Jumat, 23 Februari 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
HUT CAKAPLAH 7 - PJ Walikota Muflihun

CAKAP RAKYAT
Modal Sosial Kebangkitan Nasional
Jum'at, 19 Mei 2023 08:04 WIB
Modal Sosial Kebangkitan Nasional
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Hari Kebangkitan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei punya banyak makna dan menyajikan kesempatan berharga untuk mengenali warisan perjuangan bangsa. Bukan semata mengingat kembali sejarah. Tapi bagaimana mengambil intisarinya untuk kemudian diambil pelajaran. Bak pepatah Melayu: Yang baik jadikan teladan, kalau buruk jadikan sempadan. Baik atau buruk tragedi di masa lalu pada dasarnya sama-sama punya arti bagi kehidupan bangsa kini dan masa mendatang.

Dengan mengetahui hal buruk, kita dapat menghindar agar tak terjerumus di lubang yang sama. Terlebih lagi mengetahui hal yang baik tentu manfaatnya lebih besar lagi. Kesempatan HKN saat tepat untuk mengenali unsur utama yang menghantarkan bangsa kita ke gerbang kemerdekaan. Mengulas sekilas sejarah HKN, mengacu ke buku sejarah yang kita pelajari di bangku sekolah, identik dengan berdirinya Boedi Oetomo (Budi Utomo) yakni 20 Mei 1908.

Organisasi ini disimbolkan sebagai titik tumbuhnya rasa kesadaran sebagai "orang Indonesia". Berangkat dari kenyataan di masa itu, dimana yang bisa mengenyam pendidikan hanya kalangan penjajah dan etnis tertentu. Pribumi diperlakukan diskriminatif. Lalu lahir Politik Etis yang membuka peluang bagi penduduk asli Indonesia untuk memperoleh  kesempatan pendidikan.

Memang penerapan Politik Etis di bidang pendidikan kala itu belum berpihak sepenuhnya ke kalangan akar rumput. Mengingat hanya bisa diakses oleh anak elit pribumi. Tujuan pendidikan pun untuk menyediakan tenaga kerja bagi birokrasi kolonial. Tapi perlahan elit pribumi yang terdidik mulai menyebarkan ide kebebasan dan kemerdekaan. Walau tak terlalu revolusioner, namun mereka ikut andil membangkitkan sikap anti-kolonialisme. Namun menggali sumber lain, kita juga mendapati bahwa Budi Utomo bukan satu-satunya gerakan yang patut diberi apresiasi atas tumbuhnya kesadaran berbangsa.

Tanpa bermaksud mendiskreditkan, dasar pemilihan Budi Utomo sebagai pelopor kebangkitan nasional pernah dipertanyakan lantaran keanggotaan Budi Utomo hanya sebatas etnis dan teritorial Jawa. Ini dinyatakan secara jelas dalam anggaran dasarnya bahwa “Tujuan organisasi untuk menggalang kerja sama guna memajukan tanah dan bangsa Jawa dan Madura secara harmonis”. Puncaknya dalam kongres pertama di Yogyakarta pada 3-5 Oktober 1908, Dokter Tjipto Mangunkusumo yang waktu itu dokter pribumi di Demak dengan keras mengemukakan pentingnya pendidikan bukan hanya untuk priyayi dan masyarakat Jawa. Tetapi menyasar seluruh masyarakat. Ia mengusulkan agar Budi Utomo berani meningkatkan perannya secara politik. Namun usulan beliau malah ditolak peserta kongres.

Modal Sosial

Menyoal sumbangsih, di samping Budi Utomo tentu bukan berarti tak ada peran perkumpulan lain. Tersebut pula organisasi lain. Kehadiran mereka juga lebih merepresentasikan upaya membangun kesadaran dan kebangkitan nasional. Salah satunya mari membahas Sarekat Islam (SI). Berbeda dengan Boedi Oetomo, SI tidak membatasi keanggotaan pada masyarakat Jawa dan Madura saja. Keanggotaan organisasi pun mencakup lintas wilayah Hindia Belanda dan terbuka untuk semua lapisan masyarakat, bukan hanya terbatas kalangan elit.

