Senin, 08 Maret 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 22 Februari 2021
EMP

Dua Kali Mangkir, Sekda Pekanbaru Akhirnya Diperiksa Polda Riau
Senin, 01 Februari 2021 14:34 WIB
Dua Kali Mangkir, Sekda Pekanbaru Akhirnya Diperiksa Polda Riau
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru memenuhi panggilan penyidik Polda Riau, Senin (1/2/2021).

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Dua kali mangkir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Jamil akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Riau, Senin (1/2/2021). Jamil jadi saksi kasus dugaan kelalaian pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) di Kota Pekanbaru.

Jamil diagendakan menemui penyidik Direktorat Reserse Kriminalitas Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Ia diperiksa di lantai dua gedung Diktati Polda Riau hingga pukul 12.00 WIB,

Ketika meninggalkan Mapolda Riau, terlihat Jamil didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru El Syabrina. Jamil yamg datang mengenakan seragam PNS langsung masuk ke mobil yang menunggunya.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Jamil datang kembali ke Polda Riau. Ia didampingi seorang pria dan langsung menuju lantai dua gedung pemeriksaan.

Sepuluh menit kemudian, El Syabrina kembali datang menyusul Jamil. Ia mengaku mendampingi Sekda Pekanbaru memberikan keterangan. "Saya mendampingi Pak Sekda. Ini sekalian bawa berkas-berkas yang dibutuhkan," kata El Syabrina.

Terpisah, Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan, mengatakan mengatakan, Jamil dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus pengelolaan sampah. "Iya, diperiksa," kata Teddy.

Teddy menyatakan, pemeriksaan terhadap Jamil dimulai pukul 09.00 WIB. "Masih berproses," kata Teddy.

Sebelumnya, Jamil dua kali dipanggil Polda Riau tapi mangkir. Pemanggilan pertama terhadap pada Selasa (26/1/2021). Eks Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru itu tidak hadir tanpa memberikan alasan kepada penyidik.

Polda Riau kembali melayangkan panggilan kedua terhadap Jamil untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada Kamis (28/1/2021). Lagi, Jamil tidak datang dengan alasan sedang dinas di Jakarta.

Namun Jamil mengaku dirinya tidak mangkir. Jamil menyebutkan, ia sudah memberi kuasa kepada Asisten II Setdako Pekanbaru untuk mewakilinya memberikan keterangan. Menurut Jamil, kuasa diberikan karena ia ada dinas.

"Asisten II membidangi dan langsung berkordinasi dengan DLHK maka saya kuasakan ke beliau untuk memberi keterangan," kata Jamil.

Menanggapi hal itu, Teddy menegaskan keterangan saksi tidak bisa diwakilkan. Ia mengatakan panggilan penyidik kepolisian ini tidak sama dengan kegiatan rapat yang bisa saja diwakilkan.

"Emang undangan ambil rapor anak di sekolah, terus diwakilkan atau undangan rapat. Kalo rapat boleh diwakilkan, kalau panggilan dari penyidik ada sanksi hukumnya," jelas Teddy, Sabtu (30/1/2021).

Teddy menjelaskan tentang seseorang yang berstatus saksi telah diatur dalam undang-undang. Pasal 1 angka 26 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), disebutkan saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri.

Pengertian tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 65/PUU-VIII/2010, Pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana diperluas, termasuk pula “orang yang dapat memberikan keterangan dalam rangka penyidikan, penuntutan, dan peradilan suatu tindak pidana yang tidak selalu ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri”.

"Pada dasarnya menolak panggilan sebagai saksi dikategorikan sebagai tindak pidana menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).," tutur Teddy.

Adapun ancaman hukuman bagi orang yang menolak panggilan sebagai saksi diatur di dalam Pasal 224 ayat (1) KUHP yang berbunyi 'Barang siapa dipanggil sebagai saksi, ahli atau juru bahasa menurut undang-undang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undang-undang yang harus dipenuhinya, diancam dalam perkara pidana dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan".

Dipanggil menurut undang-undang (oleh hakim) untuk menjadi saksi, ahli atau juru bahasa baik dalam perkara pidana, maupun dalam perkara perdata.

Lalu dengan sengaja tidak mau memenuhi (menolak) suatu kewajiban yang menurut undang-undang harus ia penuhi, misalnya kewajiban untuk datang pada sidang dan memberikan kesaksian, keterangan keahlian, menterjemahkan.

