Kamis, 19 September 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Iklan Yahama
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Pledoi Terdakwa 37 Kg Sabu-sabu Disebut Berdasarkan Asumsi, PH: Pembuktian JPU Lemah
Selasa, 27 Agustus 2019 07:05 WIB
Pledoi Terdakwa 37 Kg Sabu-sabu Disebut Berdasarkan Asumsi, PH: Pembuktian JPU Lemah

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan penasehat hukum (PH) dan terdakwa 37 kilogram sabu-sabu berdasarkan asumsi. Pembelaan itu hanya dari sudut pandang sendiri tanpa melihat fakta persidangan.

"Spekulatif dan imajinatif sehingga terkesan dipaksa-paksakan seolah-olah terdakwa tidak bersalah,” ujar JPU, Aci Jaya Putra di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, yang diketuai Zia Ul Jannah.

Pledoi disampaikan atas tuntutan JPU yang menghukum terdakwa Suci Ramadianto, Iwan Irawan dan Rozali dengan hukuman mati. Sementara dua terdakwa lain, yakni Surya Dharma dan Muhammad Aris dituntut 20 tahun penjara.

BACA:

Replik JPU itu kembali ditanggapi oleh PH terdakwa, Achmad Taufan dan M Rhato Priyasa. Dalam dupliknya, PH kembali menegaskan kalau pembuktian yang disampaikan JPU lemah, mulai dari ditemukan Narkoba hingga terdakwa duduk di kursi pesakitan.

PH menyebutkan penggeledahan kapal pompong yang sah oleh petugas Polairud dan disaksikan oleh terdakwa Rojali dan Iwan tidak ditemukan adanya narkotika sebanyak 37 kilogram. Berdasarkan itu, keduanya diizinkan meninggalkan kapal untuk membeli bahan bakar.

Ketika kembali membeli bahan bakar didengar kabar kalau ditemukan narkoba di dalam kapal pompong yang ditinggalkan. "Penggeledahan kedua ini tanpa disaksikan terdakwa justru ditemukan narkoba," kata Taufan, Senin (26/8/2019) malam di Pekanbaru.

Dia juga menyoroti terkait tidak dihadirkannya saksi kunci, Sorpia dan Suhairi ke persidangan. Padahal kedua saksi ini yang menemukan narkoba dalam jumlah besar ketika terdakwa pergi membeli bahan bakar.

"Saksi kunci tidak dihadirkan ke muka persidangan. Tidak dihadirkannya saksi verbal lisan seluruhnya melainkan hanya si pemeriksa terdakwa atas nama Suci Ramadianto," tutur Taufan.

Taufan juga menyinggung adanya nama Iwan, yang disebut JPU sebagai pemesan Narkoba itu. JPU menyatakan bahwa Iwan adalah narapidana yang mendekam dibalik jeruji Lapas Raja Basa, Lampung tapi JPU tidak pernah memenuhi permintaan agar Iwan dihadirkan ke muka sidang.

"Ketika secara tegas kita meminta Iwan hadir, jaksa menjawab 'Entah Si Iwan ini manusia ataupun hantu'. Begitu banyak kejanggalan sesuai fakta persidangan yang kita uraikan dalam duplik ini," jelasnya.

Anggota tim PH, M Ratho Priyasa melanjutkan, replik JPU semakin menjelaskan bahwa terdakwa Suci Ramadianto, Rojali dan kawan kawannya tidak bisa dipertanggungjawabkan sebagai orang orang yang bersalah terkait penemuan narkotika tersebut.

Dia menegaskan, sangat banyak kejanggalan pembuktian JPU yang telah diuraikan secara jelas, gamblang dan secara terang benderang dalam pledoi dan duplik.

“Replik JPU lebih jelas adalah murni salinan ulang dari BAP dan surat dakwaan. JPU menyembunyikan fakta persidangan serta memutar balikan fakta persidangan. Kami punya rekaman fakta persidangan dari awal hingga agenda duplik,” kata Ratho.

