Minggu, 25 Februari 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
HUT CAKAPLAH 7 - PJ Walikota Muflihun

CAKAP RAKYAT
Masih Saktikah Pancasila?
Minggu, 01 Oktober 2023 09:31 WIB
Masih Saktikah Pancasila?
Dr. (H.C.) H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

1 Oktober merupakan hari penting dalam kalender kebangsaan. Sekaligus momen getir nan mengiris hati. Bukan hanya bagi para pahlawan beserta keluarganya dan korban lain kebengisan gerakan 30 September 1965 atau akrab dikenal G30S/PKI, kepedihan turut dirasakan sebagian besar warga negara. Terutama di benak masyarakat Melayu, kekejaman komunis selalu diingat. Seperti gerakan pembantaian Maret 1946, dimana kelompok komunis menargetkan Kesultanan Melayu di Sumatera Timur.

Berkedok keinginan menghapuskan feodalisme, monarki dan aristokrasi, mereka menghasut masyarakat seraya melemparkan fitnah keji ke Kerajaan Melayu. Gerakan dilakukan sangat brutal. Sultan dan tokoh utama kerajaan disiksa, ratusan tokoh Melayu dibunuh, istana dan rumah-rumah dijarah serta para wanitanya diperkosa. Tokoh Sumpah Pemuda 1928 dan tokoh pergerakan nasional Tengku Amir Hamzah tak luput dari incaran. Beliau ditawan lalu dibunuh dan jenazahnya dikubur di perkebunan tebu. 

Wajar kemudian secara sporadis rakyat menumpahkan amarah dan melakukan pembalasan ke setiap individu terlibat PKI. Kini 58 tahun telah berlalu. Akan tetapi topik tentang pengkhianatan PKI selalu hangat tiap tahun. Terlebih rentang beberapa tahun belakangan berhembus sejumlah kabar miring. Mulai isu percobaan pencabutan TAP XXV/MPRS/1966 yang isinya melarang ajaran komunisme/marxisme, lalu pidato Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo saat pengesahan Perppu Ormas nomor 2/2017 yang mengecualikan paham komunisme dan marxisme, berikutnya video viral pernyataan Panglima TNI Jendral Andika Perkasa yang menyatakan anak-anak PKI boleh menjadi anggota TNI, teranyar terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) 17/2022 yang menurut banyak tokoh dan Ormas keagamaan terkemuka dikhawatirkan berpeluang dimanfaatkan untuk merehabilitasi hak-hak orang yang pernah terlibat PKI. Syukur Pemerintah mengklarifikasi sebagian isu, yang menyatakan tidak benar adanya. 

Meski tragedi tinggal kenangan dan dendam tak boleh dilestarikan, tapi bukan berarti masa kelam dilupakan atau dihapus begitusaja dari memori kebangsaan. Di semua negara pengkhianatan diperlakukan sama. Contoh Jerman, hingga sekarang NAZI dan segala simbolnya tetap terlarang dipublikasikan. Semua yang berkaitan pun tabu dibicarakan. Indonesia sudah betul menerapkan perlakuan sama ke PKI. Baik pelarangan simbol, eksistensi dan penyebaran paham. Karena kejahatan dan permusuhan yang diperbuat PKI benar-benar di luar batas. 

Mereka juga terang-terangan merubah Pancasila sebagai filosofi bangsa. Jadi kalau ada yang bilang Islam anti Pancasila jelas tuduhan yang sama sekali tidak mendasar. Bukti penuduhnya minim literasi. Pancasila lahir akibat kelegowoan kelompok atau kubu Islam. Kendati di sidang BUPKI kubu Islam mayoritas, yang mana dalam kacamata demokrasi pemilik suara terbanyak bisa memutuskan, namun kubu Islam merelakan Piagam Jakarta demi tujuan dan cita bersama. Kebalikannya, PKI yang mengklaim paling Pancasilais sampai- sampai pentolannya DN Aidit menerbitkan buku berjudul “Membela Pantja Sila”, namun justru mereka memusuhi dan mengobrak-abrik Pancasila.

