Sabtu, 01 Oktober 2022

Breaking News

  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi   ●   
  • Kunjungan di Mall Vaksinasi Riau Menurun, Rata-rata Cuma 100 Orang Perhari   ●   
  • ASN Meninggal di Basement Kantor DPRD Riau, Polisi: Murni Gantung Diri   ●   
  • 1.353 Orang Terserang DBD di Riau Sepanjang Tahun 2022, Pekanbaru Tertinggi   ●   
  • Tarif Listrik Oktober-Desember 2022 Dipastikan Tidak Naik   ●   
  • Ada Lagi Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Riau, Tetap Waspada   ●   
  • Antisipasi Krisis Pangan, Sorgum Ternyata Cocok Dikembangkan di Riau
Yamaha 29-30 September 2022

DANA Jadi Pilihan Remaja Kosmopolitan Pekanbaru yang Anti Drama
Minggu, 23 Januari 2022 22:34 WIB
DANA Jadi Pilihan Remaja Kosmopolitan Pekanbaru yang Anti Drama
Ica (kanan) dan Cece (kiri) menunjukkan dompet digital mereka, DANA, yang semakin sering digunakan setelah mereka menjalani program magang. Foto: Yusni Fatimah Lubis

ICA mematut-matut diri sejenak di depan cermin. Merapikan jilbab hitam yang Ia kenakan. Anak rambut di dahinya membandel, mencuri-curi keluar, susah dikondisikan.

Berhasil merapikan rambut dan jilbab, Ica bergegas keluar kamar mamanya. Tempat cermin itu berada. Lalu meluncur gesit ke kamarnya sendiri. Kamar anak gadis yang tanpa cermin.

Tak suka dandan. Begitu alasan dara bernama lengkap Ferisha Putri Kajufri ini.

Ia juga mengaku sebagai wanita anti ribet.

Remaja anti ribet, tepatnya. Umur Ica baru 18 tahun.

Ia kini duduk di bangku kelas XII sekolah menengah atas. Dia tercatat sebagai siswa SMK Negeri 1 Pekanbaru, Provinsi Riau. Sekolah yang terletak di Jalan Kinibalu Pekanbaru.

Suara piring yang baru saja disusun di atas meja makan terdengar dari arah dapur. Ica bergegas menyambar tas kecil berisi perlengkapan sehari-harinya, langsung menuju arah bau lezat nasi goreng masakan mamanya.

“Sarapan dulu,” kata mama Ica sembari menggeser ringan piring di atas meja kayu itu.

“Ya ma,” jawab Ica tak kalah singkat, sumringah.

Dia senang, sebab mamanya memang tak begitu sering memasak sarapan untuk keluarga. Jadwal yang padat jadi penyebabnya. Ica dan adiknya paham. Terlebih papanya.

Kesibukan sang istri sudah dimaklumi pria yang merupakan pegawai Pertamina Hulu Rokan (PHR) ini. Dia menganggap sama sibuk dengan dirinya, terutama di masa ini. Era awal pergantian PHR yang dulunya adalah Chevron. Produsen minyak mentah terbesar di seantero negeri. 

Setiap pagi, sang mama memang berlomba dengan waktu. Mengantar adik Ica yang masih duduk di kelas VII SMP ke sekolahnya. Adik bungsunya yang masih balita juga butuh perhatian. Lain lagi jadwal aerobik bersama teman-teman sang mama.

Tak lama, piring Ica sudah licin. Usai minum dan memindahkan piring kotornya ke sink, Ica pamit.

Sekilas Ia melirik jam di dinding, baru pukul 07.40 wib.

“Masih sempat,” batinnya. Ia berniat singgah di Alfamart sebelum sampai ke kantor, tempat Ia magang nyaris 3 bulan ini.

Karena pandemi Covid-19, Ica dan rekan seangkatannya terpaksa menunda program magang. Ikut keputusan sekolah.

Barulah di Bulan Oktober 2021 kemarin mereka mulai magang. Lumrahnya sih, para siswa di sekolahnya menjalani magang saat masih duduk di kelas XI.

Bila kakak kelasnya terdahulu menjalani magang selama 6 bulan, angkatan Ica tahun ini dapat kortingan, cukup 3 bulan saja.

“Ica pulang agak telat nanti ya ma, kantor ada rapat,” ungkap Ica berharap izin.

Mamanya mengangguk menandakan mengerti. Ica berlalu ke garasi. Mengenakan helm, lalu berangkat.