Ratho meminta agar JPU fokus menerangkan dalil bukti transfer Rp25 juta dan Rp50 juta serta transkrip percakapan ponsel yang disita dan tidak pernah ditunjukkan ke muka sidang. Dia menyebut bahwa semua dalil untuk menjerat para terdakwa tidak dapat dibuktikan oleh JPU di hadapan hakim.

Diketahui, terdakwa Suci Ramadianto, Rojali, Iwan Irawan, Surya Darma dan Aris ditangkap Polda Riau atas dugaan kepemilikan 37 kilogram sabu-sabu, 75 ekstasi dan 10 ribu pil happy five yang ditemukan dalam sebuah pompong di Perairan Bengkalis.

Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli petugas Polair pada 16 Desember 2018 lalu. Saat itu petugas yang berada di pos melihat ada kapal pompong yang melintas di Sungai Kembung, Bengkalis pada pukul 17.30 WIB.

Petugas pun melakukan pengejaran dan menanyai awak kapal yang berada di pompong tersebut. Ada empat orang yang berada di kapal berbendera Indonesia tersebut. Saat ditanyakan mereka mengaku habis bahan bakar.

Ketika itu petugas menepikan kapal pompong tersebut. Petugas melakukan pemeriksaan dan setelah itu awak kapal memohon izin untuk membeli bahan bakar dan menitipkan kapal ke petugas.

Mereka juga meninggalkan nomor handphone untuk bisa dihubungi. Setelah lama tidak kunjung kembali ke kapal, petugas melakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan 37 bungkus berisi sabu-sabu.

Setelah mengetahui adanya barang haram tersebut, Ditpolair pun mengembangkan kasus bersama dengan Ditresnarkoba Polda Riau Polisi juga melakukan profilling dan membuat sketsa terhadap orang DPO tersebut.

Saat pengembangan kasus, diketahui bahwa terdakwa berada di Jawa. Kelima terdakwa ditangkap di daerah Probolinggo setelah sebelumnya ke Bali.

Penulis : CK2
Editor : Ali
Kategori : Kabupaten Bengkalis, Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?

Berita Terkait
Kamis, 25 Juli 2019 08:04 WIB
DPRD Riau Minta Gubri Rutin Tes Urine ASN
Selasa, 09 April 2019 11:34 WIB
BNN Riau Gandeng UIR Kerjasama Cegah Narkoba
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 18 September 2019
Bersama Hipgabi Riau, PPNI Meranti Bagikan Masker N95 di Selatpanjang
Rabu, 18 September 2019
Lazisnu Siak Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ponpes Riyadus Sholihin
Rabu, 18 September 2019
Ditengah Kepungan Kabut Asap, Ribuan Masyarakat Siak Ramaikan Fun Bike
Rabu, 18 September 2019
Di Tengah Kepungan Asap, Pemkab Rohil Gelar Salat Istiska

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 02 September 2019
APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020 Kota Pekanbaru Disahkan
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 16 September 2019
PS UIR Dijanjikan Bonus Bila Berhasil Bawa Pulang Piala Menpora
Senin, 16 September 2019
UIR Universitas Pertama Bentuk Penggiat dan Relawan Anti Narkoba
Jumat, 13 September 2019
KMIPN 2019 Sukses Digelar, PCR Raih 3 Medali
Kamis, 12 September 2019
Mahasiswa Baru Universitas Abdurrab Dibekali Nilai-nilai RAB

Kampus lainnya ...
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Iklan Kelmi - Ade
Terpopuler

01

Selasa, 17 September 2019 06:13 WIB
Kapolri: Kapolda, Kapolres dan Kapolsek, Out!

04

Pekanbaru Autoshow
Foto
Iklan IRMI SYAKIP
Pangeran Hotel
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM

CSR lainnya ...
Germas
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www