Menjaga Kesaktian Pancasila

Bicara refleksi, pertanyaan mengemuka bersempena peringatan Kesaktian Pancasila antara lain: apakah Pancasila masih sakti? Pertanyaan muncul akibat menyeruaknya kegelisahan dan kebimbangan di masyarakat yang makin ke sini mendapati begitu banyak realita tak lagi berkesesuaian dengan Pancasila. Sila-sila fasih dilafalkan di bibir saja; sekadar retorika pidato acara. Sementara penerapan susah dan langka. Paling dipertanyakan level kepemimpinan selaku pemberi teladan. Kita saksikan bersama, tak jarang peraturan dan kebijakan dibuat tak berpihak ke rakyat dan lebih mengakomodasi kepentingan elite dan konglomerat. Demi investasi apapun ditempuh. Walau aturan dibuat melanggar konstitusi serta mengenyampingkan hak-hak dan suara masyarakat. Mestinya negara (baca: Pemerintah) membuka diri ketika elemen masyarakat melayangkan protes. Apalagi jika kritikan dan tuntutan dilayangkan benar-benar didasarkan kondisi dan situasi yang dinilai tidak berkeadilan dan zalim. Sesungguhnya inilah bentuk atau cara menjaga Pancasila. 

Bukti cinta bangsa diukur dari seberapa peduli kita akan problem kebangsaan dan kerakyatan. Kembali bercermin ke sejarah, peristiwa 1965 bukan semata menyoal pengkhianatan PKI. Aspek lain berkontribusi. Kegagalan Pemerintah mengelola ekonomi dan menjalankan agenda kesejahteraan rakyat, kekesalan rakyat melihat menteri Kabinet Dwikora hidup berfoya-foya di tengah kesulitan rakyat, ditambah cengkeraman PKI.

Adapun disebut terakhir bak menyiram bensin ke api. Saat itu perekonomian Indonesia nyaris ambruk. Harga BBM naik drastis diikuti melambungnya harga kebutuhan. Menurut Bank Indonesia (BI) dalam “Sejarah Moneter Periode 1959-1966”, laju inflasi teramat tinggi. Situasi memburuk tahun ke tahun. Keuangan negara defisit. Doktrin ekonomi terpimpin yang berorientasi sentralisasi menguras ekonomi karena dipakai membiayai proyek politik ambisius penguasa.

Wartawan senior Rosihan Anwar menulis bahwa pejabat menteri melarang bawahannya menyampaikan kabar sebenarnya ke Presiden Soekarno alias ABS (Asal Bapak Senang). Alasannya "Takut Bapak marah." Emosi rakyat memuncak manakala kekuasaan memelihara PKI ditambah tudingan yakni pejabat di lingkar kekuasaan jadi “antek Peking”. Penyebabnya apa-apa condong ke China.

Turunnya rakyat, pemuda dan mahasiswa ke jalan bersatu dengan slogan "Bubarkan PKI, Reetol Kabinet Dwikora dan Turunkan Harga!" rupa tindakan menjaga Pancasila. Kalau saja rakyat, para pahlawan revolusi, ulama dan santri memilih diam, tidak berani beroposisi terhadap PKI yang masa itu bercokol di pucuk kekuasaan, boleh jadi Indonesia dikuasai paham komunis. 

Pembubaran dan pelarangan Partai Masyumi yang anti PKI adalah bukti kuatnya pengaruh PKI di Pemerintahan. Para pendahulu bangsa tak hanya menghadapi fitnah dan tuduhan yang dilemparkan PKI, namun juga bertaruh nyawa demi Indonesia. Hasil pengorbanan barusan, penyalahguna kekuasaan dan pengkhianat dapat dijatuhkan. Berangkat dari paradigma tadi jelas bahwasanya kesaktian Pancasila tidak terwujud dengan sendirinya. Artinya sakti atau tidak tergantung kesungguhan negara dan rakyat secara kolektif berupaya menerapkan, melestarikan dan mempertahankan di ranah realita.

Dari pemaparan, iktibar di Hari Kesaktian Pancasila supaya generasi bangsa tidak mengulangi kesalahan sama. Mengutip perkataan bijak “mereka yang tidak kenal masa lalunya akan dikutuk mengulangi kesalahan di masa lalunya itu.” Momen 1 Oktober mengajarkan kita waspada terhadap pengkhianat bangsa dan memelihara Pancasila dari pihak yang coba merongrongnya. 

