Selasa, 11 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 6 Agustus 2020

Delapan Bulan Hanya Hasilkan Satu Perda, FITRA Riau Soroti Anggaran Melimpah di DPRD Riau
Minggu, 20 Agustus 2017 08:34 WIB
Delapan Bulan Hanya Hasilkan Satu Perda, FITRA Riau Soroti Anggaran Melimpah di DPRD Riau

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran (Fitra) Riau menyoroti kinerja anggota DPRD Riau yang lemah dalam menjalankan fungsi legislasi. Padahal anggaran untuk dewan tergolong melimpah.

Koordinator FITRA Riau, Usman mengatakan sebenarnya tidak ada persoalan jika minimnya Perda yang disahkan DPRD dalam satu tahun,asalkan berkualitas. Makkum saja,  tahun ini DPRD riau melalui Sekretariat Dewan mendapat alokasi anggaran mencapai Rp. 324,940,935,357.00.

"Menurut kami tidak jadi persoalan jumlah produk perda yang dihasilkan dalam setahun, akan tetapi haruslah yang berkualitas, karena memang untuk mengesahkan Perda tersebut tidaklah mudah, ini sudah ranah politik, dan pasti ada tarik ulur kepentingan didalamnya," kata Usman kepada CAKAPLAH.COM

Selanjutnya, ia melihat kinerja BP2D (Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Riau, belum maksimal, karena dinilai tidak ada keseriusan dalam menangani permasalahan Perda tersebut.

"Kalau mereka serius, tidak menutup kemungkinan dalam proses pembahasan Ranperda menjadi Perda tersebut bisa banyak selesai dan mencapai target, karena ini untuk kepentingan publik," cakapnya lagi

FITRA juga menyoroti dan meminta bahwa hasil kerja DPRD harus sesuai dengan besarnya anggaran, jangan nanti habis anggaran, hasil kerja tidak tercapai.

"Dalam mengesahkan produk legislasi itu kan ada anggarannya, tidak sedikit, jangan-jangan  nanti anggaran untuk Banleg habis tapi hasil kerjanya tidak ada, ini yang jadi masalah, jadi kita minta ada keseimbangan didalamnya," tukasnya

 Sebagaimana diketahui sebelumnya,  tahun ini DPRD Riau memiliki 33 usulan Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang harus dituntaskan menjadi Ranperda dan Perda. Dari jumlah itu,  19 merupakan prakarsa dari DPRD,  8 prolegda usulan Pemprov Riau dan 6 lainnya merupakan usulan Prolegda tahun lalu.

Sebelumnya, Ketua BP2D DPRD Riau, Sumiyanti, kepada CAKAPLAH.COM, mengatakan,  minimnya jumlah Perda yang sudah disahkan tersebut dikarenakan dalam pembahasan satu perda memerlukan waktu hampir dua bulan.

"Semua masih dalam tahap proses. Karena kalau Perda itukan mekanismenya panjang. Apalagi yang inisiatif DPRD, di Banleg itu bisa kita membahasnya dua bulan. Tergantung kerumitan Raperda tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk satu tersebut cukup banyak proses yang harus dilalui. Dimulai dari pengajuan ke pihak BP2D, pembahasan di paripurna, studi banding, proses di Kementerian Dalam Negeri, dan proses lainnya.

“Untuk paripurna saja itu ada beberapa kali, penyampaian, pandangan fraksi, pandangan kepala daerah, dan juga pengesahan nantinya. Misalkan kita lakukan satu kali paripurna seminggu terkait satu judul Ranperda, artinya untuk paripurna saja sudah satu bulan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Ranperda yang dibahas saat ini dan posisinya sudah sampai tahap akhir. Seperti sudah ada disampaikan pandangan fraksi, dan jawaban pemerintah, dan ada juga masih pembahasan di Pansus.

"Memang saat ini yang sudah disahkan menjadi Perda baru satu yaitu Raperda pelaksanaan hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. Sisanya itu sudah dibahas dan sedang tahap penyelesaian," cakapnya.

Ia menargetkan akhir November sudah bisa selesai dan disahkan menjadi Perda.

