Senin, 06 Juli 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 1 Juli 2020

CAKAP RAKYAT
Memantapkan Komunikasi Intrapersonal di Penghujung Ramadan
Rabu, 20 Mei 2020 13:56 WIB
Memantapkan Komunikasi Intrapersonal di Penghujung Ramadan
Dr. Biryanto

BULAN Ramadan 1441 H akan segera berakhir dalam hitungan beberapa hari lagi. Bagi umat Islam, hari-hari di penghujung Ramadan atau biasanya di sepuluh hari terakhir banyak yang memanfaatkannya untuk beritikaf. Itikaf sendiri merupakan kegiatan berdiam diri di dalam masjid dengan melakukan berbagai ibadah wajib dan sunah dengan tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Aktivitas selama beritikaf diantaranya melaksanakan salat wajib dan sunah, membaca Alquran, berzikir, dan bermuhasabah. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19 dan masih diberlakukannya PSBB di beberapa daerah, maka aktivitas itikaf dapat juga dilaksanakan di dalam rumah dengan memilih waktu yang tepat seperti di malam hari.

Sebagai salah satu aktivitas itikaf, muhasabah atau introspeksi diri memiliki peran yang penting untuk lebih mengenal diri sendiri, mengingat kembali apa-apa yang telah dilakukan, dan mengevaluasi seberapa jauh perbuatan baik dan buruk yang selama ini dikerjakan. Muhasabah tersebut bertujuan untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT (habluminallah), hubungan dengan sesama manusia (habluminannas), dan hubungan dengan diri sendiri (habluminannafsi). Muhasabah sebenarnya merupakan proses komunikasi yang dilakukan dengan diri sendiri atau yang dalam bahasa komunikasinya dikenal dengan sebutan komunikasi intrapersonal.

Bagi kebanyakan orang, komunikasi biasanya diartikan sebagai suatu proses percakapan antara dua orang atau lebih, baik secara langsung maupun melalui media komunikasi. Namun, dalam ilmu komunikasi, aktivitas komunikasi memiliki ranah studi yang luas, termasuk di dalamnya berkomunikasi dengan diri sendiri.

Secara sederhana, terdapat lima tahapan dalam proses komunikasi intrapersonal yaitu sensasi (menerima stimulus), asosiasi (menyesuaikan makna stimulus dengan pengalaman), persepsi (memberi makna terhadap stimulus), memori (memproses stimulus secara kognitif, emosional, dan fisiologis), dan berpikir (penafsiran terhadap makna stimulus).

Seseorang yang melakukan komunikasi intrapersonal yang tidak fokus dapat berakhir pada fase berpikir autistik (melamun), dan hal ini tentu tidak diharapkan dalam melakukan muhasabah. Untuk itulah perlu pemantapan komunikasi intrapersonal yang fokus, sehingga tujuan muhasabah untuk memperbaiki hubungan tiga arah tersebut dapat terwujud melalui fase berpikir yang realistik, khususnya berpikir evaluatif (kritis) yaitu menilai sesuatu yang baik dan buruk terhadap apa-apa yang telah dilakukan.

Berpikir evaluatif dalam komunikasi intrapersonal memiliki pengaruh penting terhadap cara pandang seseorang yang lebih objektif terhadap sesuatu yang telah dilakukannya. Pada fase inilah biasanya seseorang mengalami rasa syukur dan bahagia terhadap perbuatan baik yang telah dilakukannya, ataupun sebaliknya rasa penyesalan dan berdosa terhadap perbuatan salah yang telah dilakukannya.

Berikut ini beberapa metode yang dapat dilakukan untuk memantapkan komunikasi intrapersonal:

Memahami Konsep Diri

Banyak diantara kita yang lebih sering dan sibuk memperhatikan dan menilai orang lain daripada memperhatikan dan menilai diri sendiri. Akibatnya, kita sering terjebak untuk menemukan kesalahan orang lain daripada kesalahan diri sendiri.

