situasi yang membelit Jalur Gaza dan wilayah-wilayah Palestina lainnya, ACT atas nama bangsa Indonesia telah menginisiasi berbagai program kemanusiaan sebagai upaya membantu warga Palestina untuk bertahan dan berjuang di tengah penjajahan.

Untuk mengatasi keterbatasan pangan yang dialami para siswa serta keluarga mereka di Palestina, ACT mengimplementasikan beberapa program bantuan pangan antara lain pembagian makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia di Palestina serta distribusi kebutuhan pokok melalui program Humanity Card.

Pada pertengahan Februari 2019, ratusan paket makanan siap santap dibagikan di Sekolah Dasar Amouriya di Gaza Tengah.

"Dapur Umum Indonesia bulan ini beroperasi sejak 9 Februari. Makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh Jalur Gaza. Setiap hari makanan dimasak untuk 500 warga Gaza. Makanan Dapur Umum Indonesia ditujukan untuk murid sekolah di seluruh Jalur Gaza. Sekolah yang menjadi tujuan utama juga keluarga miskin di jalur Gaza," ungkap Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) – ACT.
 
Ahmad An-Najjar pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh ACT atas nama bangsa Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih kepada saudara-saudari kami bangsa Indonesia, khususnya ACT, untuk semua bantuan dan dukungan yang telah diberikan kepada saudara-saudari mereka di wilayah-wilayah Palestina khususnya Jalur Gaza. Program-program vital yang dilakukan oleh ACT telah meringankan situasi di Jalur Gaza. Tanpa program-program tersebut, situasinya akan menjadi jauh lebih sulit," pungkas Ahmad An-Najjar.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Nasional, Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 06 Mei 2021
MPR Harapkan Pandangan dari Kalangan Perguruan Tinggi Untuk Hidupkan Kembali GBHN
Rabu, 05 Mei 2021
Bamsoet: Perkuat Kemitraan antara Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat Melalui CSR
Rabu, 05 Mei 2021
Pemerintah Diminta Lakukan Upaya Meminimalisir Alih Fungsi Lahan Pertanian yang Terjadi Setiap Tahun
Selasa, 04 Mei 2021
Gus Jazil: Walau Rindu Masyarakat Diminta Disiplin Untuk Tidak Mudik Karena Covid-19 Musuh Bersama

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 08 Mei 2021
Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Patroli C3, Petugas Sisir Pusat Keramaian
Sabtu, 08 Mei 2021
Polsek Kerumutan Kembali Terapkan Prokes di Pasar Tradisional Desa Bukit Lembah Subur
Sabtu, 08 Mei 2021
Polsek Kuala Kampar Perketat Pengawasan di Pos Pantau PPKM Pasar Penyalai
Sabtu, 08 Mei 2021
Polsek Teluk Meranti Galakkan Penertiban Prokes untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Serantau lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur
Selasa, 04 Mei 2021
Go Nasional, Fajar Cosmetic Akan Buka Cabang di Jakarta
Kamis, 29 April 2021
Punya Legalitas, Pekerja Musik di Bawah Naungan SPMI Difasilitasi BPJS
Senin, 26 April 2021
Jalin Silaturahmi, Klinik Kecantikan dr Vee Pekanbaru Gelar Buka Puasa Bersama Brand Ambassador

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara
Jumat, 12 Maret 2021
Picu Penggumpalan Darah, Negara-negara di Eropa Hentikan Vaksin AstraZeneca

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 04 Mei 2021
Mahasiswa Unilak Lolos Hibah Program KBMI Dikti Tingkat Nasional
Minggu, 02 Mei 2021
BEMNUS dan BEMSI Gelar Aksi Seribu Lilin di Pekanbaru, Bacakan 6 Tuntutan
Jumat, 30 April 2021
Menampilkan Karya Ilmiyah Mahasiswa dan Alumni, Tadarus Ramadhan Seri ke-2 PSGA UIN Suska Riau Tuai Pujian
Kamis, 29 April 2021
GMI Sukses Gelar Webinar Pemuda dalam Menangkal Paham Radikal

Kampus lainnya ...
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin
Terpopuler
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Foto
PKB Kampar - Catur Sugeng
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin Centronet Data Indonesia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Ucapan Ramadan Syahrul Aidi
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan
Jumat, 30 April 2021
Musala RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Berubah Menjadi Masjid
Selasa, 13 April 2021
Fatwa MUI Perbolehkan Buka Puasa Bersama

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Januari 2021
Indeks Berita
Ucapan RamadanAPRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www