Sikap inklusif organisasi dapat ditengok dari susunan para pemimpinnya yang berlatarbelakang dari berbagai daerah. Sebut saja diantaranya Haji Samanhudi dan HOS Tjokroaminoto berasal dari Jawa Tengah dan Timur, Agus Salim dan Abdoel Moeis dari Sumatera Barat, dan AM Sangaji dari Maluku. Begitupula lingkup dan bidangnya juga luas. Berbeda dengan Budi Utomo yang hanya berkutat di bidang pendidikan dan kebudayaan, cakupan aktivitas SI merambah ke ranah politik. Meski organisasi SI berlabel agama, namun sangat peka terhadap perbedaan. Maksud utama pembentukan SI justru untuk membangun persaudaraan, persahabatan dan tolong-menolong serta mengembangkan perekonomian rakyat.

Pemaparan sejarah di atas tak bermaksud mengadu dan mencari kekurangan. Sebab masing-masing bisa saja punya ijtihad atau dasar pertimbangan sendiri. Di sini kita mencoba menggali warisan berharga. Sejarah peringatan HKN adalah momen untuk mengenali unsur penting yang membentuk kesadaran nasional. Dengan begitu kita tidak melupakannya dan paling penting  menjadikan sebagai bekal menghadapi masa kini dan mendatang.

Unsur yang menempa mentalitas dan perjuangan melawan kolonialisme tidak bisa dilepaskan dari unsur primordial yakni kehadiran modal sosial. Bahkan faktor penting yang membangkitkan kesadaran nasional sebagai modal kemerdekaan. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia tapi di belahan dunia lain. Sebut saja gerakan revolusi Belanda melawan Spanyol pada abad ke-16 berbasis gerakan keagamaan sebagai unsur modal sosial.

Begitu pula gerakan nasionalisme Inggris di abad ke-17 sebagai suatu gerakan nasionalis teramat penting di Eropa yang melahirkan revolusi kaum Puritan. Demikian juga revolusi Amerika Utara dipelopori kaum Puritan. Adapun di Indonesia, konsekuensi logis dari identitas mayoritas penduduknya, maka Islam faktor pendorong terbentuknya nasionalisme dan basis perjuangan kemerdekaan.

Namun sangat disayangkan belakangan muncul upaya-upaya memojokkan agama sebagai biang pemecah belah bangsa atau anti nasionalisme. Istilah seperti radikal dan ekstrem cenderung digiring ke satu agama yaitu Islam. Tuduhan barusan sering dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk membentuk sentimen anti atau Islamophobia. Dalam konteks kehidupan politik kebangsaan, membawa nilai agama dilabeli politik identitas. Seakan agama harus dijauhi.

Anehnya, saat tahun politik sibuk berlagak saleh dan mendekat ke tokoh agama. Fenomena tersebut bukan kali ini saja terjadi. Saat ajaran agama yang disuarakan menyinggung kezaliman dan ketidakadilan yang secara terang-terangan dipertontonkan kalangan kuat dan berkuasa, maka yang menyuarakan bakal dimusuhi. Bila ditarik jauh ke belakang, cara serupa didapati di masa penjajahan. Kolonial dan antek-anteknya begitu anti dan memerangi gerakan perjuangan kemerdekaan berbasis agama. Padahal peran agama begitu sentral membentuk kesadaran nasional dulunya.

Agama dan nilai normatif lain memandu kita mencapai tujuan, meluruskan yang bengkok dan penyimpangan dalam tatanan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Ketika pihak yang menyampaikan nilai kebenaran distigmatisasi buruk dan dianggap ujaran kebencian asbab menyinggung, sementara di sisi lain praktik ketidakadilan, kezaliman dan kecurangan malah dipuja, siap-siap saja menanggung konsekuensi.