Ketika kita selalu merasa benar daripada orang lain, maka konsep diri yang kita pakai adalah manusia yang sempurna, padahal manusia itu tidak ada yang sempurna alias pasti ada lebihnya dan tentu banyak kurangnya. Konsep diri itu sendiri didefinisikan secara ringkas oleh Carl Rogers seorang penemu psikologi humanistik sebagai pengetahuan seseorang terhadap dirinya. Seseorang yang tidak mengetahui dirinya dengan baik, tentu akan sulit melakukan introspeksi terhadap dirinya. Sederhananya, bagaimana kita mau mengevaluasi diri, bila kita tidak mengenal diri sendiri.

Untuk membangun konsep diri yang kuat dan positif, maka kita dapat menggunakan tiga pendekatan yaitu self-image, self-esteem, dan ideal-self. Membangun citra diri (self-image) yang positif dapat dilakukan dengan senantiasa berusaha berbicara, bersikap, dan berbuat baik. Berikutnya, membangun pribadi yang menghargai diri sendiri (self-esteem) dengan memupuk rasa syukur terhadap karunia yang diterima, sehingga kita tidak disibukkan mencari kelebihan dan kekurangan orang lain. Terakhir, sebagai seorang muslim tentunya kita memerlukan sosok ideal (ideal-self) sebagai panutan yang menjadi indikator kepribadian yang akan dicapai, dalam hal ini tentu ada pada diri pribadi Nabi Muhammad SAW.

Membuka Diri

Menurut Joseph A. DeVito, dari semua komponen tindak komunikasi, maka yang paling penting itu adalah diri (self). Setiap orang yang akan berkomunikasi maka terlebih dahulu mempersepsikan dirinya sendiri kepada lawan bicaranya. Pada konteks komunikasi intrapersonal, maka seseorang mempersepsikan dirinya dari sudut pandangnya sendiri dalam menilai dirinya. Penilaian yang positif terhadap diri sendiri akan memberikan harapan untuk perubahan ke arah yang lebih baik, dan begitu pula sebaliknya. Untuk itu diperlukan tindakan membuka diri (self disclosure) secara jujur pada diri sendiri. Biar pun kita berkomunikasi dengan diri sendiri, tidak jarang kita mencari-cari pembenaran terhadap tindakan kita yang salah, sehingga mengabaikan nilai kebenaran dan membohongi diri sendiri.

Membuka diri dalam komunikasi intrapersonal menunjukkan adanya iktikad dari dalam diri untuk menerima kekurangan dan mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Menerima kritikan dari diri sendiri kadangkala lebih efektif pengaruhnya, karena kita tahu persis dimana letak kesalahannya dan bagaimana harus memperbaikinya. Berkaitan dengan muhasabah, maka seseorang yang membuka diri terhadap kekurangan dan kritikan dari dirinya sendiri, akan memberikan semangat baru untuk memperbaikinya di kemudian hari, sehingga kesalahan tersebut tidak terus berulang.

Melakukan Empati

Ketika kita melakukan komunikasi intrapersonal, sering kali kita membayangkan sikap dan perbuatan yang telah kita lakukan terhadap seseorang, baik itu yang kita persepsikan membahagiakan ataupun yang menyakiti perasaan orang lain. Agar persepsi kita mendekati rasa yang sesungguhnya terjadi terhadap perbuatan yang telah dilakukan, maka kita perlu mempersepsikan bagaimana jika kita sendiri menjadi orang tersebut dan diperlakukan hal serupa oleh orang lain. Menjadi diri orang yang bersangkutan dengan perlakuan yang sama itulah yang dimaknai sebagai empati. Hasilnya tentu kita bisa lebih peka dan dapat merasakan apa yang dirasakan oleh yang bersangkutan, karena kita menjadi orang tersebut dan berada di posisi yang sama.

