Selasa, 31 Januari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT
Pariwisata Memperkuat Budaya
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pariwisata Berbudaya Melayu sedang bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau. Kami selaku anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) berharap pembahasan tingkat Panitia Khusus (Pansus) membuka ruang seluas-luasnya bagi pemangku kepentingan dan pihak terkait guna memperoleh masukan berharga. Mengingat manfaat dan implikasi Ranperda sangat besar bagi kepentingan daerah.

Meski judul menyinggung sektor pariwisata, namun punya multiplier effect yang masif. Meliputi dimensi sosial, budaya dan tentunya ekonomi daerah. Urusan menata pariwisata juga cukup kompleks. Bukan sekedar memilih tagline atau memperindah tampilan fisik untuk memancing minat orang-orang berkunjung. Akan tetapi butuh pendekatan terintegrasi, komprehensif dan sistematis. Apalagi Raperda yang dibahas menyoal pariwisata berbasis budaya. Artinya memanfaatkan unsur kebudayaan sebagai objek wisata. Di destinasi wisata, wisatawan akan merasakan dan mempelajari kebudayaan setempat. Budaya sebagai daya tarik wisata tak bisa dianggap sepele. Memang keindahan alam seringkali magnit utama kunjungan wisatawan. Tapi siapa sangka hal paling mengundang minat turis mancanegara justru budaya orang Indonesia.

Satu survei tentang perilaku pasar industri pariwisata di Indonesia menunjukkan bahwa 60 persen wisatawan datang ke Indonesia untuk mempelajari budaya atau melihat industri berbalut budaya. Sedangkan 35 persen menikmati alam dan sisanya kepentingan bisnis dan lain-lain. Daya tarik Indonesia di mata wisatawan mancanegara berupa atraksi atau pertunjukan kesenian, arsitektur bangunan dan tata kehidupan masyarakat adat yang masih terjaga di era modernisasi. Kalau kita bandingkan dengan negara menonjolkan destinasi keindahan alam kayak Maldives, memang hari pertama turis dimanjakan pemandangan perairan nan indah, tapi hari berikutnya bingung cari kegiatan apa.

Beda di Indonesia, selain menonton seni tradisional, wisatawan bisa belanja kerajinan hingga paling diincar semarak kulineran. Aspek lain yang krusial dibalik pariwisata berbasis budaya yakni kegiatan pelestarian. Nilai jual warisan budaya sangat bergantung kepada seberapa besar upaya melestarikannya. Di sisi lain, kegiatan pariwisata juga harus ditata agar tak merusak dan membawa dampak negatif terhadap warisan budaya. Maka, edukasi sadar wisata tak hanya tertuju ke warga lokal. Wisatawan perlu mendapat pengetahuan sama. Selama ini kecenderungan di banyak destinasi wisata, tak sedikit kasus wisatawan luar berperilaku tanpa mengindahkan budaya lokal.

Pekerjaan Rumah

Tantangan Riau wujudkan pariwisata berbasis budaya boleh dibilang cukup berat. Kendati secara regulasi perlu diapresiasi terbitnya Perda dan Peraturan Kepala Daerah (Pergub) sebagai itikad baik membangun pariwisata daerah, namun sayang orientasi dan eksekusi belum jelas dan padu. Ranperda Rencana Induk Kepariwisataan di Provinsi Riau Tahun 2022-2035 yang menjadi pedoman menjalankan agenda pembangunan pariwisata masih menunggu bentuk Perda berikut aturan turunan. Sementara beleid tadi media kohesi untuk menyatukan visi dan misi lintas sektor di daerah. Percepatan agenda pembangunan pariwisata di Riau bakal mendorong pemerataan pembangunan di Riau. Sekaligus meningkatkan kualitas masyarakat mulai pembinaan kesadaran dan pengetahuan akan wisata hingga memperkuat identitas budaya melayu. Untuk disebut terakhir, sudah ada Pergub No 45 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau, Pergub No 46 Tahun 2018 tentang Penerapan Muatan Budaya Melayu Riau Di Ruang Umum dan Pergub No 18 Tahun 2019 tentang Pariwisata Halal.

Aturan-aturan tadi instrumen membangun pariwisata berbasis budaya melayu. Sekali lagi disampaikan, pariwisata budaya bukan cuma jualan unsur dan simbol tampak di mata. Menengok kata “melayu” di judul Ranperda, maka pekerjaan rumah bagaimana mengintegrasikan budaya melayu sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan penduduk di bumi lancang kuning ini. Meski tingkat heterogenitas penduduk Riau termasuk tinggi, itu bukan halangan. Belajar ke negeri jiran Malaysia. Di sana beda etnis dan suku bangsa dapat berbaur jadi satu. Malah disitu daya tariknya. Bahasa dan logat melayu jadi identitas. Keinginan kita sama: melembagakan sikap dan perilaku yang mengadopsi dan beradaptasi dengan budaya melayu. Terutama internalisasi penggunaan bahasa melayu Riau. Sehingga ketika orang luar berkunjung ke Riau terasa nuansa khas nan beda.

