Kamis, 23 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 21-25 September 2021

CAKAP RAKYAT
Wakaf Segabai Instrumen Keuangan Fiskal di Indonesia
Rabu, 03 Februari 2021 15:27 WIB
Wakaf Segabai Instrumen Keuangan Fiskal di Indonesia
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM Anggota DPRD Provinsi Riau

Wakaf didefinisikan sebagai ibadah bersifat sosial melalui pengeluaran harta yang disalurkan untuk kebutuhan kesejahteraan social masyarakat. Waqaf memiliki manfaat jangka panjang sebagai perwujudan ibadah harta. Waqaf juga menjadi elemen penting yang mendukung pembangunan fasilitas umum dan merupakan filantrofi Islam dalam bentuk Endowment Fund.

Tidak hanya pada dimensi ibadah saja, wakaf mempunyai keterkaita ekonomi yang sangat kuat. Karna harta wakaf dapat digunakan untuk menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas umum, pendidikan, kesehatan serta mendorong perekonomian masyarakat miskin, peningkatan kesejahteraan serta pemerataan pembangunan.

Menurut Mukhlisin Muzarie (2011) dimasa awal islam, wakaf menunjukkan kontribusi yang besar dalam membantu masyarakat khususnya umat muslim pada masa itu. Hasil wakaf di khaibar mencapai 100 kapling digunakan untuk fakir, miskin, kerabat, hamba sahaya, para relawan, musafir, para tamu, dan honor pengelola. Sedangkan hasil wakaf yang berasal dari Rasulullah SAW sebanyak 38 kapling, 18 kapling digunakan untuk kesejahteraan para relawan fath al-makkah dan 18 kapling lagi untuk kepentingan umum. Karena itu, wakaf menjadi salah satu instrumen ekonomi yang berpotensi memberi dampak terhadap kehidupan sosial, pemerataan pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi.

Hadirnya waqaf terbukti telah memberikan dampak positif di berbagai bidang khususnya ekonomi dan sosial di Indonesia. Banyaknya rumah sakit, masjid, pondok pesantren, panti asuhan hingga lembaga pendidikan yang berjalan dengan dana waqaf membuktikan peran waqaf ditengah-tengah masyarakat. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk pemeluk agama islam terbanyak di dunia, dengan 87% dari total penduduk atau sekitar 230 juta jiwa menjadikan Indonesia sebagai negara dengan potensi dana waqaf yang sangat besar. Posisi dana waqaf semakin diperkuat dengan diterbitkannya undang-undang waqaf nomor 41 pada tahun 2004 dan diperkuat dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2006 yang mengatur pelaksanaan undang-undang nomor 41 tahun 2004 tersebut. Hal ini menjadi tonggak kuat untuk perkembangan dana waqaf di Indonesia. Peran waqaf akan semakin kuat dengan jangkauan yang semakin luas melalui dana waqaf yang tidak dibatasi pada benda tidak bergerak, namun juga pada benda bergerak seperti emas dan logam mulia lainnya, uang, surat berharga dan lain-lain.

Potensi tersebut memiliki beberapa kendala salah satunya belum maksimalnya pemanfaatan dana waqaf dan tanah waqaf. Laporan Badan Waqaf Indonesia (BWI) di tahun 2019, Indonesia memiliki potensi penyerapan dana waqaf yang sangat tinggi mencapai 2000 triliun dengan luas tanah waqaf 420.000 hektar. Pada tahun yang sama, Sistem Informasi Wakaf Kementerian Agama mencatat luas tanah waqaf Indonesia mencapai 50.114 hektar yang tersebar di berbagai lokasi dan hanya 61,85% yang telah memiliki sertifikat. Lebih lanjut Sistem Informasi Wakaf Kementerian Agama melaporkan bahwa 73% aset waqaf dimanfaatkan untuk tempat ibadah, sisanya untuk lembaga pendidikan dan pemakaman umum. Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan dana waqaf di Indonesia belum produktif.

Di Negara lain sistem pengelolaan wakafnya sudah sangat maju. Misalnya Negara Kuwait memiliki lembaga Public Waqf Foundation (al- amânah al-‘âmah li al-awqaf) menempatkan perwakafan sebagai instrumen ekonomi dan jaminan sosial. Penerima wakaf dari masyarakat dilakukan dengan cara yang mudah, di antaranya melalui mobile banking, Short Message Service (SMS) dan kios wakaf. Kemudian dikelola secara profesional melalui beberapa sektor pengembangan ekonomi. Di Malaysia mempunyai lembaga khusus untuk mengelola wakaf yang setingkat dengan kementerian sehingga pengelolaan wakafnya menjadi lebih optimal. Bentuk pengembangan harta wakaf dilakukan melalui instrumen sukuk dan pasar modal Malaysia. Keuntungan dari investasi ini kemudian didistribusikan untuk rakyat miskin. Pengelolaan wakaf juga terjadi di Negara Singapura. Dengan penduduk muslim minoritas (±453.000 orang) berhasil membangun harta wakaf secara inovatif. Melalui WARESS Investment Pte Ltd telah berhasil mengurus dan membangun harta wakaf secara profesional. Di antaranya, membangun apartement 12 tingkat bernilai sekitar U$ 62 juta. WARESS juga berhasil membangun proyek perumahan mewah yang diberi nama The Chancery Residence (Amin Muhtar, 2015). Adapun Mesir pernah menggunakan dana wakaf untuk menutupi defisit APBN. Sementara itu,Yordania dan Turki menggunakan dana wakaf untuk membangun berbagai fasilitas umum dan sosial sehingga bisa meringankan belanja negara. Bangladesh melakukan upaya untuk meningkatkan peran wakaf sebagai pengganti peran pajak dengan cara menerbitkan Sertifikat Wakaf Uang (SWU) yang dapat dibeli masyarakat umum untuk pendanaan proyek-proyek sosial (Kemenkeu, 2019).

