Minggu, 24 Oktober 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 23 Oktober 2021

CAKAP RAKYAT
Perlukah Merivisi RPJMD?
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Kita berada di masa tersulit. Dirasakan mulai kalangan masyarakat, pelaku usaha, pihak swasta dan koorporasi bahkan pemerintah; negara maju apatah lagi negara berkembang. Wabah Covid-19 seolah berjangkit menjadi “wabah” sosial, politik dan ekonomi. Merubah tatanan hidup yang sudah terbentuk sebelumnya. Banyak lembaga nasional dan internasional serta pemerintahan kewalahan. Terpaksa melakukan perubahan fundamental: me-reka ulang perencanaan mengingat target semula ditetapkan tidak mungkin lagi untuk direalisasikan dan membatalkan serangkaian program yang tak mungkin dilaksanakan. Negara maju dan lembaga internasional Bank Dunia dan IMF melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi global. Indonesia ikut dengan skenario pesimis dimana pertumbuhan ekonomi diproyeksikan terkontraksi minus. Peliknya situasi global turut berimbas ke tingkat lokal. berangkat dari fenomena itu, pemerintah daerah perlu menyiasati perubahan situasi dan kondisi dengan mengevaluasi target serta menyesuaikan proyeksi ke depan.

Bicara evaluasi dan proyeksi bicara perencanaan. Dalam melaksanakan program pembangunan, Pemerintah Daerah punya pedoman agar agenda dan kegiatan terkoordinasi, terintegrasi dan terukur. Semua terangkum dalam Rencana Pembangunan, baik Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) dan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Adapun yang diangkat dalam tulisan ini adalah RPJMD sebagai arah pembangunan 5 tahun ke depan, yang secara politis manifestasi visi dan misi pasangan Kepala Daerah Riau. Secara teoritis RPJMD mesti holistik-tematik, terintegrasi dan berbasis spasial berdasarkan capaian pembangunan, permasalahan dan isu strategis pembangunan serta kemampuan keuangan daerah. Mengacu ke paradigma tadi, sudut pandang RPJMD bukan hanya sisi keinginan kepemimpinan daerah saja. Tetapi juga mendasarkan atas kondisi multidimensional yang berangkat dari realita permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Maka pertanyaannya: masih relevankah RPJMD Provinsi Riau saat ini sebagai rujukan?

Kaji Ulang

Mengkaji ulang RPJMD Provinsi Riau dipandang perlu karena RPJMD memuat prioritas pembangunan daerah dan fokus penyelenggaraan pemerintah daerah serta program strategis daerah. Asumsi saat penyusunan dulu perlu disesuaikan untuk menjawab tuntutan terkini. Seumpama orang dulunya gemuk sekarang kurus perlu menyesuikan pakaian. Jika urusan sederhana perlu penyesuaian apalagi urusan pemerintahan. Setidaknya ada beberapa alasan melatarbelakangi urgensi perubahan RPJMD:

Pertama, secara kebutuhan, situasi dan kondisi terkini praktis mempengaruhi fokus dan prioritas kebijakan secara makro dan mikro. Permendagri nomor 86 Tahun 2017 dalam pasal 342 ayat 1 menyebutkan bahwa salah satu syarat perubahan RPJMD adalah “terjadi perubahan yang mendasar” yang mencakup terjadinya bencana alam, goncangan politik, krisis ekonomi, konflik sosial budaya, gangguan keamanan, pemekaran daerah, atau perubahan kebijakan nasional. Pandemi jelas sangat memukul segala dimensi, terutama perekonomian daerah. Hampir semua sektor terdampak, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan terjadi perubahan pola dan perilaku sosial dan ekonomi secara radikal dan ekstrim. Muncul analisis bahwa ada sektor-sektor ekonomi yang tidak mampu bangkit, tapi ada sektor lainnya yang dinamis dan mampu bertahan, serta adanya sektor yang butuh pendekatan kebijakan untuk dinamis dan tetap bertahan. Sektor seperti industri, perdagangan dan jasa diantaranya paling terdampak. Keadaan tersebut apabila dibiarkan tanpa skenario yang terencana dan terprogram dengan baik akan berakibat buruk. Paling nyata implikasinya pada perekonomian daerah dan menurunnya pendapatan daerah secara signifikan. Apalagi Pemda disaat sama harus arif dan bijaksana, memberi ruang bagi kegiatan ekonomi masyarakat dan sektor usaha agar bisa “bernafas” melalui sejumlah treatment semisal melalui relaksasi pajak dan berbagai insentif. Dari sini saja sudah bagai makan buah simalakama.

