Kamis, 28 Januari 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 14 Januari 2021

Pilkada Aman, Partisipasi Tinggi di Tengah Pandemi
Minggu, 20 Desember 2020 09:02 WIB
Pilkada Aman, Partisipasi Tinggi di Tengah Pandemi
Petugas penyelenggara Pilkada 2020 Kepulauan Meranti mendatangi tempat isolasi pasien Covid-19 di RSUD Kepulauan Meranti.

(CAKAPLAH) - Tahun 2020, sebanyak 270 daerah yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota di Indonesia melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya.

Pilkada tahun 2020 dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19. Rasa was-was pun menghampiri sebelum helat lima tahunan itu digelar. Tak sedikit pihak mengkhawatirkan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi bisa menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di dalam negeri.

Kekhawatiran itu bukan tanpa dasar. Kalau melihat penyebaran Covid-19 di tanah air, tiap hari terus saja terjadi peningkatan kasus infeksi virus yang berasal dari Wuhan ini. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan RI, sampai akhir Oktober 2020 kasus positif Covid-19 di tanah air mencapai 410.088 kasus dan meninggal dunia sebanyak 13.768 jiwa. Kondisi ini pula menyebabkan jadwal Pilkada yang semula ditetapkan tanggal 23 September diundur menjadi 9 Desember 2020.

Beberapa hari menjelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020, situasi di Indonesia belum juga membaik. Sampai akhir November 2020, sebanyak 538.883 orang di Indonesia terkonfirmasi terpapar Covid-19 dan 16.945 orang meninggal dunia. Beruntung saat itu KPU RI sigap membaca situasi terkini di dalam negeri.

Sebelum Pilkada digelar di tengah pandemi, KPU RI telah mengeluarkan peraturan. Terakhir peraturan itu bernomor 13 tahun 2020 yang merupakan perubahan dari Peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19. Dalam Peraturan KPU ini dijelaskan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2020 harus menerapkan protokol kesehatan tanpa mengenal warna zonasi wilayah.

Satu dari 270 daerah di Indonesia yang melaksanakan Pilkada serentak 2020 adalah Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski berjarak 918 KM dari ibukota Jakarta, yang secara geografis merupakan wilayah berpulau dan dibatasi laut (perairan), tak membuat kabupaten termuda di provinsi Riau ini terbebas dari penyebaran Covid-19. Kasus pertama Covid-19 di Kepulauan Meranti terkonfirmasi pada tanggal 13 Mei 2020. Satu pasien yang baru berumur 19 tahun warga Kecamatan Tasikputri Puyu terkonfirmasi positif Covid-19. Dia merupakan hasil tracing klaster Ponpes Magetan, Jawa Timur.

Sejak saat itu, banyak warga Kepulauan Meranti terpapar virus corona dari berbagai klaster. Hingga hari H pencoblosan tanggal 9 Desember 2020, jumlah warga terpapar Covid-19 sudah menjadi 214 orang. Meski tingkat kesembuhan tinggi, namun masih ada beberapa warga dirawat dan diisolasi, baik di Balai Latihan Kerja (BLK), Lapas maupun di RSUD Kepulauan Meranti.

Tiga orang warga yang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2020. Mereka memanfaatkan formulir A5-KWK untuk pindah memilih. Di satu sisi, penyelenggara yang bertugas mendatangi pasien Covid-19 memiliki rasa was-was. Bagaimana tidak, menurut informasi dari WHO dan Kemenkes RI, bagi orang dengan kondisi medis tertentu, misalnya yang menderita Penyakit Tidak Menular (PTM) kronis, akan menimbulkan gejala berat apabila terinfeksi Covid-19, bisa berujung fatal, kematian.

Rasa khawatir itu dialami Firdaus, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Banglas. Kata Firdaus, pukul 13.00 WIB tanggal 9 Desember 2020, ia mendatangi langsung pasien Covid-19 yang sedang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti. "Memang agak sedikit takut, tapi karena ini tugas, harus kita jalankan," ujar Firdaus, Jumat (11/12/2020).

Diceritakan Firdaus, saat ke RSUD Rabu siang itu, ia bersama Ketua KPPS Rudi Hartono, anggota KPPS 6 dan KPPS 7, Panwascam, pengawas kelurahan desa (PKD) dan pengawas TPS. Kotak suara yang dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti berasal dari TPS terdekat dengan tempat isolasi, yaitu TPS 02. Teknisnya, kotak suara diletakkan di depan ruang isolasi. Sementara tiga pasien Covid-19 yang menggunakan hak pilih, diarahkan perawat agar keluar ruangan.