Teddy menyatakan, penyidik kembali melayangkan panggilan ketiga terhadap Jamil. Ditanya apakah ada kemungkinan yang bersangkutan dijemput paksa jika kembali mangkir, Teddy mereka dilakukan sesuai prosedur.

"Kita panggil lagi, kalau masih nggak datang dengan alasan nggak jelas ya kita sesuaikan prosedur saja," tegas Teddy.

Pengusutan perkara ini, berawal adanya tumpukan sampah di sejumlah titik pada ruas jalan di Kota Pekanbaru sejak awal Januari 2021. Tumpukan sampah mengeluarkan aroma tak sedap hingga meresahkan masyarakat.

Pihak DLHK beralasan, sampah tidak terangkut ke Tempat Penampungan Akhir karena kontrak dengan pihak ketiga telah habis sejak akhir tahun 2020. Pemko melakukan lelang untuk mencari rekanan lain

Sebelumnya, pengangkutan sampah dilakukan PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya. Selama menunggu ada pemenang lelang baru, untuk sementara waktu pengangkutan sampah diambil alih DLHK.

Dalam kasus ini, bagi oknum yang bertanggung jawab atas kelalaian itu akan dijerat Pasal 40 dan atau Pasal 41 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

"Pasal 40 ayat 1 ancamannya 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Sedangkan Pasal 41 ayat 1 ancamannya 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta," tegas Teddy.

Penulis : CK2
Editor : Azzumar
Kategori : Pemerintahan, Hukum, Kota Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 07 Maret 2021
Branding Empat Pilar MPR RI, Bamsoet Lepas Pajero Indonesia-One Lakukan Sosialisai Tour de Bangka
Minggu, 07 Maret 2021
Polsek Teluk Meranti Kerahkan Personel Cek Titik Hotspot ke Desa Petodaan
Minggu, 07 Maret 2021
Jamin Keamanan Lingkungannya, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Patroli C3
Minggu, 07 Maret 2021
Personel Polsek Pangkalan Kuras Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Serantau lainnya ...
Minggu, 28 Februari 2021
Klinik Kecantikan dr. Vee Pekanbaru Hadirkan ‘Vampire Treatment’
Sabtu, 27 Februari 2021
Maret, Isabell's Beauty Treatment Gelar Promo untuk Treatment Laser Accure
Kamis, 25 Februari 2021
Jalan Teropong Kampar akan Diusulkan Jadi Jalan Provinsi
Rabu, 24 Februari 2021
Isabell's Beauty Treatment Berikan Layanan Tanam dan Tarik Benang yang Optimal

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 05 Maret 2021
TPBML BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok BMR
Kamis, 04 Maret 2021
Rektor Unilak Dikukuhkan sebagai Ketua Asosiasi Trainer Indonesia Wilayah Riau
Rabu, 24 Februari 2021
Masa Jabatan Berakhir Juni, Prof Syafrinaldi Siap Maju Calon Rektor UIR Lagi
Minggu, 14 Februari 2021
Tingkatkan Sumber Daya ASN, Unilak MoU dengan Pemkab Inhil

Kampus lainnya ...

HUT CAKAPLAH ke-4 Zukri - Nasarudin
Terpopuler
Foto
HUT CAKAPLAH.com APRIL - PLN
Pesonna Hotel Januari 2021
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
APRIL/RAPP - Imlek
Rabu, 03 Maret 2021
Posting Aneka Obat untuk Covid-19, Ashanty: Nggak Semua Bagus
Minggu, 14 Februari 2021
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Menikah Maret, Lokasi Masih Dirahasiakan
Senin, 01 Februari 2021
Nyaris Rp 10 Miliar Per Bulan, Ini 7 YouTuber dengan Penghasilan Fantastis di Indonesia
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah

Selebriti lainnya ...
HUT CAKAPLAH ke-4 Pemkab Pelalawan Sekda
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
CEO
Sabtu, 06 Maret 2021
Subhanallah, Anggota TNI Ini Ajarkan Mengaji Anak-anak di Pedesaan Rohul
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU

Religi lainnya ...
HUT CAKAPLAH.com ke-4 PLN
Indeks Berita
RAPP APRIL NATAL 2020Diskes Rohul 2021
www www