Rutinitas magang Ica memang menyesuaikan dengan kegiatan kantor tempatnya menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) itu. Sebuah perusahaan di bilangan Sudirman Pekanbaru. Tak jauh dari Hotel Pangeran yang ikonik di Kota Bertuah ini, khas dengan bangunannya yang menjulang dengan warna serba putih.

Ada 3 siswa SMKN 1 Pekanbaru yang menjalankan PKL di perusahaan itu. Salah satunya adalah Ica.

Dari rumah Ica di Jalan Hangtuah Ujung, menuju lokasi kantor, bisa memakan waktu kurang lebih 27 menit. Wajar. Ada 3 titik lampu merah yang harus Ia lewati.

Tak ingin terlambat, Ica menggeber sepeda motornya. Ia ogah berlama-lama mengaspal, karena arus lalu lintas di rute yang saban hari dia lewati benar-benar rawan macet.

Mobilitas warga Kota Pekanbaru memang tinggi. Jumlah penduduknya lebih dari 6,93 juta jiwa dengan beragam suku. Walau tak sampai seperti Jakarta, namun pemandangan kendaraan bertumpuk dan bunyi klason sudah lumrah terdengar di jalan-jalan protokol kota kosmopolitan ini.

Sebelum tiba di kantor, Ica singgah di salah satu Alfamart Jalan Sudirman. Jam tangannya baru menunjukkan angka 8. Pembina magang mewajibkan Ica tiba di kantor paling lama pukul 08.30 WIB. Masih ada waktu.

Ia masuk sebentar ke ritel serba merah itu, lalu keluar lagi. Tak sampai 10 menit. Ia hanya bertransaksi di kasir. Top up saldo DANA, dompet digital miliknya.

Setiap bulan, Ica kerap menyetok saldo di DANA hingga Rp100 ribu. Hasil sisihan uang sakunya yang memang tak begitu banyak. Maklum masih anak sekolah.

“Biasa isi Rp100 ribu. Bisa di Alfa (Alfamart) atau Indomaret. Gampang. Kalau isi minimal Rp10.000,” sebutnya.

Saldo itu biasa Ica gunakan untuk beli-beli online di marketplace. Atau untuk beli tiket bioskop. Pokoknya untuk keperluan yang serba online. Pas banget buat Ica yang merupakan remaja kosmopolit Pekanbaru. Anti ribet, gak perlu buka dompet.

“Sering juga buat kirim ke temen. Cukup pakai hape aja. Tuntas di ujung jari,” imbuh Ica sembari mengayunkan telunjuknya di udara.

Pas untuk yang Anti Drama

Sejauh ini, DANA adalah satu-satunya dompet digital yang Ica gunakan.

Ia bukannya tak tahu ada jenis dompet digital lain yang biasa dipakai teman-temannya. Ica beralasan, bila sudah pas, kenapa harus lirik yang lain.

Tampilan interface DANA yang berdasar putih dengan kemudahan memahami menu, adalah nilai lebih di mata Ica yang memang tersihir dengan segala hal berbau ke-simple-an.

“Tahunya DANA aja buat gantiin dompet dan ATM. Serba bisa. Cukup buka Hp. Udah puas pakai ini, gak peduli lagi dengan yang lain. Saya setia,” katanya sembari tertawa keras hingga gerahamnya terlihat.

Ica kerap menemukan notif berisi promo di aplikasi DANA miliknya. Terkadang, ada pemberitahuan temannya mendapatkan DANA Kaget. Foto: Yusni Fatimah Lubis

Ica menuturkan, pertama kali berinteraksi dengan DANA karena tuntutan teman-temannya di sekolah. Teman di kelasnya memang rata-rata memakai aplikasi ini.

“Dikasih tahu teman. Suruh pakai karena mereka saat itu mau bayar utang jajan. Besok-besoknya, giliran saya yang transfer ke DANA mereka, buat bayar beli tiket bioskop, jajan, dan lainnya,” jelas Ica serius, mencoba mengingat awal Ia jatuh cinta kepada aplikasi ini.

Katanya, kalau transfer ke teman, dia tak perlu ke ATM. Plus, gak pusing memikirkan biaya admin. Uang Rp6.500 bisa dia hemat, bisa dipakai buat beli bakso tusuk atau jajan lainnya.

“Kan jarang-jarang yang gak pakai (biaya) admin. Di DANA bisa. Kirimnya bahkan bisa pake chat aja. Kurang simple apa coba?,” imbuhnya sembari tertawa ringan.

