Jumat, 23 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

KPK Dalami Nama Romi PPP Masuk Dakwaan Suap Dana Perimbangan
Sabtu, 29 September 2018 08:02 WIB
KPK Dalami Nama Romi PPP Masuk Dakwaan Suap Dana Perimbangan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Jakarta (CAKAPLAH) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami munculnya nama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy alias Romi dalam surat dakwaan Yaya Purnomo, eks pejabat pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dalam sidang kasus dugaan suap usulan tambahan dana perimbangan daerah keuangan daerah pada RAPBN Perubahan 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya akan melihat sejauh mana fakta-fakta yang muncul di persidangan. Sekalipun Romi sudah pernah membantah terlibat, Febri tak mempermasalahkan.

Menurutnya, bantahan seseorang tak akan mempengaruhi kerja penyidik dalam mengumpulkan sejumlah bukti dalam penyidikan di kasus dugaan suap tersebut.

"Sehingga nanti di fakta-fakta persidangan kami akan melihat terutama pada pemeriksaan saksi-saksi tersebut. Sejauh mana bantahan itu logis misalnya, jika dibanding dengan bukti-bukti yang lain," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Menurut Febri, fakta-fakta yang muncul dalam persidangan Yaya dan keterangan para saksi nantinya akan ditindaklanjuti.

"Bahwa nanti ada pengembangan perkara dari fakta persidangan tentu juga dapat kami lakukan sepanjang buktinya kuat," kata Febri menambahkan.

Febri menyebut dalam perkara ini pihaknya menduga ada unsur DPR, pejabat Kementerian Keuangan, kepala daerah maupun pejabat daerah, serta pihak swasta terlibat di dalamnya. Keempat sektor itu, kata Febri yang menjadi perhatian lembaga antirasuah untuk membongkar kasus ini.

"Ini memang empat sektor yang menjadi perhatian KPK dan nanti akan dibuktikan satu persatu," ujar dia.

Nama Romi Masuk Dakwaan

Diketahui Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/9), Yaya diduga menerima gratifikasi atas pengurusan DAK Kabupaten Kampar dalam usulan tambahan dana perimbangan RAPBN 2018.

Awalnya, Bupati Kampar Azis Zaenal menugaskan Erwin Pratama Putra untuk mengurus DAK Tahun 2018 untuk Kabupaten Kampar. Kemudian, pada Oktober 2017, di kantin Kementerian Keuangan, dilakukan pertemuan antara Erwin dan Yaya Purnomo.

Pertemuan itu dihadiri juga oleh anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat Amin Santono dan orang kepercayaan Amin, Eka Kamaluddin.

Dalam pertemuan itu, Erwin menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar telah mengajukan usulan anggaran pada APBN 2018 melalui Romahurmuziy yang merupakan anggota Komisi XI DPR.

"Erwin meminta agar terdakwa (Yaya Purnomo) mengawalnya. Atas permintaan itu, terdakwa menyetujuinya," kata jaksa Wawan Yunarwanto.

Setelah pengajuan anggaran disetujui, Erwin memberikan uang kepada Yaya dan pegawai Kementerian Keuangan Rifa Surya.

Pemberian dilakukan secara bertahap beberapa kali, yakni Rp50 juta di Hotel Borobudur, Jakarta, Rp50 juta di Sarinah, Jakarta, Rp25 juta diberikan di Senayan City, Jakarta. Selain itu, Yaya dan Rifa juga menerima uang dari Azis Zaenal melalui Edwin dengan transfer bank.

Selain bantu pencairan anggaran Kabupaten Kampar, Yaya diduga membantu mengurus anggaran Kabupaten Halmahera Timur, Kota Dumai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kota Balikpapan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Tabanan, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Lampung Tengah, serta Kabupaten Seram Bagian Timur.

Yaya diduga menerima gratifikasi Rp3,7 miliar, US$53.200, dan Sin$325.000, serta diduga menerima suap sebesar Rp300 juta dari Bupati Lampung Tengah Mustafa melalui Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman. 

Editor : Jef Syahrul
Sumber : cnnindonesia.com
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 23 Agustus 2019
Dibangun Swadaya, Dandim 0321/Rohil Resmikan Masjid Junud Al-Qodim
Kamis, 22 Agustus 2019
Danrem 031/WB Bangga Terhadap Prajurit Kodim Bengkalis
Kamis, 22 Agustus 2019
Atlet Porserosi Rohil Ikuti Kejuaraan Merdeka Fun Skate 2019
Kamis, 22 Agustus 2019
Kunjungan Kerja, Danrem 031/WB: Akhirnya Sampai Juga di Bengkalis

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www