Bila empati diterapkan dalam komunikasi intrapersonal, maka kita akan dapat menemukan ketepatan yang cenderung lebih objektif untuk mengevaluasi apa-apa yang telah kita perbuat kepada orang lain. Ketika yang muncul itu perasaan dominan senang maka kita akan terus melakukannya di kemudian hari dengan senang hati. Perasaan ini timbul bila kita dapat membantu orang lain, menjaga hubungan baik dengan orang lain, dan perbuatan lainnya yang memberikan kebahagiaan pada orang lain.

Di sisi yang lain, bila perasaan sedih dan menyesal yang muncul dominan, maka kita akan menghentikan perbuatan tersebut dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi di masa depan. Perasaan ini muncul bila kita sadar telah menghina orang lain, menyakiti orang lain dan perbuatan lainnya yang tidak baik.

Dari uraian yang telah dikemukakan tersebut dapat dipahami betapa komunikasi intrapersonal dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perbaikan diri seseorang bila dilakukan dengan efektif. Salah satu fungsi penting dari komunikasi intrapersonal adalah mempersuasi diri sendiri untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, dan hal tersebut sangat nyata searah dengan tujuan melakukan muhasabah.

Melalui momentum di penghujung bulan Ramadan yang mulia ini, maka sangatlah bijak bila kita dapat memantapkan kemampuan komunikasi intrapersonal, sehingga menjelang datangnya hari nan fitri nanti, kita bisa berubah menjadi pribadi baru yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama. ***

Penulis : Dr. Biryanto (Praktisi Komunikasi)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Selasa, 31 Desember 2019 17:01 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Senin, 16 September 2019 15:00 WIB
Darurat Asap dan KPK
Jum'at, 24 Januari 2020 14:26 WIB
Pilkada dan Demokrasi Riau
Jum'at, 17 April 2020 21:05 WIB
Membaca PSBB Pekanbaru
Senin, 05 Agustus 2019 14:48 WIB
Waspada Musim Rawan Korupsi
Senin, 30 Maret 2020 09:34 WIB
Saatnya Politisi Unjuk Gigi
Minggu, 20 Oktober 2019 10:00 WIB
Menanti Kejutan PERPPU
Jum'at, 06 September 2019 14:32 WIB
Menakar Panggung Politik Riau
Selasa, 03 Juli 2018 19:36 WIB
Kesatria Politik
Kamis, 26 Maret 2020 08:36 WIB
Planning Under Pressure Akibat Covid-19
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 06 Juli 2020
Disiplinkan Masyarakat, Babinsa Koramil 07/Kampar Sosialisasi Protokol Kesehatan Cegah Covid-19
Senin, 06 Juli 2020
Sambut HUT RI Ke-75, Koramil 02 Rambah Pasang Umbul-umbul
Minggu, 05 Juli 2020
Peduli Desa Binaan, Babinsa Koramil 11/Tambusai Ajak Warga Perbaiki Lapangan Sepak Bola
Minggu, 05 Juli 2020
Babinsa Koramil 01/Bkn Gelar Komsos dengan Tokoh Masyarakat

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT
Selasa, 14 April 2020
Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Migas Serahkan APD ke Pemprov Riau
Kamis, 27 Februari 2020
PGN Rutin Lakukan Pemeliharaan Transmisi dan Jalur Distribusi

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 03 Juli 2020
Prodi Ilmu Komunikasi Univrab Gelar Penyuluhan Covid-19 di Pekanbaru
Senin, 29 Juni 2020
Tim PKM Dosen Fekon Unilak Bantu Manajemen Bank Sampah di Rumpes
Senin, 29 Juni 2020
Tanggap Covid-19, Tim Kukerta Unri Semprot Disinfektan dan Bagi-bagi Hand Sanitiser Di Sungai Beringin
Jumat, 26 Juni 2020
Layanan PMB Unilak Sesuai Proktokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler

05

Polres Rohul 27 Juni 2020
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL HUT KAMPAR
Indeks Berita
Imlek 2019 RAPP
www www