Senin, 30 Januari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Awal Januari (10/1/2023), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menerima kunjungan Pengurus Besar Majelis Adat Melayu Indonesia (MABMI). Pertemuan dalam rangka silahturahmi sekaligus penyampaian agenda musyawarah besar PB MABMI yang bertempat di Riau. Sekedar informasi, MABMI lembaga sosiokultural tempat berhimpun masyarakat Melayu Indonesia yang dibentuk sejak tahun 1970an.

Mengutip situs resminya, tujuan (matlamat) MABMI: menjaga, memfungsikan, mengembangkan adat dan kebudayaan Melayu. Visi menjadikan masyarakat Melayu di seluruh dunia baik masa kini maupun masa depan dan berdasarkan sejarah masa lalu, menjadi umat bertakwa, bertamadun dan rahmatan lil'alamin berdasarkan bimbingan Allah SWT.

Perihal misi, disamping mendirikan kepengurusan mulai pusat hingga daerah, juga berkerjasama dengan Pemerintah dan lembaga-lembaga formal dan nonformal Melayu di seluruh Dunia Melayu; Memberi masukan kepada masyarakat Melayu mengenai polarisasi tamadun dalam konteks globalisasi di masa kini dan mendatang; Meneliti dan mendokumentasikan unsur budaya Melayu, baik dalam bentuk gagasan, kegiatan dan artefak kebudayaan; Menerbitkan informasi mengenai adat dan kebudayaan Melayu cetak maupun virtual; Berperan aktif meningkatkan kesejahteraan masyarakat Melayu mencakup: bahasa Melayu, ekonomi, teknologi, pendidikan, organisasi dan kesenian Melayu. 

Kami sangat mengapresiasi agenda antara Kepala Daerah bersama lembaga adat. Besar harapan kami, MABMI dan lembaga adat lain di Riau mengambil peran strategis. Namun aksi hendaknya tak sebatas organisasi/perkumpulan. Selain tempat bermusyawarah dan bertukar pikiran, lembaga adat masyarakat mesti dapat mendorong dan menggagas ide supaya potensi adat dan budaya dapat dikerahkan untuk memajukan daerah dan bangsa.

Di sisi lain, Pemda juga diharapkan dapat bersinergi. Sehingga terbentuk kolaborasi. Karena jalannya roda pembangunan tanpa melibatkan modal sosial seperti unsur budaya tak akan mencapai sasaran. Sebanyak apapun anggaran dialokasikan untuk membangun akan sia-sia. Sebuah keniscayaan pembangunan butuh pemahaman akan budaya. Pembangunan fisik memang menghasilkan bangunan baru, megah dan tinggi menjulang. Tapi tidak menjamin bermanfaat. Bisa dilihat di daerah-daerah. Tak sedikit gedung layanan publik dibangun bagus dan megah, tapi ujungnya terlantar.

Penyebab utama, pembangunan dilakukan mengabaikan unsur manusianya. Keberhasilan komunikasi pembangunan ketika Pemerintah berhasil mengenali bagaimana karakter masyarakat dan menggunakannya sebagai pendekatan. Bicara karakter tak bisa dilepaskan dari budaya.  

Paripurna

Sayang perhatian terhadap budaya cenderung nilai komoditas dan ekonomi saja. Di pihak Pemerintah mulai pusat hingga daerah, keunikan budaya dilirik sebagai magnit menarik kunjungan wisatawan. Sudut pandang tadi tak sepenuhnya salah. Seiring maraknya kunjungan dan wisatawan belajar mengenal warisan bangsa plus mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat, semoga upaya untuk melestarikan lebih giat lagi. Namun alangkah baiknya, kerangka berpikir atas budaya bukan semata “menjual”, tetapi memberdayakan demi kepentingan dan kemajuan bangsa.

