Senin, 09 Desember 2019

Breaking News

  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa
Iklan Yamaha

Pelantikan Anggota DPRD Meranti Diwarnai Unjuk Rasa
Senin, 16 September 2019 22:11 WIB
Pelantikan Anggota DPRD Meranti Diwarnai Unjuk Rasa

SELATPANJANG (CAKAPLAH) - Pelantikan anggota DPRD Kepulauan Meranti diwarnai aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa dan Ormas di Kepulauan Meranti Senin (16/9/2019) di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti.

Masa berjumlah sekitar 30 orang yang tergabung ke dalam Aliansi Mahasiswa Meranti Menggugat (AM3) melakukan unjuk rasa di depan Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti menuntut anggota DPRD yang terpilih untuk menjaga komitmen dan sumpah yang telah diikrarkan.

Aksi unjuk rasa berlangsung ricuh dan sempat terjadi aksi dorong antara kerumunan massa dengan aparat kepolisian. Aksi saling dorong itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB setelah para pengunjukrasa memberikan waktu dalam 3 menit untuk menemui para anggota DPRD Kepulauan Meranti terpilih.

"Kami sudah menunggu dari tadi hingga prosesi pelantikan selesai dan kita sudah memberikan waktu, sepertinya tidak komitmen," ungkap Boby Iskandar perwakilan dari pengunjukrasa tersebut.

Dengan waktu yang diberikan tidak diindahkan maka pengunjukrasa pun terus maju untuk masuk ke halaman gedung Balai Sidang DPRD, namun aparat keamanan juga sudah bergandengan tangan menghadang para massa aksi tersebut.

Aksi saling dorong pun tidak berlangsung lama setelah ketua DPRD Fauzi Hasan bersama rombongan bupati Kepulauan Meranti mendatangi para pengunjukrasa.

Adapun masa yang tergabung berasal dari berbagai elemen yaitu DEMA STAI, HIMPA Rangsang Barat, HIPMA Tebing Tinggi Timur, HIPMA Rangsang Pesisir, HIPMA Rangsang Barat, PMII, LSM Fotaran, LMR, IPNU Meranti, SAPMA PP, dan SRIKANDI PP.

Ada beberapa hal yang tuntutan mereka kepada pemerintah dan DPRD Kepulauan Meranti, diantaranya soal kenaikan BPJS Kesehatan yang dianggap memberatkan masyarakat, menuntaskan kabut asap di Kepulauan Meranti dan meminta pengadaan ISPU, menuntut anggota DPRD tidak melakukan reses fiktif, meminta untuk memperhatikan guru honorer Kemenag, pemberian Beasiswa, meminta pejabat dan anggota DPRD tidak sering keluar kota, dan terakhir meminta Pulau Rangsang di perhatikan.

Koordinator umum Aliansi Mahasiswa Meranti Menggugat (AM3), Zuriyadi Fahmi mengatakan aksi ini dilakukan untuk mengingatkan kepada anggota DPRD yang akan dilantik agar menjelankan tugasnya dengan baik.

"Kita ingin agar apa yang dijanjikan mereka saat kampanye dapat direalisasikan," ujar Zuriyadi.

Adapun pernyataan sikap masa aksi yaitu mendesak pimpinan daerah dan anggota Legislatif Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menurunkan kenaikan BPJS yang sangat memberatkan Masyarakat.

Selain itu mereka juga meminta kepada anggota DPRD yang dilantik untuk menganggarkan alat ukur udara kepada Dinas terkait mengingat asap kerap muncul di daerah Riau.

"Kepada seluruh anggota DPRD periode 2019-2024 untuk tidak melaksanakan kegiatan reses Fiktif sehingga banyak merugikan negara dan masyarakat, jika terdapat di lapangan maka kami pastikan anggota legislatif akan berurusan dengan pihak berwajib," ujar Zuriyadi.

Masa aksi juga mengingatkan agar anggota dewan dan pemerintah daerah terus memperhatikan Pulau Rangsang yang diterpa dengan Abrasi.

Walaupun melakukan unjuk rasa, masa aksi tetap terlihat kondusif dalam melaksanakan aksinya.

Selain itu proses pelantikan anggota DPRD Kepulauan Meranti tetap berjalan dengan khidmat.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan yang menanggapi tuntutan massa aksi mengatakan jika pihaknya sepakat untuk menolak kenaikan BPJS.

"Kita sepakat untuk menolak kenaikan BPJS ini, jika naik kita tidak bisa melaksanakan program yang lain, karena seperti yang kita ketahui anggaran kita sangat minim," kata Fauzi Hasan.

Selain itu Fauzi juga menanggapi tuntutan lainnya seperti honor guru Kemenag dan reses fiktif serta abrasi yang mengganas di Pulau Rangsang.