Fitur lain di dompet digital ini yang menarik bagi Ica adalah DANA Kaget. Cara pengguna DANA bagi-bagi duit untuk keluarga, teman, atau circle terdekat.

“Sering dapat notif ada kawan dapat DANA Kaget. Senang banget mereka. Sampai dibagikan di status WhatsApp,” jelas anak kedua dari 4 bersaudara ini.

Saat ditanya apa dia pernah mendapatkan DANA Kaget, Ica menjawab sambil terkekeh. “Belum. Tapi pengen.”

“Nanti-nanti kali, kalau pas rezeki. Kan cepat-cepatan ngambilnya kalo ada yang bagi,” terangnya kemudian dengan senyum yang belum hilang.

Selain untuk belanja, transfer teman, dan beli tiket bioskop, Ica mengaku tahu ada fitur-fitur menarik lain di DANA. Bahkan sangat lengkap.

“Banyak sebenarnya menu di DANA. Saya kan baru September (2021) kemarin pakai DANA. Belum terjelajahi semua,” jelasnya sembari membuka-buka menu di tampilan aplikasi yang khas dengan warna biru laut itu.

“Ada buat bayar SPP juga, tapi sekolah kita kan negeri, jadi gak pernah pakai lah,” katanya dengan mata sedikit menyipit.

Dia juga menunjukkan opsi untuk membayar BPJS Kesehatan dan tagihan listrik.

“Tapi ini mama sama papa lah yang pakai. Orang dewasa,” sambung remaja periang ini.

“Bisa jadi pas kuliah nanti baru maksimal gunakan fitur lainnya. Bisa investasi, beli emas buat ditabung,” imbuhnya lagi.

Sejurus kemudian Ia menunjukkan logo Dompet Dhuafa dan DANA Donasi.

“Ni kalo udah kerja. Buat sedekah,” katanya dengan kepala mengangguk-angguk serius.

Ica memang berniat bekerja di dunia perbankan. Sebelum itu, Ia mengaku akan melanjutkan kuliah di bidang yang sama. Mengikuti saran sang mama.

Saat ini, Ica masih butuh waktu sekitar 3 bulan untuk bisa menanggalkan seragam putih abu-abunya.

Yang jelas harus tuntas magang dulu akhir Januari ini. Lalu ujian akhir. Lulus di sekitar Bulan April, barulah bisa memasuki kampus idaman.

Maka, agar bisa lulus dengan nilai baik selama magang, Ica dan 2 rekannya, Cece dan Tami, sungguh-sungguh menjalankan setiap tugas yang diberikan kepada mereka.

Seperti siang ini, Jumat (21/1/2022), mereka harus bersiap untuk mengikuti rapat di kantor berlantai dua tersebut.

Begitu tiba di kantor, Ica langsung koordinasi dengan Cece dan Tami.

Mereka diberi tanggungjawab mempersiapkan konsumsi dan beberapa print out untuk bahan rapat. Mereka terbiasa berbagi tugas.

Tami langsung keluar kantor menuju kios foto copy di ujung jalan untuk menggandakan beberapa berkas.

“Air minum habis. Itu tugas Cece untuk pesan ke Abang galon,” kata Ica bergurau.

Tak mengelak, Cece meng-iya-kan saja.

Ica dan Cece kerap menggunakan DANA di kehidupan sehari-hari. Baik untuk keperluan sendiri, bersama teman, hingga untuk mendukung pekerjaan mereka selama magang. Foto: Yusni Fatimah Lubis

Cece memang kerap kebagian tugas memesan air isi ulang untuk stok di kantor. Uniknya, Cece biasanya membayar Abang galon dengan transfer via DANA.

Remaja berkulit putih bersih ini mengaku, membayar pakai DANA agar bisa lebih hemat. Kalau bayar cash, Abang galon sering tak bawa uang receh untuk kembalian.

“Abang galonnya punya rekening Mandiri Syariah, jadi agar biaya admin gak mahal pas transfer, Saya instal DANA dulu. Top up saldo, terus bayar ke abangnya. Lebih hemat,”ungkap Cece yang bernama lengkap Cellien Patricia ini.

Karena masih user baru di DANA, praktis, Cece dapat 10 kali gratis biaya admin untuk transfer ke rekening bank. Setelahnya, cuma bayar Rp2.500. Lumayan membuat senang sekretaris kantor, karena bisa hemat di pengeluaran.