Sebelum mencoblos, baik pasien maupun petugas mengikuti protokol kesehatan. Pasien yang datang memakai masker terlebih dahulu mencuci tangan, kemudian menggunakan sarung tangan. Sementara petugas KPPS 6 dan 7 mengenakan APD lengkap.

"Setelah mencoblos, surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara. Surat suara itu tidak disemprot disinfektan. Sebab selain takut rusak, pasien juga sudah menjalankan protokol kesehatan," kata Firdaus.

Secara keseluruhan, mencoblos di tengah pandemi, pemilih mengikuti kebiasaan baru. Sebelum diberikan surat suara, pemilih terlebih dahulu dicek suhu tubuh. Kemudian, pemilih harus mencuci tangan dan mengambil sarung tangan yang telah disediakan di tiap TPS. Selesai mencoblos, pemilih tak lagi mencelup tinta, tetapi diteteskan (tinta itu) ke jari oleh petugas di TPS. Hal serupa diberlakukan di 450 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 9 kecamatan se-Kepulauan Meranti.

Untuk memastikan di lokasi TPS betul-betul aman, penyelenggara juga diharuskan mengikuti rapid tes. Bagi yang hasil rapid tes-nya reaktif, tidak dibenarkan bekerja dan diisolasi.

Mencoblos dengan menerapkan protokol kesehatan memberikan hasil yang maksimal di Kepulauan Meranti. Meski dilaksanakan di tengah pandemi, tidak ada penambahan pasien Covid-19 klaster Pilkada. Sebagaimana diakui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kepulauan Meranti, Fahri SKM. Kata Fahri, seminggu setelah pelaksanaan Pilkada, memang ada penambahan 9 kasus positif Covid-19, dari 214 kasus di tanggal 9 Desember menjadi 223 pada tanggal 16 Desember 2020, namun itu bukan klaster Pilkada.

"Di Kepulauan Meranti tidak ada klaster Pilkada," ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Hal yang semula dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran Covid-19 baru tidak terbukti. Pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi berjalan lancar. Bahkan, partisipasi pemilih di Pilkada 2020 di Kepulauan Meranti lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pilkada tahun 2015.

Sebagaimana diakui Komisoner KPU Kepulauan Meranti, Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas dan SDM), Hanafi SSos. Katanya, secara nasional memang belum mencapai target 77,5 persen, tapi dibandingkan tahun 2015, partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 mengalami peningkatan sebesar 5,44 persen.

"Pada Pilkada 2015 silam, partisipasi pemilih hanya 65,40 persen, sementara di 2020 sebesar 70,84 persen," ujar Hanafi, Rabu (16/12/2020).

Diceritakan Hanafi, banyak langkah-langkah dilakukan bersama jajaran untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada serentak tahun 2020. Diantaranya, membuat dan memasang baliho ke tiap-tiap desa. Desain baliho termasuk pesan-pesan yang dimuat di dalamnya, diserahkan sepenuhnya ke penyelenggara tingkat kecamatan maupun desa. Sebab, bercermin dari yang telah sudah, kata Hanafi lagi, banyak warga tidak mengetahui perihal Pemilu.

"Bercermin dari yang lama, ada ketidaktahuan masyarakat akan Pemilu itu. Hasil diskusi dengan kawan-kawan Parmas, selain bertatap muka dengan masyarakat, sosialisasi juga kami lakukan dengan memasang baliho ke tiap desa," ujar Hanafi.

Kemudian, kata Hanafi lagi, pada 10 hari terakhir sebelum pencoblosan, dilakukan penguatan bagi seluruh PPS di semua kecamatan. Penguatan ini digelar dengan harapan timbulnya rasa percaya diri bagi PPS. Sebab, PPS ditunjuk negara untuk mengelola pemilihan dan harus sadar akan tanggung jawab tersebut.

"Tahun ini, 70 hingga 75 persen penyelenggara adalah orang baru semua. Ketidaktahuan akan Pilkada menjadi cambuk tersendiri bagi kawan-kawan PPS untuk terus belajar dan belajar agar saat hari H mereka bekerja sesuai yang kita inginkan. Alhamdulillah kawan-kawan PPS menjalankan tanggung jawab dengan sangat baik," kata Hanafi.

Tak hanya itu, upaya meningkat partisipasi pemilih juga dibicarakan dengan pihak Imigrasi Selatpanjang. Melalui instansi vertikal itu diharapkan bisa membantu mengimbau masyarakat agar pada hari H pencoblosan tidak berangkat ke luar negeri. Karena, sebagian besar masyarakat Kota Sagu memang telah lama mengadu nasib ke negeri jiran, dan sering pulang pergi ke Malaysia.