"Jika kalian mengetahui adanya reses fiktif silahkan cepat berkoordinasi dengan kami, kami mohon dengan sangat, reses ini memang tugas, jadi


kami yakin kan reses ini tidak ada fiktif.
Masalah guru Kemenag sudah kita anggarkan, dan 2020 tetap kita anggarkan. Sementara Abrasi yang mengganas di Pulau Rangsang. Mari kita berjuang bersama, karena ini domainya provinsi dan pusat, bukan domainnya kabupaten. Kabupaten tidak punya anggaran untuk ini, karena anggarannya sangat besar, untuk itu bersama sama mari pula kita gugat propinsi," kata Fauzi Hasan.

Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan menyambutnya dengan santai.

"Terimakasih atas perhatiannya dalam menyampaikan aspirasi pada pelantikan dewan hari ini. Terhadap gugatan hari ini, dapat saya sampaikan secara Kongkrit, untuk BPJS, Kepulauan Meranti sudah mengcover 97 persen penduduk Meranti dan kita kabupaten tertinggi di Indonesia yang telah menanggung masyarakat nya," ujar Irwan.

"Saya sepakat, jika adik - adik menolak kenaikan iuran BPJS, kenapa harus kita tolak, karena jika ini naik saya pastikan ABPD kita yang menanggung 97 persen tadi akan turun, karena kemampuan keuangan kita yang terbatas. Terhadap alat ISPU, ini yang sedang saya perjuangkan, saya juga berdebat dengan provinsi dan menteri bahwa di Meranti tidak ada titik, dan asap yang ada merupakan kiriman dari daerah luar," kata Irwan.

Sementera itu, tuntutan lainnya adalah terkait pendidikan, dimana Irwan mengatakan sudah banyak yang diperbuat Pemkab Kepulauan Meranti.

"Untuk pendikan, saya pikir dari dulu kita ini yang paling banyak memberikan beasiswa, kita sudah banyak menyekolahkan mereka ke IPB, UGM, UNRI, ITB, STIP Batam dan beasiswa umum lainnya, begitu juga terhadap bantuan guru agama, kita mulai anggarkan kembali walaupun anggaran kita terbatas. Jadi saya pahamkan kepada semua agar kita patuh terhadap undang- undang, jangan sampai kalian mendesak untuk memberikan bantuan kepada guru agama, tetapi melanggar aturan, kita juga yang akan berhadapan dengan hukum," kata Irwan.

Irwan juga mengemukakan bahwa program terhadap pulau Rangsang yang akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan industri.

"Saya itu besok pagi diundang ke Jakarta oleh Dirjen Otda, ada sebuah program untuk reklamasi Pulau Rangsang. Pulau Rangsang sedang didesain untuk menjadi kawasan industri menjadi Bunker minyak di Selat Melaka. Saya mohon doa agar program ini berjalan lancar, jika ini berjalan, saya pastikan banyak lapangan pekerjaan. Reklamasi besar ini saya pastikan pasti ada dampak seperti masalah sosial dan masalah lainnya. Saya akan mengundang perwakilan masyakat untuk bicara kita ingin untuk memajukan meranti dan sejahterakan Meranti ," ujar Irwan.

Penulis : CK4
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 08 Desember 2019
PSMTI Diminta Buat Marketplace Bantu UMKM
Minggu, 08 Desember 2019
Komunitas Upload DIY Pekanbaru Gelar Workshop Menganyam Rotan
Sabtu, 07 Desember 2019
Eratkan Tali Persaudaraan, 22 Warga Batak di Desa Mahato Ikuti Perayaan Natal
Jumat, 06 Desember 2019
Dandim 0321/Rohil: Peningkatan Sinergitas Sangat Penting

Serantau lainnya ...
Jumat, 29 November 2019
Yuk! Coba 6 Aktivitas Seru ini untuk Mengisi Waktu Akhir Pekan Kamu Bersama Anak
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 13 November 2019
Berdirinya UPTD Metrologi Kuansing: Konsumen Terlindungi, Daerah pun Dapat PAD
Selasa, 12 November 2019
Riau Pertahankan Gelar Juara Umum Porwil Sumatra
Jumat, 08 November 2019
Program Pamsimas Jadikan Pola Hidup Masyarakat Rohil Lebih Bersih
Jumat, 08 November 2019
Pemkab Rohil Optimis Capai Kabupaten Layak Anak

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 06 Desember 2019
UIR-Pemkab Kampar Sepakat Majukan Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Jumat, 29 November 2019
UIR Jalin Kerjasama dengan Unisel Malaysia
Selasa, 26 November 2019
UIR-Kemenlu Teken MoU, Rektor Resmikan Pusat Studi Asia Pasifik di Fisipol UIR
Sabtu, 23 November 2019
Magister Ilmu Hukum Unilak Gelar Kuliah Umum, Bahas RUU Pertanahan

Kampus lainnya ...

Hotel Prime Park
Terpopuler
Iklan Nasarudin Pelalawan 1
Foto
PTPN5
Pangeran Hotel
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas

CSR lainnya ...
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www