Senin, 05 Desember 2022

Breaking News

  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta   ●   
  • Satpol PP Pekanbaru Turunkan 100 Personel Amankan Tour de Siak
Yamaha 27-30 November 2022

Harga TBS Sawit Turun, Apkasindo Kritisi Mentan Seakan Tak Pernah Membela
Rabu, 05 Oktober 2022 11:12 WIB
Harga TBS Sawit Turun, Apkasindo Kritisi Mentan Seakan Tak Pernah Membela
Dr. Gulat ME Manurung, MP, CIMA, CAPO, Ketua Umum DPP Apkasindo.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengkritisi minimnya perhatian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian RI, kepada petani sawit.

Sudah sembilan bulan turbulensi harga Tandan Buah Sawit (TBS), tidak ada sekalipun kunjungan sosok Mentan ke perkebunan sawit petani. Yang tampak hanya selevel Direktur, Kasubdit, dan terkahir ini Dirjenbun, sejak defenitifnya Dirjenbun.

”Harga TBS petani terkhusus petani swadaya kembali jatuh lagi rerata Rp 1.500-Rp 1.700 per kilogram, setelah bulan September lalu sempat menyentuh Rp 2.000 . Sedangkan modalnya sudah naik rerata Rp 1.950-Rp 2.250 per kilogram karena meroketnya harga pupuk sampai 300%. Kami tekor rerata Rp 500 per kilogram. Lalu siapa yang mikirkan kami? Menteri Pertanian. Coba lihat saja, tak usahkanlah dulu kunjungan ke kebun petani sawit, tampil di media membicarakan anjloknya harga TBS petani tidak pernah. Tidak pernah, hanya mengurusi cabe, bawang dan tomat saja," kata Dr. Gulat ME Manurung, MP, CIMA, CAPO, Ketua Umum DPP Apkasindo.

Gulat mengatakan, bahwa petani sawit merindukan sosok Sang Menteri Pertanian. Karena petanu juga berhak mendapat perlindungan Menteri Pertanian.

"Karena petani sangat terjepit akibat regulasi yang datang dari Kementerian lain, tapi sosok Menteri Pertanian tidak pernah membela kami, hanya se-level Dirjend dan Direktur yang berjibaku. Malahan Menteri Perdagangan (Zulkifli Hasan) yang sering datang ke kebun sawit, sampai-sampai teman-teman Petani Sawit pernah mengira Pak Zulkifli Hasan adalah Menteri Pertanian,” urainya.

Kekesalan Gulat ini lantaran petani sawit posisinya semakin terjepit di tengah berbagai kebijakan untuk menormalkan harga dan pasokan minyak goreng. Belum lagi kebijakan dari Kementerian Kehutanan yang semakin menyusahkan dan menyudutkan petani sawit.

"Lihat saja program PSR sangat lambat, terkhusus pasca terbitnya Permentan 03 2022, karena disitu banyak sekali muncul “perboden-perboden” terkait Kementerian Kehutanan. Katanya hanya 2 peryaratan PSR, tapi faktanya ada 38 persyaratan dan tahapan. Kami harus melengkapi 38 peryaratan yang sebagian berkaitan ke lintas kementerian lain, seperti KLHK dan ATR BPN, semua Kementerian ini berkantor di Jakarta. Bayangkan saja 38 persyaratan untuk selevel kami Petani sawit. Padahal berkali-kali Pak Jokowi sudah mengatakan kepada para pembantunya supaya “jangan ribet” dalam administrasi," tegas Gulat.

Administrasi minyak goreng juga demikian, kata Gulat, pihaknya melihat masalah minyak goreng sudah selesai, tinggal menyelesaikan dampaknya saja. Karena ada 17 juta petani sawit dan pekerja sawit yang dikorbankan akibat dampak kebijakan minyak goreng.

Gulat menyebutkan Kementerian terkait harus melihat secara utuh melalui berbagai macam pendekatan lain. Sebagai contoh Kebijakan DMO yang selama ini membuat ketidakpastian disektor hilir dan berdampak kesektor hulu (harga TBS petani) dan diperparah Permentan 01 tahun 2018 tentang tataniaga TBS.

DMO yang mengatur wajib pasok 1 baru bisa ekspor 9 adalah penyebab ketidakpastian industri sawit. Karena situasi pada 3 bulan terakhir jauh berbeda dibandingkan Januari-Juli lalu.

Pada bulan tersebut, berapapun minyak goreng dipasok pasti habis, tapi saat ini sudah melimpah, sehingga memperlambat realisasi serapan wajib pasok yang “1” tadi. Akibatnya adalah ketidakpastian penjadwalan ekspor dan kepastian kontrak penjualan ke negera tujuan. Yang menanggung semua ketidakpastian ini adalah sektor hulu (petani sawit).

"Padahal Kebijakan DMO itu adalah bersifat insidentil karena kelangkaan minyak goreng dan pada 3 bulan terakhir dan saat ini sudah jauh berbeda. Jadi DMO itu sudah usang. Maka kebijakan yang lebih kreatif yang mewakili semua kepentingan lah yang diperlukan saat ini," katanya lagi

“Seperti misalnya opsi subsidi minyak goreng dengan menggunakan dana sawit BPDPKS, tinggal mengatur instrumen levy (pungutan ekspor) untuk mengatur neraca ekspor minyak sawit dan turunannya. Atau pemerintah memborong minyak goreng mumpung lagi murah lalu disimpan di tanki penyimpanan sebagai stok apabila harga tinggi,” tambahnya.

Di sisi lain, Apkasindo mendukung Pemerintah yang sudah melakukan terobosan melalui mempercepat pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah (M3) skala koperasi kerjasama dengan PPKS Medan yang didukung oleh Kementerian Koperasi UKM.

“Pak Dirjenbun juga sudah move on ke hilirisasi melalui disain Pabrik Minyak Goreng Sawit (MGS) skala rumah tangga (home industri), tinggal menunggu action nya saja. Jadi kebijakan untuk mempercepat Pabrik M3 dan Pabrik MGS ini yang diperlukan, bukan malah sibuk dengan rem DMO," ujar Gulat.

“Resesi dunia sudah di depan mata, kita harus berpacu dengan waktu untuk menormalkan industri sawit Indonesia, sebab industri sawit sudah terbukti berkali-kali menyelamatkan ekonomi Indonesia," pungkas Gulat.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Disbun Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, harga TBS kelapa sawit 5 - 11 Oktober 2022.

mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah penurunan
terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 155,65/Kg atau mencapai 6,15% persen dari harga minggu lalu.

Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 2.376,59/Kg.

"Harga TBS kelapa sawit penetapan ke 39 bulan Oktober periode 05 sampai 11 Oktober 2022 di tahun 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 155,65/Kg atau mencapai 6,15% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 2.376,59/Kg," kata Defris, Selasa (4/10/2022).

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 04 Desember 2022
Ratusan Masyarakat Antusias Ikut Donor Darah yang Digelar PSMTI Riau
Minggu, 04 Desember 2022
Besok, Anies akan Lantik Relawan Perubahan Riau
Minggu, 04 Desember 2022
Polres Bengkalis Beri Bantuan Kepada Lansia yang Tengah Sakit
Minggu, 04 Desember 2022
KDC Food Park Gelar Lomba Mewarnai TK se-Kota Dumai

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler
Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www