Ironisnya pengambil kebijakan kadang terjebak pola pikir keliru. Pembangunan diidentikkan dengan modernitas sedang budaya dianggap tradisional. Akibatnya selalu dibenturkan atau dikotomi. Seakan tak ada titik temu. Padahal modernisasi mustahil terwujud tanpa nilai tradisional. Modernisasi mengenyampingkan budaya hanya menghantarkan bangsa ke kehancuran. Contoh dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA). Pertanian dan perkebunan hilang arah. Negara katanya agraris tapi jor-joran impor pangan. Kebun sawit luas tapi harga minyak goreng mahal dan sempat langka. Makin miris, masih banyak ditemukan kemiskinan ekstrim dan angka stunting tinggi. Sadar atau tidak, bangsa kita mengalami pergeseran dari semula kesohor budaya agraris yang harmonis dengan lingkungan dan dijiwai nilai gotong-royong ke budaya industri yang condong materialistis dan individualistis.

Menelantarkan budaya agraris sebuah kerugian terbesar. Secara petani mata pencaharian mayoritas penduduk. Budaya agraris menawarkan keuntungan jangka panjang dan kemandirian yang kuat bagi kehidupan rakyat. Sementara budaya industri menaruh ketergantungan besar dari permintaan dunia luar. Di masa krisis, semisal menghadapi embargo, industri tak berdaya. Sebaliknya pertanian mampu bertahan.

Disamping dasar kehidupan bangsa Indonesia paling hakiki, budaya agraris punya nilai yang dibutuhkan. Salah satu nilai warisan turun-temurun mendalilkan keseimbangan lingkungan sebagai dasar kehidupan dan mencapai kebahagiaan. Kalangan petani tradisional sejak dahulu memperlakukan lahan secara mulia. Berbagai bentuk upacara keagamaan dilakukan secara individu dan berkelompok selama masa bertanam hingga panen. Hal tersebut bentuk kesadaran mereka bahwa tanaman dan lahan merupakan karunia Tuhan. Kelekatan dengan Tuhan membuat para petani menetapkan berbagai cara dan pendekatan mengolah lahan. Sehingga tidak serampangan.

Budaya agraris juga didapati di bumi lancang kuning. Masyarakat adat mengelola hutan penuh kearifan. Inilah yang mendasari pengakuan negara. Teruntuk di daerah diantaranya Perda Provinsi Riau nomor 10/2015 tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya.

Selain agraris, maritim juga alami kondisi serupa. Presiden Joko Widodo dalam sambutan pelantikan periode pertama di depan anggota MPR berpidato lantang "Kita harus bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim." Presiden melanjutkan, "Samudra, laut, selat, dan teluk adalah masa depan peradaban kita. Kita telah terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudra, memunggungi selat dan teluk.

Kini saatnya kita mengembalikan semuanya sehingga Jalesveva Jayamahe, di laut justru kita jaya, sebagai semboyan nenek moyang kita pada masa lalu, bisa kembali membahana." Terlepas apa yang disampaikan dalam pidato tak sejalan dengan kebijakan belakangan, setidaknya yang dikemukakan Presiden Joko Widodo bentuk pengakuan akan budaya kemaritiman dan kelautan Indonesia. Terkhusus Riau, arti maritim makin istimewa. Budaya maritim berkait kelindan dengan sejarah Kerajaan Siak yang dikenal sebagai penakluk lautan. Banyak cerita kejayaan diabadikan ke dalam lagu diantaranya termasyhur berjudul Laksamana Raja di Laut.

Berkaca dari masa lampau, kita pantas malu melihat kondisi sekarang. Jangankan mau kembali merajai selat malaka, nelayan lokal saja menderita. Budaya agraris dan maritim satu dari sekian banyak permata budaya tak ternilai harganya yang dilupakan.

Revitalisasi

Berangkat dari pemaparan di atas, perlu merevitalisasi budaya. Adapun upaya mencakup semua lini. Keuntungannya dapat dirasakan sekarang dan masa depan. Hal sederhana saja misalnya: kearifan lokal perobatan. Negeri kita bukan hanya dianugerahi keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa. Melainkan juga kearifan dan pengetahuan kesehatan lokal, di antaranya sistem perobatan. Tradisi kepercayaan akan obat-obatan dimiliki hampir setiap suku di Indonesia. Kesehatan juga bagian penting dalam kehidupan masyarakat Melayu. Di Pulau Penyengat Kepulauan Riau yang punya ikatan sejarah dengan Provinsi Riau, terdapat situs gedung tabib. Di tempat itu ditemukan beberapa manuskrip seperti naskah ilmu tabib dan obat-obatan Melayu.