Berkurangnya pendapatan daerah jelas mimpi buruk bagi belanja daerah. Untuk APBD Riau 2020, berkurangnya pendapatan dari 10,2 T menjadi 8,7 T sudah jauh dari proyeksi dalam RPJMD. Belum menyoal refocusing kebutuhan penanganan Covid-19. Pengurangan membuat perencanaan dan pelaksanaan indikator pembangunan yang telah ditetapkan berubah total. Dengan ujung pandemi tak bisa diprediksi, “horor” keuangan bakal berlanjut. Disamping soal pendapatan, paling penting dipikirkan kesulitan yang dihadapi masyarakat. Profesi tenaga pengajar semisal guru bantu, nelayan, pedagang kecil (UMKM) dan profesi lain yang terdampak butuh perhatian khusus. Angka masyarakat rentan miskin dan angka pengangguran bakal bertambah. Artinya perubahan data dan angka bisa saja diluar toleransi. Sebagai aspek paling penting dalam dokumen rencana pemerintah, perlu pembaharuan. Sebab data dan angka tadilah penentu fokus dan prioritas Pemprov. Dalam hal ini kita bisa meniru Pemda DKI yang juga sedang mengkaji perubahan RPJMD, dari hasil kajian dengan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Pemda DKI melakukan penyesuaian data terutama angka kemiskinan dengan berbagai asumsi dan proyeksi. Perubahan kebijakan lain adalah menyasar sektoral. Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) contoh kecilnya dunia pendidikan berupa perubahan dari pembelajaran konvensional ke online. Boleh jadi berpengaruh terhadap daya saing SDM ke depan. Belum lagi bicara aspek kesehatan SDM dan lain-lain. Begitujuga urusan belanja infrastruktur, tetap ada tapi harus seselektif mungkin dengan memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana yang bisa mengungkit perekonomian masyarakat secara nyata.

Kedua, disamping berkaca pada realita dan darurat kondisi kekinian, juga ada aspek lain bersifat yuridis. Sebagaimana diatur dalam Permendagri yang sama pasal 342 ayat 2, secara aturan perubahan RPJMD dapat dilakukan apabila sisa masa berlaku RPJMD tidak kurang dari 3 (tiga) tahun. Mengingat RPJMD Provinsi Riau berlaku 2019-2024 maka kajian perlunya perubahan mesti sesegera mungkin. Disamping dengan mengevaluasi perjalanan RPJMD Provinsi Riau setakad ini, paling utama perubahan RPJMD Provinsi Riau diharmonisasikan dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024 yang mengharuskan penyelarasan dengan arah kebijakan nasional dan fokus pembangunan nasional. Tidak hanya menindaklanjuti Perpres, juga Permendagri 90 tahun 2019 yang merubah indikator kinerja daerah tentang klasifikasi, kodifikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan daerah dan keuangan daerah.