Selama menjalankan magang, selain membantu di surat menyurat, urusan belanja kebutuhan kantor memang didelegasikan sekretaris perusahaan ini kepada Cece, Ica, dan Tami.

“Syukurnya kita paham dan bisa ngerjain dengan baik. Apalagi soal menghemat pengeluaran. Sangat terbantu dengan DANA,” katanya sembari tersenyum hingga lesung pipinya terlihat jelas.

Inklusi Keuangan di Kalangan Pelajar

Ica dan Cece adalah gambaran pelajar yang sudah memiliki akses untuk memanfaatkan layanan keuangan dengan baik. Mereka dan teman-temannya di sekolah adalah sedikit dari generasi muda tanah air yang memiliki literasi dan inklusi keuangan.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan para pelajar umumnya memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang relatif rendah.

Dikatakan Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, pada Agustus 2021 kemarin, bahwa survei OJK pada tahun 2019 menunjukkan penduduk Indonesia di rentang umur 15-17 tahun tingkat literasi keuangannya hanya 16 %. Sementara tingkat literasi nasional berada di angka 38%.

Senada dengan itu, tingkat inklusi keuangan bagi warga usia sekolah itu hanya 58 %. Sementara angka nasional berada di kisaran 76%.

Angka itu perlu dikerek, mengingat para pelajar termasuk dalam kategori pelaku ekonomi yang sangat strategis.

Maklum, jumlah total pelajar di tanah air saat ini sekitar 65 juta jiwa. Nyaris seperempat dari total penduduk Indonesia.

Inklusi keuangan penting untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat.

Hasil studi Bank Dunia memaparkan, setiap kenaikan tingkat inklusi keuangan sebesar 1% di sebuah negara, akan mendorong pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per-kapita hingga 0,03% di negara tersebut.

Dalam studi yang sama, dengan peningkatan inklusi keuangan sebesar 20%, maka akan tercipta 1,7 juta lapangan kerja baru. Fakta yang menarik.

Keberadaan dompet digital adalah salah satu cara mendongkrak tingkat literasi dan inklusi keuangan tersebut. DANA sebagai salah satu dompet digital yang populer di Indonesia telah banyak berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Termasuk di kalangan pelajar.

CEO DANA, Vincent Iswara mengatakan dalam beberapa kesempatan, transaksi nontunai menggunakan dompet digital akan mendorong peningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Dengan dompet digital, masyarakat yang belum memiliki akses ke perbankan dapat terbantu secara efisien.

Ditambahkannya, dengan pengalaman pengguna yang nyaman dan mudah dipakai, bisa memperkuat kepercayaan masyarakat kepada dompet digital dalam mendukung kegiatan ekonominya.

Saat masyarakat semakin sering bertransaksi secara nontunai dengan dompet digital, seperti DANA, maka, otomatis akan belajar bagaimana mengelola dana yang tersimpan.

Dalam aplikasi itu, pengguna bisa menabung, investasi, transaksi, maupun kredit. Terlebih, di DANA, saat ini banyak yang bisa dilakukan pengguna dengan satu aplikasi saja.

Terus Berinovasi Jadi yang Terbaik

Saat ini, DANA telah terpasang di lebih dari 95 juta ponsel milik masyarakat Indonesia. Tak puas sampai di situ, DANA terus berinovasi dan menerapkan cara-cara terbaik untuk menjangkau pengguna baru dan memberi pelayanan maksimal kepada pengguna setia.

Jumlah pengguna DANA dari waktu ke waktu juga berkembang pesat.

Para pelajar adalah salah satu kelompok target DANA agar bisa menjangkau peningkatan inklusi keuangan, guna membantu upaya pemulihan ekonomi negeri paska wabah yang mendera.

Peningkatan inklusi keuangan sangat dibutuhkan negara ini, mengingat para pelajar yang jumlahnya besar dan cakupan wilayahnya yang sangat luas.

Berdasarkan survei dari YouGov, pandangan pengguna terhadap aplikasi ini juga meningkat, terutama di mata pengguna usia 18 hingga 24 tahun.

DANA dinilai sangat aman untuk transaksi online. Mudah, konek dengan beragam aplikasi, dan user friendly.

Chief Marketing Officer DANA, Monita Moerdani mengatakan memang semakin banyak masyarakat yang percaya dan tertarik menggunakan DANA sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan beragam transaksi.