Penulis : Dr. (H.C.) H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 14 September 2023 08:02 WIB
Riau Yang Menginspirasi
Senin, 25 September 2023 11:52 WIB
Darurat Regenerasi Petani
Selasa, 07 Februari 2023 12:12 WIB
Kesejahteraan Pekerja dan Martabat Bangsa
Senin, 17 April 2023 08:04 WIB
Memuliakan Malam Mulia
Jum'at, 19 Mei 2023 08:04 WIB
Modal Sosial Kebangkitan Nasional
Kamis, 01 Juni 2023 09:30 WIB
Tameng Itu Bernama Pancasila
Kamis, 21 September 2023 13:50 WIB
Riau Terhubung Tanda Beruntung
Minggu, 17 September 2023 12:06 WIB
Keselamatan Pasien Prioritas Utama
Sabtu, 08 Juli 2023 08:53 WIB
PPDB: Momen Membangun Mentalitas
Senin, 06 Maret 2023 09:43 WIB
Kebijakan Untuk Digugu Dan Ditiru
Rabu, 03 Mei 2023 08:01 WIB
Pendidikan Adalah Koentji
Kamis, 23 Februari 2023 08:02 WIB
Investasi Paling Untung Itu SDM
Kamis, 30 Maret 2023 07:50 WIB
Modal Sosial Bangun Negeri
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Sabtu, 13 Mei 2023 08:22 WIB
Perawat Dan Masa Depan Bangsa
Minggu, 12 Februari 2023 19:23 WIB
Pers Dan Peran Mendidik Bangsa
Kamis, 28 September 2023 08:57 WIB
Maulid Nabi Dan Nilai Kepemimpinan
Minggu, 23 Juli 2023 16:04 WIB
Perlindungan Anak Tanggung Jawab Bersama
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Sabtu, 27 Mei 2023 16:24 WIB
Belanja Berkualitas, SDM Naik Kelas
Jum'at, 21 April 2023 21:28 WIB
Misi Menjaga Fitrah
Jum'at, 04 Agustus 2023 11:05 WIB
Ketersediaan Beras Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 08 Agustus 2023 08:18 WIB
Pentingnya Memproteksi Aset Bangsa
Kamis, 28 September 2023 18:25 WIB
Pusat Studi Kawasan Asia Tenggara
Senin, 14 Agustus 2023 08:16 WIB
Pramuka Garda Terdepan Bangsa
Selasa, 22 Agustus 2023 08:23 WIB
Membaur Menjadi Melayu
Rabu, 12 Juli 2023 10:14 WIB
Koperasi Dan Misi Solidaritas Sosial
Senin, 11 September 2023 07:05 WIB
Judi Bikin Merugi
Senin, 31 Juli 2023 08:03 WIB
Toleransi Bukan Kolaborasi
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 Februari 2024
Siaga Jaga Logistik Pemilu, Kapolres Siak Cek Kesehatan Personel
Sabtu, 24 Februari 2024
Bincang Sehat bersama IJN, Rumah Sakit Jantung Terbesar di Asia Pasifik
Sabtu, 24 Februari 2024
GadePreneur Dukung UMKM Pekanbaru Lebih Berkembang
Jumat, 23 Februari 2024
Smartfren Tawarkan Home Wireles Router untuk Tingkatkan Penetrasi Internet Indonesia

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Januari 2024
FoodPedia Tanjung Datuk Berubah Menjadi "Aurora 86 Caffee and Resto", Suasana Nongkrong Jadi Lebih Seru!
Minggu, 17 Desember 2023
7 Fashion Item wanita populer Dari 9 to 12
Selasa, 12 Desember 2023
7 Tips Memilih Stroller Bayi yang Tepat, Beli Pakai Promo Year End Sale Blibli Biar Makin Hemat!
Jumat, 24 November 2023
Modena Luncurkan Purifier Hood Series, Gabungan Cooker Hood dan Air Purifier Pertama di Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip
Kamis, 01 Februari 2024
Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Minggu, 28 Januari 2024
Bocoran Model Google Pixel 9 Beredar, Bentuk Mengotak seperti iPhone

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati
Minggu, 17 Desember 2023
Liburan Sekolah Makin Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Khitanan Massal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 24 Februari 2024
Wisuda XV, STIKes PMC Ajak Lulusan Beri Banyak Manfaat untuk Masyarakat
Jumat, 23 Februari 2024
Telkomsel Dukung Unri Akselerasikan Pengembangan Ekosistem Digital dan Talenta Unggulan
Kamis, 08 Februari 2024
STAI Imam Asy-Syafi'i Gandeng Lexie Edu Consultancy Tingkatkan Kemahiran Berkomunikasi Bahasa Inggris
Minggu, 28 Januari 2024
Sejalan dengan Program Unilak, Rektor Dukung Polri Buka Rekrutmen Penyandang Disabilitas

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...

Iklan CAKAPLAH
Terpopuler
Foto
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...
Senin, 28 Agustus 2023
Ketua DPRD Siak Ikut Gerakan Tanam Ribuan Bibit Pohon bersama Polri
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www