Sabtu, 02 Juli 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 29-30 Juni 2022

Harga TBS Tak Kunjung Membaik, Gulat Sebut Petani Sawit Sudah Gerah
Jum'at, 03 Juni 2022 17:24 WIB
Harga TBS Tak Kunjung Membaik, Gulat Sebut Petani Sawit Sudah Gerah

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Dr. Gulat ME Manurung, C.IMA, mengatakan kalau saat ini petani kelapa sawit sudah gerah karena tidak jelasnya harga tandan buah segar (TBS) sawit.

Gulat mengatakan, sepuluh hari berlalu setelah resminya dibuka kran ekspor CPO, tanpa memberikan harapan kepada harga TBS Petani sawit. Mirisnya hal ini justru terjadi disaat harga CPO dunia sudah tembus Rp23 ribu per kg

"Sementara di dalam negeri masih 'bertempur' dengan gonta ganti regulasi dan ekspor pun praktis tidak berjalan karenanya, Kementerian Perdagangan harus bertanggungjawab," kata Gulat, kepada CAKAPLAH.COM, Jumat (3/6/2022).

Hal ini terjadi, kata Gulat, karena kebijakan Kementerian Perdagangan, sejak kisruh minyak goreng sawit (MGS), Menteri Perdagangan selalu membuat peraturan yang tidak berkelanjutan karena tidak berdasarkan kondisi dan tidak berresolusi.

"Lihat saja di bulan Februari diberlakukan regulasi DMO dan DPO, lalu berselang beberapa hari diganti dengan regulasi MGS curah disubsidi dari dana sawit BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) dengan konsukuensi saat itu dinaikkannya Pungutan Eksport (PE) dari USD 175 per ton menjadi USD 375," cakapnya.

Ia menjelaskan PE saat ini sudah sepertiga dari harga CPO itu sendiri, tentu ini sangat memberatkan yang ujung-ujungnya beban tersebut ditimpakan ke harga TBS Petani sawit. "Belum lagi pajak Bea Keluar (BK) USD 200/ton CPO, tentu secara total (PE dan BK) sudah mencapai setengah dari harga CPO itu sendiri dengan asumsi harga CPO jika Rp16.000/kg. Ini menjadi sejarah dan hanya terjadi di industri sawit yang bebannya mencapai setengah dari harga barangnya," keluh Gulat.

Apalagi, tambah Gulat, per tanggal 23 Mei lalu resmi DMO dan DPO diberlakukan kembali. Hal ini tentu menjadi tanda tanya besar kepada Apkasindo terkhusus petani sawit.

Karena, sambungnya, baik Pungutan ekspor maupun DMO/DPO akan menjadi beban ganda dari TBS Petani. "Saya tidak mengerti dasar teori apa yang digunakan oleh Mendag. Kami petani sawit sudah generasi kedua, sudah bisa menghitung dengan cermat. Paling herannya kami petani sawit, sejak tanggal 23 Mei lalu sejak larangan ekspor dicabut, sampai hari ini, belum juga terbit berapa persen DMO-nya dan berapa rupiah DPO-nya dan praktis ekspor terhambat," cakapnya lagi.

Gulat mengatakan, kebijakan ini menghancurkan harga TBS petani. Ia menyebut dari pantauan di 146 kabupaten kota, harga TBS petani sudah semakin anjlok, rata rata, harga saat ini Rp.1.900 untuk petani swadaya (non mitra) dan Rp.2.240 untuk petani bermitra.

Anjloknya harga TBS saat ini jika dibandingkan sebelum larangan eksport (Rp.4.250/kg TBS) sudah mencapai 55-60% dan jika kondisi ini masih berlarut, bisa dipastikan harga TBS petani bisa dibawah Rp.1.000/kg atau bahkan tidak laku, karena baik PKS dan Refinary sudah kewalahan menyimpan CPO hasil olahan TBS kami petani, karena ekspor belum juga berjalan," paparnya.

Walaupun larangan eksport sudah dicabut per tanggal 23 Mei lalu, per hari ini, sambungnya, masih belum ada sama sekali eksport CPO dan turunannya.

Akibat dari hal ini, maka praktis baik refinari dan PKS tidak bisa berbuat apa-apa. Ditambah lagi selalu gagal tendernya di KPBN, sudah lebih dari 1 bulan tender CPO di KPBN tidak membuahkan hasil (WD) akibat ketidakpastian ini.

Hal ini, kata Gulat merupakan masa-masa sulit tahap II yang pihaknya alami. Setelah sebelumnya saat larangan ekspor masih berlaku.

"Perlu dicatat bahwa kami tidak membela siapapun, tapi kami hanya memikirkan dampaknya kepada kami petani sawit dan kami punya keluarga yang harus dibiayai. Ini masalah dapur kami, apapun akan kami lakukan untuk itu, tidak ada bedanya ketika dapur anda terganggu," kata Gulat.

Terlampau sederhana sekali sebenarnya, kata Gulat, akar dari masalah kisruhnya industri hulu dan hilir sawit Indonesia ini, yaitu masalah distribusi untuk ketersediaan MGS yang terjangkau.

Korporasi sawit terkhusus produsen MGS, saat ini sudah patuh dengan kebijakan ketersediaan dan keterjangkauan MGS untuk rakyat. Namun resolusi yang diambil baik oleh Kementerian Kordinator Ekonomi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian sama sekali tidak menyelesaikan akar masalah.