Perkara budaya leluhur perobatan nusantara di masa lalu menarik banyak atensi dan kajian. Sudah banyak pula memakai pengetahuan tradisional itu ke dalam dunia farmasi modern untuk membuat berbagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Contoh produk kosmetik Martha Tilaar yang berkolaborasi bersama pakar tradisional menggali khazanah kesehatan ilmu leluhur masyarakat Jawa. Hal seperti inilah yang mesti ditempuh. Dengan begitu kekayaan budaya Melayu dapat terus lestari.

Terakhir paling pokok dalam membentuk insan bangsa. Terkait pendidikan, budaya dapat membantu pendidikan formal sekolah yang dinilai masih jauh dari optimal membentuk perkembangan siswa. Kini anak-anak dihargai dari capaian ilmu pengetahuan umum dan eksak saja. Aspek norma dan kebudayaan dipisahkan dari kurikulum. Padahal kalau kita ambil pelajaran dari dakwahnya Wali Songo dan ulama silam, budaya justru jembatan mengajarkan perubahan ke kehidupan lebih baik. Begitupula seharusnya dalam dunia pendidikan.

Budaya Melayu yang kental ajaran Islam sarana membentuk siswa menjadi manusia berintegritas. Untuk ke sana mesti ada transmisi nilai. Mengajak mereka mengenal sejarah dan unsur budaya, adat serta seni. Jadi, siswa tidak mendapatkan pengajaran kognitif saja. Tapi juga diajak tahu budaya dan asal-usul bangsanya. Mereka pun dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari budaya. Penguatan identitas penting. Sebab inilah kelak mereka bawa.

Penghargaan terhadap budaya sendiri akan meningkatkan kepercayaan diri. Tidak gampang terpengaruh budaya luar dan tak minder menghadapi bangsa lain. Kalau mereka sadar budaya agraris dan maritim adalah kekuatan bangsa ini, akan lahir generasi lebih baik di masa mendatang yang peduli dan bisa memanfaatkan keunggulan. Lewat penanaman budaya pula mereka mengetahui persatuan dan kesatuan warisan budaya bangsa. Mengajarkan bahwa perbedaan bukan kelemahan, justru mengisi kekurangan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Jum'at, 13 Januari 2023 08:59 WIB
Sensus Pertanian di Tengah Ancaman Krisis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Sabtu, 10 Desember 2022 08:59 WIB
HAM Dan Masa Depan Bangsa
Rabu, 04 Januari 2023 08:02 WIB
Ketika Tongkat Membawa Rebah
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 14 Desember 2022 13:18 WIB
Keselamatan Pekerja Prioritas Utama!
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Sabtu, 17 Desember 2022 15:49 WIB
Menanti Kehadiran Negara
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Inspeksi Umum 2023, Aswas Kejati Riau Kunker ke Kejari Rokan Hilir
Senin, 30 Januari 2023
Buntut Napi Kendalikan Narkoba, Petugas Lapas Pekanbaru harus lebih Waspada
Senin, 30 Januari 2023
BPBJ Pelalawan Nyatakan Siap Lelang Proyek TA 2023
Senin, 30 Januari 2023
Bupati Siap Bantu Sukseskan Kegiatan HPN dan HUT ke-77 PWI di Bengkalis

Serantau lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023
Jumat, 20 Januari 2023
Masakan Dapur Lapas Pekanbaru Resmi Bersertifikasi Halal dari MUI
Rabu, 18 Januari 2023
Royal Century Purwodadi Menjawab Hunian Impian Setiap Orang

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023
Senin, 02 Januari 2023
Pemkab Meranti Kini Miliki Command Center yang Himpun Semua Data

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan
Minggu, 01 Januari 2023
Gubri Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Narkoba

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak
Rabu, 18 Januari 2023
Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
Selasa, 17 Januari 2023
Mahasiswa IPB Goes to School ke 80 Sekolah di Riau
Sabtu, 14 Januari 2023
Sekolah Pascasarjana Unilak Gelar Seminar Nasional, Angkat Tema Hukum, Manajemen dan Lingkungan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
BUMD 2023
Foto
PCR 2023
Khas Hotel November 2022
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan

Selebriti lainnya ...
Nataru 2022 April.RAPP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www