Selain tantangan di atas, rintangan terberat berikutnya berkaitan unsur penyusun budaya itu sendiri yaitu sejarah. Disamping khazanah kemelayuan, Riau punya keunggulan dalam konteks sejarah yang turut memperkuat identitas melayu. Mirisnya, banyak benda cagar budaya Riau berada dalam kondisi memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Tahun 2017 pernah insiden hilang tujuh benda kuno dari koleksi Museum Daerah Sang Nila Utama yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Waktu itu pengamanan museum bersejarah dipertanyakan. Sebab tanpa CCTV sejak tahun 2010 sampai peristiwa pencurian terjadi, lemari dan pintu museum juga tak dikunci. Di Riau pula sedikitnya tercatat puluhan kerajaan pernah eksis. Bahkan ada pusat kerajaan pertama di Indonesia. Namun secara dokumen tak satupun utuh dan komplit. Cagar budaya dan benda bersejarah juga banyak terbengkalai dan tak tahu rimbanya akibat minim perhatian Pemda. Sebut peninggalan Kerajaan Sangar di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan. Ada kajian sejarah memperkirakan kerajaan tersebut usianya lebih tua dibanding Kerajaan Pelalawan yang terkenal di abadnya. Selain terbengkalai, lebih menyesakkan lagi maraknya kitab melayu kuno khususnya di daerah pesisir Riau diperjualbelikan ke luar negeri. Bahkan LAM Riau pernah mengemukakan kitab itu tersimpan di museum di Malaysia.

Selain lalai menjaga, ada pula cagar budaya dan peninggalan sejarah kehilangan nilai karena keteledoran Pemda. Makam panjang di kawasan Jondul sudah jadi perumahan. Masjid Menara Condong di Kecamatan Sail berganti bangunan sekolah negeri. Paling fatal cagar budaya Mesjid Raya Senapelan dicabut statusnya oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya sejak 2016. Padahal ikon kebanggaan. Mengutip informasi dari berbagai sumber, Masjid Raya Senapelan Pekanbaru merupakan mesjid tertua dibangun di masa Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah sebagai Sultan Siak ke-4 berlanjut di masa Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai Sultan Siak ke-5.

Ahli sejarah menuding Pemprov Riau bertanggungjawab. Penyebabnya, pemugaran yang dilakukan sudah merubah struktur bangunan yang mana melanggar sejumlah aturan terkait bangunan gedung situs budaya. Peristiwa tadi preseden bagi Pemda, kiranya kalau ingin memugar cagar budaya harus ada kajian matang dan disinkronkan dengan kepentingan lebih besar yakni menjaga warisan daerah. Dari pemaparan kasus-kasus menimpa cagar budaya dan situs sejarah di Riau, mustahil mau mengoptimalkan pariwisata berbasis budaya tanpa diiringi perhatian terhadap unsur budaya. Walau sudah terlambat, pembenahan harus dilakukan sungguh-sungguh. Kelalaian menjaga warisan budaya sama saja membiarkan melayu perlahan hilang di bumi. Kerugian bukan hanya bagi daerah, tapi bagi bangsa Indonesia. Karena budaya kunci peradaban bangsa.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM, Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Jum'at, 13 Januari 2023 08:59 WIB
Sensus Pertanian di Tengah Ancaman Krisis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Sabtu, 10 Desember 2022 08:59 WIB
HAM Dan Masa Depan Bangsa
Rabu, 04 Januari 2023 08:02 WIB
Ketika Tongkat Membawa Rebah
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 14 Desember 2022 13:18 WIB
Keselamatan Pekerja Prioritas Utama!
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Sabtu, 17 Desember 2022 15:49 WIB
Menanti Kehadiran Negara
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Muswil Resmi Dibuka, Aspedi Riau Diharapkan Bangkit dan Berkembang Pasca Pandemi
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar dan Saleh Djasit Komitmen Bangun Pendidikan di Riau
Selasa, 31 Januari 2023
Silahturrahmi dengan Gubernur Syamsuar, IKBR Dukung Program Pemprov Riau
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar Didaulat Jadi Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Riau

Serantau lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023
Jumat, 20 Januari 2023
Masakan Dapur Lapas Pekanbaru Resmi Bersertifikasi Halal dari MUI
Rabu, 18 Januari 2023
Royal Century Purwodadi Menjawab Hunian Impian Setiap Orang

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023
Senin, 02 Januari 2023
Pemkab Meranti Kini Miliki Command Center yang Himpun Semua Data

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan
Minggu, 01 Januari 2023
Gubri Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Narkoba

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak
Rabu, 18 Januari 2023
Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
Selasa, 17 Januari 2023
Mahasiswa IPB Goes to School ke 80 Sekolah di Riau
Sabtu, 14 Januari 2023
Sekolah Pascasarjana Unilak Gelar Seminar Nasional, Angkat Tema Hukum, Manajemen dan Lingkungan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
BUMD 2023
Foto
PCR 2023
Khas Hotel November 2022
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan

Selebriti lainnya ...
Nataru 2022 April.RAPP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www