"Tapi dampak Covid-19, banyak warga kita tidak bisa berangkat. Mereka bekerja di kampung dan kesempatan ini kita manfaatkan untuk mensosialisasikan bahwa ini Pilkada kita, untuk kebaikan kita bersama, sehingga diminta masyarakat tidak Golput," ujar Hanafi.

Kemudian, untuk menyasar ke pemilih milenial usia 17 hingga 35 tahun, Hanafi memaksimalkan pemanfaatan media sosial. Dia membuat grup tersendiri bersama PPK dan PPS. Penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa diminta selalu membagikan kegiatan-kegiatan berkaitan dengan Pilkada. Salah satu kegiatan yang paling gencar dibagikan ke media sosial adalah simulasi pencoblosan di TPS. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak takut mendatangi TPS untuk memberikan suara ke Paslon yang dijagokan.

"Saya push terus semangat kawan-kawan PPK dan PPS. Saya minta masing-masing membuat akun medos untuk membagikan kegiatan-kegiatan KPU. Sebab, ada sekitar 46 hingga 50 persen pemilih di Kepulauan Meranti merupakan pemilih milenial. Mereka aktif berselancar di media sosial," jelas Hanafi.

Selain mengapresiasi jajaran PPK, PPS dan PPDP, Hanafi juga berterimakasih kepada insan pers dan tim gugus tugas Kepulauan Meranti. Karena, melalui berita yang ditulis wartawan, menjadi jalan lain KPU dalam menyosialisasikan tahapan Pilkada ke tengah-tengah masyarakat. Sementara tim gugus tugas membantu meyakinkan pemilih bahwa di TPS telah didesain semaksimal mungkin agar warga tetap aman dari penularan Covid-19.

"Terimakasih juga kepada masing-masing Paslon dan tim. Mereka juga ikut andil membantu meningkatkan partisipas pemilih," kata Hanafi.

Atas terselenggaranya Pilkada yang aman dan lancar, Ketua KPU Kepulauan Meranti, Abu Hamid, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung. Kata Abu Hamid, tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat, mustahil Pilkada bisa digelar dengan baik.

Kepada Pemda Kepulauan Meranti, Abu Hamid mengucapkan terimakasih karena sudah mensupport anggaran dan fasilitas. Ucapan sama juga disampaikan kepada pihak TNI dan Polri yang sudah membantu pengamanan, pihak Satpol PP yang ikut menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK).

Data dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, personel yang diturunkan untuk mengamankan Pilkada sebanyak 253 orang. Ditambah BKO Brimob sebanyak 30 orang dan BKO Polda PAM TPS sebanyak 80 orang. Untuk personel TNI yang ikut mengamankan Pilkada Meranti berjumlah 45 orang, terdiri dari 29 orang personel Koramil 02/Tebingtinggi dan 16 orang personel Koramil 08/Merbau. Sementara Satpol-PP Kepulauan Meranti menurunkan 246 orang personel.

"Ucapan terimakasih juga disampaikan buat mitra kerja kami, Bawaslu dan seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi pada helat politik lima tahunan ini. Alhamdulillah, apa yang kita harapkan terwujud. Pilkada di Kepulauan Meranti berlangsung aman, sehat dan tingkat partisipasi tinggi," kata Abu Hamid.

Penulis : Rizal
Editor : Ali
Kategori : Politik, Pemerintahan, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 26 Juni 2020 14:07 WIB
3T Luncurkan Layanan WA Centre
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 28 Januari 2021
Berprestasi di Bidang Pengamanan, Tiga Satpam PT Wanara Dapat Penghargaan
Kamis, 28 Januari 2021
Kejari Pelalawan Beberkan Program PTSL di Dialog Interaktif RRI
Kamis, 28 Januari 2021
Ansor Riau Bagikan Vitamin ke Masyarakat Pekanbaru
Kamis, 28 Januari 2021
Desa Kuala Kilan Harapkan Pengaspalan Jalan Terealisasi

Serantau lainnya ...
Minggu, 24 Januari 2021
Jangan Asal-asalan Memakai Produk Kecantikan, Biar Aman Datang ke Klinik Isabell's Beauty Treatment
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 27 Januari 2021
Mahasiswa Unilak Gelar Kongres, Ini Presma dan Wapresma Terpilih
Minggu, 24 Januari 2021
UI Goes To Riau 2021 Roadshow ke SMAN 8 Pekanbaru
Rabu, 20 Januari 2021
Usia 20 Tahun, PCR Komit Beri Kontribusi Besar bagi Kemajuan Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak

Kampus lainnya ...

Pesonna Hotel Januari 2021
Terpopuler
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www