Apalagi Kementerian Pertanian, saat turbulensi ini sudah sekuat tenaga menjaga harga TBS petani sesuai Permentan 01 tahun 2018 yang mengatur tatacara penetapan harga TBS petani, namun tetap saja jebol.

"Paling mirisnya, kami melihat Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian malah saling menjegal, lihat saja di isi permendag dan permen perindustrian tentang MGS, semuanya saling timpa-menindih. Padahal dalam Pidato Presiden Jokowi tanggal 19 Mei, mengatakan mencabut larangan ekspor dikarenakan memikirkan nasib 17 juta Petani sawit dan pekerja sawit. Namun Kementerian Perdangangan khususnya gagal menjalankan Amanah Presiden tersebut, malah membuat kekacauan yang baru dengan double beban terhadap harga TBS Petani," ketusnya.

Gulat mengatakan lagi, seharusnya dengan dicabutnya larangan eksport per tanggal 23 Mei lalu, cukup melanjutkan program subsidi MGS curah dan ditambah subsidi MGS Kemasan Sedehana dari dana sawit BPDPKS. Dan untuk memastikan komitmen Korporasi sawit akan kebutuhan bahan baku MGS Domestik, cukup memberlakukan DMO, tidak perlu DPO karena keran harganya sudah diatur di pungutan eksport yang cukup tinggi.

Dengan regulasi ini, kata Gulat pihaknya memaastikan eksport pasti jalan dan MGS rakyat terpenuhi sesuai dengan pidato Presiden.

"Keputusan saat ini oleh Kemendag tidak jelas untuk kepentingan siapa, seharusnya mewakili semua kepentingan, baik ketersediaan dan keterjangkauan MGS untuk rakyat, harga TBS kami petani dan ekspor lancar," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa dana sawit yang dikelola oleh BPDPKS tersebut adalah bukan APBN, namun dana gotong royong semua stakeholder sawit dan Petani sawit adalah penyumbang utamanya sebesar Rp.920/Kg TBS melalui mekanisme PE (USD 375) yang dipungut-kelola oleh BPDPKS.

Subisidi MGS Curah dan jika MGS Kemasan sederhana (kemasan gotong royong) diikutkan disubsidi paling maksimum Rp20 Triliun. Sementara dengan PE sebesar USD 375/Ton CPO, tahun ini berpotensi terkumpul di BPDPKS sebesar Rp140 triliun. Terlampau kecil Rp20 Triliun untuk mensubsidi MGS untuk rakyat tapi justru kebijakan saat ini (pasca dicabutnya larangan ekspor) menghancurkan pendapatan negara dari Pajak (BK), Devisa, PE, ekspor tidak jalan, harga TBS anjlok dan multi player effect lainnya.

"Semua berpacu dengan waktu, ini terkait ekonomi rumah tangga petani, biaya hidup kami petani. Untuk itu kami DPP Apkasindo Bersama 146 DPD Apkasimdo dari 22 DPW Provinsi, sudah merencakan rapat gabungan di depan Kantor Kemendag dalam waktu dekat dan anak-anak kami Petani sawit (Formasi Indonesia) dari 124 Kampus akan hadir membantu kami orang tuanya. Karena sekolah dan kuliah mereka sudah terancam putus. Kami harus mengadu ke Pak Jokowi sesegera mungkin atas kondisi ini, sebelum semua terlambat," tukasnya.***

Penulis : Satria Yonela Putra
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 01 Juli 2022
Broery MP Nainggolan Terima Mandat sebagai Ketua PTMSI Pekanbaru
Jumat, 01 Juli 2022
HUT Bhayangkara ke-76, Polri Bentuk Direktorat Khusus Perempuan dan Anak, Puan: Sejalan dengan UU TPKS
Jumat, 01 Juli 2022
Menpan RB Meninggal, Kasmarni Sampaikan Belasungkawa
Jumat, 01 Juli 2022
Masyarakat Kecamatan Pelalawan Terima 648 Sertifikat Redis TORA Tahun 2021

Serantau lainnya ...
Jumat, 01 Juli 2022
Kartu Emas Pegadaian Raih Penghargaan Inewsmaker Awards 2022
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Senin, 27 Juni 2022
Fenomena Planet Sejajar Akan Terjadi Lagi 28 Juni 2022!
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 28 Juni 2022
Sosialisasi Layanan Kaki Palsu RS Awal Bros, Gubri Serahkan Kaki Palsu ke Pasien
Minggu, 26 Juni 2022
Pencanangan GERMAS, Sekda Pekanbaru Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 30 Juni 2022
Eko Wibowo Dilantik Jadi Ketua IKA FTK UIN Suska Riau
Kamis, 30 Juni 2022
Pemilihan Dekan FISIP Unri Masuk Babak Baru, Ini Bakal Calon yang Siap Bertarung
Rabu, 29 Juni 2022
PKBM Primatrain Terima Peserta Didik Baru, Sudah Hasilkan Ribuan Alumni, Termasuk Kepala Daerah
Rabu, 29 Juni 2022
FH UIR Gelar Webinar Mengurai Digitalisasi Ekonomi dari Aspek Hukum

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...

Duka Cita Didi Kurnia
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Demokrat 2022
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera

Religi lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 2Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www