Selasa, 11 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 6 Agustus 2020

Menjaga Eksotisme dan Keunikan Pasir Putih Beting Aceh
Rabu, 31 Mei 2017 13:52 WIB
Menjaga Eksotisme dan Keunikan Pasir Putih Beting Aceh
Husnul Kausarian

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Terbitnya Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Beting Aceh, Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis membuat berbagai pihak terkejut. Bagaimana tidak, pantai eksotis dengan butiran pasir putih halus yang sudah ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) itu terancam bakal punah.

Izin konsesi itu dikeluarkan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau. Surat izin itu dikeluarkan tanggal 29 Maret 2017 dengan nomor surat 503/DPMPTSP/IZIN-ESDM/66.

Peneliti dari Universitas Islam Riau (UIR) Husnul Kausarian M.Sc,Ph,D mengatakan, dirinya pernah melakukan dua kali penelitian yakni studi geologi dan studi kelayakan di pulau rupat utara tersebut, tepatnya tahun 2013 lalu.

Menurutnya, pasir laut yang ada di kawasan tersebut bukanlah pasir biasa yang banyak dikeruk oleh pengusaha pertambangan kebanyakan.

Dari hasil uji laboratorium geokimia menggunakan metode X-RF (X-Ray fluorescence) dan X-RD (X-Ray Diffraction) menunjukkan pasirnya mengandung silika (senyawa dari unsur silikon) yang super sangat tinggi diatas 95%

Artinya kata lulusan Chiba University Jepang ini, kandungan pasir beting aceh memiliki nilai ekonomis tinggi. Pasir silika katanya, bisa menghasilkan produksi semen kualitas tinggi, gelas, semi-konduktor hingga kosmetik (silikon untuk operasi plastik).

"Tentunya ini hanya akan bernilai tinggi jika sudah menjadi produk turunan tersebut. Jika masih dalam bentuk pasir, harganya tak jauh beda dengan pasir biasa, mungkin lebih mahal sedikit lah Tahun 2013," ucapnya kepada CAKAPLAH.com.

Dijelaskannya, dalam melakukan penelitian, pihaknya bekerjasama dengan Balitbang Provinsi Riau ketika itu. Dari studi kelayakan yang telah dilakukan, beberapa rekomendasi juga dikeluarkan antara lain perlu adanya DED, selanjutnya AMDAL dan segala kelengkapannya agar (kalau misalnya ditambang) suistainable dengan kondisi lingkungkan dan ekosistem laut.

"Untuk diketahui, pasir ini hanya terdapat dilaut yang dibawa oleh selat melaka, bukan hasil dari pelapukan batuan/tanah rupat utara. Hal yang paling penting adalah mengingat karakteristik fisik pasir yg terdapat di Rupat Utara yg mudah tercerai, ini perlu perhatian sangat mendalam, karena riskan pasti tersedot semua,"jelas Dosen tetap di UIR ini.

Sebagai gambaran lain sambungnya, karakter pasir silika ini jika ditekan dengan mengambil contoh kita membawa kendaraan di pantai pasir tersebut, maka kendaraan kita bisa melaju layaknya berada di jalan tol.

"Karena partikel pasir silika jika ditekan/ diberikan beban, maka antara partikelnya akan saling mengikat dan rapat. Itulah sebabnya kalau kita bawa kendaraan diatas pantai pasir ini, kita bisa melaju kencang layaknya dijalan bebas hambatan," pungkasnya

Hasil dari penelitian itu kata Husnul, sudah disampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Pemkab Bengkalis ketika itu. Sayangnya, tidak ada tindaklanjut dari pemerintah.

Mengenai izin tambang yang terbit tersebut, Husnul juga sangat menyayangkan. "Harus ada DED, karena kalau dengan kondisi main sedot saja, sementara kandungannya sedikit, bisa kita bayangkan kerusakan alam yang terjadi. Bisa hilang pasir itu semua, menyisakan lumpur-lumpur dan pencemaran saja nantinya. Hanya dalam waktu singkat bisa punah," tuturnya.

Sebab itu, Ia menyarankan agar Pemerintah mengkaji ulang izin yang diterbitkan tersebut. Apalagi kawasan ini merupakan salah satu destinasi wisata yang dapat dijual kepada wisatawan mancanegara.

"Jangan sampai ada pengerukan disini sampai adanya kajian yg betul-betul mendalam secara keseluruhan yang meliputi semua aspek. Dan akan semakin baik jika ini terus dipelihara. Ada potensi besar wisata luar biasa yang kalau dipoles bisa menjadikan Rupat Utara sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia, karena keindahan, keunikan dan eksotisme nya," saran Husnul.

Editor : Hadi
Kategori : Lingkungan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 10 Agustus 2020
Pemko Pekanbaru Usulkan 2 Ranperda ke DPRD Pekanbaru
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Pangkalan Lesung Berjibaku Padamkan Karhutla di Dusun Batang Kulim
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Ukui Gelar Patroli C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Minggu, 09 Agustus 2020
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Mahasiswa STIT Al-Kifayah Bagikan 1000 Bibit Ikan Lele

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 10 Agustus 2020
KKN Desa Palas Kunjungi PLUT-KUMKM Pelalawan
Senin, 10 Agustus 2020
Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR
Jumat, 07 Agustus 2020
Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
Rabu, 05 Agustus 2020
Dosen Unilak Terbanyak Lulus Serdos di LLDIKTI Wilayah X, Jumlahnya 47

Kampus lainnya ...

AMSI Webinar
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
BSP Hut Riau ke-63
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Unilak Juli 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
AMPI Riau
Indeks Berita
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www