Sudah sunatullah kebatilan dan kezaliman tak akan pernah menang atas kebenaran. Tak peduli sehebat apapun kekuasaan dimiliki. Kebangkitan nasional saksi takluknya kezaliman penjajah dengan segala kekuatan superpower-nya.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. Anggota DPRD Provinsi Riau
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 07 Februari 2023 12:12 WIB
Kesejahteraan Pekerja dan Martabat Bangsa
Senin, 17 April 2023 08:04 WIB
Memuliakan Malam Mulia
Senin, 06 Maret 2023 09:43 WIB
Kebijakan Untuk Digugu Dan Ditiru
Senin, 08 Mei 2023 09:06 WIB
Berantas Diskriminasi Dunia Kerja!
Rabu, 03 Mei 2023 08:01 WIB
Pendidikan Adalah Koentji
Kamis, 23 Februari 2023 08:02 WIB
Investasi Paling Untung Itu SDM
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Kamis, 30 Maret 2023 07:50 WIB
Modal Sosial Bangun Negeri
Sabtu, 13 Mei 2023 08:22 WIB
Perawat Dan Masa Depan Bangsa
Sabtu, 11 Maret 2023 08:40 WIB
Wanita Dan Daya Saing Bangsa
Minggu, 12 Februari 2023 19:23 WIB
Pers Dan Peran Mendidik Bangsa
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Rabu, 26 April 2023 09:01 WIB
(Ancaman) Robohnya Bangsa Kami
Jum'at, 21 April 2023 21:28 WIB
Misi Menjaga Fitrah
Selasa, 04 April 2023 14:35 WIB
Iqra’ Gerbang Ilmu Dan Kebenaran
Jum'at, 03 Februari 2023 08:16 WIB
Riau Dan Cita Destinasi Medis
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Kamis, 23 Maret 2023 08:03 WIB
Ramadhan Bulan Produktif
Minggu, 09 April 2023 10:35 WIB
Kesehatan Untuk Semua
Kamis, 02 Februari 2023 13:04 WIB
Tahun Politik dan Siklus Perubahan Bangsa
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 23 Februari 2024
Pasca Pemilu 2024, APDESI Rohul Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi
Kamis, 22 Februari 2024
HAM: Bukan Semaunya, Tapi Kebebasan yang Beretika
Kamis, 22 Februari 2024
Telkomsel Luncurkan Program Hadiah Lintas Batas Pertama di Dunia
Kamis, 22 Februari 2024
Pergeseran Kotak Suara dari PPK Bandar Sei Kijang ke KPU Pelalawan Dikawal Ketat Polisi dan TNI

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Januari 2024
FoodPedia Tanjung Datuk Berubah Menjadi "Aurora 86 Caffee and Resto", Suasana Nongkrong Jadi Lebih Seru!
Minggu, 17 Desember 2023
7 Fashion Item wanita populer Dari 9 to 12
Selasa, 12 Desember 2023
7 Tips Memilih Stroller Bayi yang Tepat, Beli Pakai Promo Year End Sale Blibli Biar Makin Hemat!
Jumat, 24 November 2023
Modena Luncurkan Purifier Hood Series, Gabungan Cooker Hood dan Air Purifier Pertama di Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip
Kamis, 01 Februari 2024
Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Minggu, 28 Januari 2024
Bocoran Model Google Pixel 9 Beredar, Bentuk Mengotak seperti iPhone

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati
Minggu, 17 Desember 2023
Liburan Sekolah Makin Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Khitanan Massal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 08 Februari 2024
STAI Imam Asy-Syafi'i Gandeng Lexie Edu Consultancy Tingkatkan Kemahiran Berkomunikasi Bahasa Inggris
Minggu, 28 Januari 2024
Sejalan dengan Program Unilak, Rektor Dukung Polri Buka Rekrutmen Penyandang Disabilitas
Selasa, 23 Januari 2024
Dukung Indonesia Emas 2024, Unilak Gelar LKBB Tingkat SMA se-Sumatra
Senin, 22 Januari 2024
Diikuti 1.412 Peserta, Pekan Raya Biologi 2024 Resmi Dibuka

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...

Iklan CAKAPLAH
Terpopuler
Foto
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...
Senin, 28 Agustus 2023
Ketua DPRD Siak Ikut Gerakan Tanam Ribuan Bibit Pohon bersama Polri
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www