Pemaparan di atas sedikit pemikiran mengapa perlunya mempertimbangkan perubahan RPJMD Provinsi Riau. Dimana pandemi yang memicu kegoncangan perekonomian, hambatan bagi kinerja keuangan dan kinerja pemerintahan sebagai alasan mendasar. Pertimbangan perubahan diajukan murni agar strategi dan fokus Pemprov untuk menghadapi pandemi dan ketidakjelasan situasi dan kondisi ke depan tergambar jelas di atas kertas. Sehingga tidak seumpama orang berjalan di kegelapan meraba-raba tanpa cahaya yang memandu. Kami sebagai lembaga legislatif dan masyarakat Riau berkepentingan dan perlu tahu kemana gerak langkah kaki Pemprov menyiasati situasi dan fokus ke depan; bagaimana menyiasati pelaksanaan kegiatan dan program pembangunan daerah dalam keterbatasan anggaran dan menurunnya pendapatan. Sehingga kita bisa menyatukan persepsi dan langkah. Akan sulit bagi Pemprov Riau untuk mewujudkan capaiannya jika tidak segera beradaptasi dan merancang strategi menghadapi perubahan situasi dan kondisi yang serba mengejutkan saat ini. Juga akan kewalahan jika bekerja sendiri mengandalkan ide dan gagasan pembangunan versi sendiri tanpa melibatkan lembaga legislatif baik itu sebagai mitra dan perwakilan masyarakat berbagai kabupaten/kota, berikut modal sosial dari unsur masyarakat yang ada. Bisa-bisa malah ditaklukan oleh keadaan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 19 September 2021 19:24 WIB
Menata Bahasa demi Alam Semesta
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Jum'at, 03 September 2021 08:02 WIB
Mendulang Berkah Dari Musibah
Kamis, 16 September 2021 21:10 WIB
Mandiri Mengelola Kekayaan Negeri
Kamis, 23 September 2021 20:46 WIB
Misi Penyelamatan UMKM
Selasa, 28 September 2021 08:08 WIB
Sejahterakan Petani Demi Keberlangsungan Negeri
Rabu, 06 Oktober 2021 08:02 WIB
RTRW Dan Arah Pembangunan Riau
Minggu, 10 Oktober 2021 07:01 WIB
Mengawal Spirit Otonomi Daerah
Jum'at, 27 Agustus 2021 08:16 WIB
Mengurai “Benang Kusut” Aset Daerah
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Sabtu, 19 Desember 2020 07:01 WIB
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Jum'at, 24 September 2021 19:03 WIB
Baba dan Nyonya di Malaka
Sabtu, 06 Februari 2021 16:44 WIB
Runtuhnya Demokrasi di Myanmar?
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Rabu, 13 Oktober 2021
Semua Orang Sama Dimuka Hukum, Junimart : Penegak Hukum Mosok Dibiarkan Melanggar Hukum
Rabu, 06 Oktober 2021
Banyak Permasalahan di DKI Jakarta, Alasan Baleg DPR Dukung Pemindahan Ibukota Baru
Senin, 04 Oktober 2021
Ketua MPR: PPHN Keniscayaan Diamanatkan Oleh Konstitusi
Selasa, 28 September 2021
Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono Sebut Indonesia Negara Maritim yang Kekuatan Lautnya Lemah

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 23 Oktober 2021
Konferkab PWI Bengkalis Digelar, Ini Harapan Bupati Kasmarni
Sabtu, 23 Oktober 2021
Polsek Pangkalan Kuras Kerahkan Personel untuk Pantau Vaksinasi di Desa Sido Mukti
Sabtu, 23 Oktober 2021
Dukung Kebijakan Pemerintah, Polsek Ukui Gelar Vaksinasi di Desa Ukui Dua
Sabtu, 23 Oktober 2021
Personel Polsek Pangkalan Lesung Kembali Gelar Patroli Karhutla

Serantau lainnya ...
Kamis, 14 Oktober 2021
Kini Semakin Mudah Miliki Rumah di D'Village Regency 3, Ada Promo Bunga Hanya 2,3% Fixed 3 Tahun
Senin, 04 Oktober 2021
Memukau, Model AMS Sukses Peragakan Rancangan Busana Siswa SMKN 3 Pekanbaru
Senin, 04 Oktober 2021
Dea Gita Ningsih, Penulis Asal Pekanbaru yang Merangkum Senja dalam Sebuah Buku
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung
Minggu, 26 September 2021
Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui, Demi Menjaga Buah Hati dan Kesehatan Keluarga
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 22 Oktober 2021
Fakultas Pertanian Unri Jalin Kerjasama Kewirausahaan dengan Kadin Riau
Jumat, 22 Oktober 2021
Sempat Tertunda, BEM Institut Master Sukses Gelar Lomba Pildacil Virtual 2021
Rabu, 20 Oktober 2021
UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi Entrepreunership Award V LLDIKTI X
Selasa, 19 Oktober 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan FAI UIR

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

April HUT 3 Kabupaten 12 Oktober 2021
Terpopuler
DPRD Riau - Maulid Nabi Muhammad SAW
Foto
DPRD Riau - Sekwan - Maulid Nabi Muhammad SAW
DPRD Riau
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani
Senin, 04 Oktober 2021
Pernah Dimiliki Aktor Terkenal, Ini Penampakan Jam Tangan Termahal di Dunia yang Dihargai Rp243 Miliar
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama

Selebriti lainnya ...
HUT SIAK - 12 Oktober 2021 - Kabag
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos

Religi lainnya ...
DPRD Riau
Indeks Berita
DPRD Riau Ucapan Duka 1DPRD Riau Ucapan Duka 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakBhayangkara 2021 CAKAPLAHHUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www