“Kami percaya, adanya percepatan adopsi digital keuangan ini berimbas positif terhadap pemulihan ekonomi nasional dan tantangan pandemic,” ungkapnya pada akhir tahun 2021 lalu.

Guna menopang tingginya penerimaan masyarakat terhadap teknologi finansial digital yang tercermin melalui pertumbuhan DANA, edukasi berkelanjutan tetap digencarkan lewat kampanye #BebasDrama yang telah dikomunikasikan melalui berbagai kanal yang DANA miliki.

Tak heran, komitmen itu mendapat pengakuan dari lembaga internasional dalam ajang IDC Future Enterprise Awards 2021.

DANA dinobatkan terbaik dalam 2 kategori, yakni “Best in future of trust” dan “Best in future of industry ecosystem”.

IDC Futures Enterprise Awards 2021 adalah ajang tahunan yang diselenggarakan International Data Corporation (IDC), penyedia layanan market intelligence, layanan konsultasi, dan events teknologi informasi yang beroperas secara global.

Selain itu, Data App Annie, perusahaan penyedia analisis aplikasi dan data pasar aplikasi menyatakan, DANA menempati peringkat pertama untuk kategori aplikasi finansial di Indonesia pada kuartal II tahun 2021, baik untuk perangkat iOS maupun Android.

Tak mudah puas, sebagai dompet digital yang mengusung open platform, DANA akan terus melanjutkan kolaborasinya dengan beragam ekosistem guna menjadikan teknologi finansial semakin inklusif.

Selain itu, tiga pilar DANA yakni trusted, friendly, and accessible, adalah poin mutlak yang menjadikan dompet digital ini sangat cepat berkembang dan terus gencar berinovasi.

Lewat teknologi terdepannya, DANA telah berhasil membangun kepercayaan pengguna, baik dari sisi keamanan, hingga kenyamanan bertransaksi.

Guna memperkaya pengalaman pengguna juga, DANA selalu melakukan pembaruan pada fitur-fiturnya, agar tetap relevan dengan preferensi dan kebutuhan pengguna kekinian.

Tujuan DANA adalah menghadirkan teknologi finansial yang terus berkembang hingga semakin inklusif dan menghadirkan manfaat yang jauh lebih luas.

Juga, agar masyarakat dan seluruh ekosistem makin teredukasi dan memahami daya guna dompet digital DANA dalam mempermudah terselenggaranya transaksi nontunai digital yang praktis, cepat, real-time, efisien, lebih kompeten, nyaman, aman dan terlindungi.

Penulis : Yusni Fatimah Lubis
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Ekonomi, Kota Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 30 September 2022
Danrem 031 Wirabima dan Istri Dikukuhkan Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting Riau
Jumat, 30 September 2022
Dilaporkan LSM BAN Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin, Budiman Lubis Minta Pelapor Belajar Undang-Undang
Jumat, 30 September 2022
Kasus Penganiayaan Anak Bawah Umur di Dalu-Dalu Mulai Disidangkan
Jumat, 30 September 2022
Dari 18 Usulan Propemperda di DPRD Riau Baru 4 yang Sudah Berjalan

Serantau lainnya ...
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022
Kamis, 15 September 2022
Hadirkan Artis Nicky Tirta, MamaSuka dan LOTTE Grosir Ungkap Rahasia Bisnis Cuan Horeka di Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Jumat, 30 September 2022
Wujud Dukungan “Green Energy”, DPR Siapkan 55 Mobil Listrik di Acara P20
Rabu, 28 September 2022
PKM Penangan Limbah Ternak Sapi dan Psikoedukasi Pasca Covid-19
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat
Jumat, 16 September 2022
Peneliti Sadar ternyata Simpanse Pukul Akar Pohon untuk Kirim Pesan Jarak Jauh

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 26 September 2022
Yayasan SIKLUS Melayani Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 29 September 2022
Umri Puncaki Ranking LL DIKTI Wilayah X Versi UniRank Edisi 2022
Rabu, 28 September 2022
Unilak Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 1 Oktober 2022
Selasa, 27 September 2022
Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UMRI Kampung Rantau Panjang 2022 Tanam 100 Bibit Pohon Buah
Senin, 26 September 2022
Kolaborasi dengan DAAD Jerman, UIR Laksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Kampar

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

Khas 1 September 2022
Terpopuler
Pegadaian Oktober 2022
Foto
Pertamina
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT RI 77 - APRIL RAPP
Indeks Berita
www www