Berikut rincian Raperda yang sedang dalam proses:

I. Raperda Prakarsa DPRD provinsi Riau

1. Pedoman Pengakuan Keberadaan Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kearifan Lokal dan Hak MHA yang terkait dengan (Perlindungan Pengolahan Lingkungan Hidup) PPLH. (Sudah tahap penyampaian penjelasan dari pengusul).

2.Penyelenggaraan Ketahanan Pangan. (Sudah tahap penyampaian pandangan umum fraksi).

3. Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

 


4. Revisi Peraturan Daerah no. 2 Tahun 2015 tentang Pembentukan Peraturan Daerah. (Sedang dalam persiapan naskah akademik dan draft).

5. Pelaksanaan Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. (Sudah selesai diparipurnakan).

6. Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

7. Penertiban Izin Pengumpulan Sumbangan lintas Daerah Kabupaten/Kota. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

8. Perlindungan Pemberdayaan Masyarakat Terpencil. (Sedang dalam tahap pembahasan setelah dilaksanakan konsultasi ke Kemendagri).

9. Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Ikan di Provinsi Riau. (sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bamperda).

10. Kemitraan Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan di Provinsi Riau. (belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

11. Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

12. Investasi Pemerintah Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

13. Pengelolaan Dana Bergulir. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

14. Pedoman Pembinaan Karier dan Promosi Jabatan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

15. Perubahan Peraturan Daerah No.6 Tahun 2007 tentang  Kedudukan Protokoler Dan Keuangan Pimpinan Dan Anggota Dprd Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada Naskah Akademik dan Draft).

16. Pengembangan kawasan PEKANSIKAWAN Provinsi Riau. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

17. Pembangunan Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah / Masyarakat Miskin. (Sudah tahap penyampaian penjelasan dari pengusul).

18. Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian pandangan umum fraksi).

19. Kesejahteraan Sosial Proses (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).


II. Usulan Gubernur Riau

1. Rencana Pembangunan Industri Provinsi Riau. (Sudah Tahap Penyampaian Rekomendasi dari Bapemperda).

2. Administrasi Kependudukan. (Sudah Tahap Penyampaian Rekomendasi dari Bapemperda)

3. Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat berdasarkan Hukum Adat. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

4. Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

5. Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Riau NOmor 12 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

6. Revisi Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2015 tentang Pajak  Daerah. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

7. Biaya Domestik Haji. (Masih di pimpinan, belum di disposisikan ke Bapemperda).

8. Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 5 Tahun 2014 tentang Ketenagalistrikan Daerah. (Sudah dalam tahap pembahasan antara Bapemperda dan pemerintah).

III. Lanjutan Propemperda 2016

1.Pedoman Penyelenggaraan Perkebunan. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

2. Penyelenggaraan Keolahragaan. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

3. Perubahan atas Peraturan Daerah No. 17 Tahun 2003 tentang Penanggulangan Bencana Alam. (Sudah tahap pemBahasn Pansus).

4. Perubahan atas Peraturan Daerah No.7 Tahun 2014 tentang Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daaerah Provinsi Riau 2014-2019. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

5. Izin Usaha Tangkap Ikan. (Sudah tahap pembahasan Pansus)

6. Pemberian Insentif dan Kemudahan Penaman Modal. (Sudah tahap pembahasn Pansus)

Penulis : Satria Yonela
Editor : Hadi
Kategori : Kota Pekanbaru, Riau, Pemerintahan, Peristiwa
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 11 Agustus 2020
Polsek Pangkalan Kerinci dan Tim Dirikan Posko Satgas Gabungan untuk Cegah Penyebaran Covid-19
Senin, 10 Agustus 2020
Pemko Pekanbaru Usulkan 2 Ranperda ke DPRD Pekanbaru
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Pangkalan Lesung Berjibaku Padamkan Karhutla di Dusun Batang Kulim
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Ukui Gelar Patroli C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 10 Agustus 2020
KKN Desa Palas Kunjungi PLUT-KUMKM Pelalawan
Senin, 10 Agustus 2020
Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR
Jumat, 07 Agustus 2020
Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
Rabu, 05 Agustus 2020
Dosen Unilak Terbanyak Lulus Serdos di LLDIKTI Wilayah X, Jumlahnya 47

Kampus lainnya ...

AMSI Webinar
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
BSP Hut Riau ke-63
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Unilak Juli 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
AMPI Riau
Indeks Berita
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www