Namun pengetahuan masyarakat tentang wakaf masih sangat minim hanya terfokus pada harta yang tidak bergerak , yaitu tanah dan bangunan hal ini disebabkan oleh rendahnya ilmu yang dimililki serta kesadaran masyarakat untuk belajar mendalami tentang wakaf produktif yang masih rendah. Survei literasi wakaf pada tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia dan Badan Wakaf Indonesia menunjukkan Nilai Indeks Literasi Wakaf (ILW) secara Nasional secara keseluruhan mendapatkan skor 50,48% masuk dalam kategori rendah, terdiri dari Nilai Literasi Pemahaman Wakaf Dasar sebesar 57,67% dan Nilai Literasi Pemahaman Wakaf Lanjutan sebesar 37,97%. Selain itu rendahnya kesadan berwakaf terlihat dari persentase responden yang sudah berwakaf hanya sebesar 20% dan sisanya 80% belum pernah berwakaf.

Untuk itu dapat disimpulakan masalah pengelolaan wakaf di Indonesia menunjukkan masih kurangnya sosialisasi yang diberikan oleh lembaga wakaf, tokoh agama dan pemerintah kepada masyarakat sehingga menyebabkan masih rendahnya pemahaman dan minimnya kesadaran untuk berwakaf. Selain itu tata kelola kelembagaan wakaf yang masih belum profesional dapat dilihat dari hasil Kajian Kementrian Keuangan RI tentang kajian strategis pengembangan wakaf uang menunjukkan rendahnya tata kelola kelembagaan wakaf berdasarkan 7 indikator yaitu perencanaan, pengumpulan dana, feasibility produk, distribusi, pelaporan, audit,dan monitoring dan evaluasi program dengan indeks sebesar 0,309.

Beberapa upaya yang perlu dilakukan oleh pemerintah agar penerimaan dan pengelolaan wakaf menjadi optimal yaitu meningkatkan sosialisasi tentang wakaf kepada masyarakat melalui konten digital yang lebih menarik dengan memanfaatkan seluruh platform media sosial dan internet. Selain itu melakukan kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi untuk melakukan seminar tentang wakaf yang lebih masif dikalangan terdidik. Serta melibatkan para da’i dan tokoh agama dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

Adapun upaya yang perlu dilakukan agar tata kelola lembaga wakaf menjadi lebih profesional dan akuntabel yaitu memberikan pembekalan kepada pengelola wakaf tentang pengelolaan organiasi wakaf yang profesional, pengelolaan keuangan yang akuntabel, peningkatan pemahaman tentang investasi dan pengendalian resiko investasi, menusun data base wakif potensial dan mauquf alaih agar penyalurah wakaf tepat sasaran sehingga menyebabkan trust masyarakat meningkat. Serta melakukan diversifikasi produk wakaf, pengembangan aplikasi penghimpun dan penyalur wakaf.
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM Anggota DPRD Provinsi Riau

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM Anggota DPRD Provinsi Riau
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 19 September 2021 19:24 WIB
Menata Bahasa demi Alam Semesta
Kamis, 16 September 2021 21:10 WIB
Mandiri Mengelola Kekayaan Negeri
Jum'at, 03 September 2021 08:02 WIB
Mendulang Berkah Dari Musibah
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Jum'at, 27 Agustus 2021 08:16 WIB
Mengurai “Benang Kusut” Aset Daerah
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Sabtu, 19 Desember 2020 07:01 WIB
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Sabtu, 06 Februari 2021 16:44 WIB
Runtuhnya Demokrasi di Myanmar?
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Sabtu, 16 Januari 2021 13:27 WIB
Reses Yang Dianak-tirikan
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Rabu, 28 Oktober 2020 11:23 WIB
Maulid Nabi, Pemuda dan Spirit Perubahan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 20 September 2021
Wakil Ketua MPR Ingatkan Publik Tak Mengklaim Diri sebagai Kelompok Pancasilais
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 22 September 2021
Selesaikan Pesanan Kapal Penangkap Ikan, Hipmi Apresiasi Polbeng
Rabu, 22 September 2021
1.308 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Divakinasi Tahap Dua
Rabu, 22 September 2021
Presiden Desak Polri Usut Mafia Tanah, Jangan Ada Aparat Penegak Hukum yang Membekingi
Rabu, 22 September 2021
Fokus untuk Peningkatan Pelayanan Umum, DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Naik Menjadi Rp44 Triliun

Serantau lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Dosen Unri Beri Pelatihan Warga Desa Sungai Masjid Membuat Kain Motif Ecoprint dari Tumbuhan dan Gulma
Sabtu, 18 September 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan Fekon Unilak
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

03

05

Kamis, 16 September 2021 23:38 WIB
PSPS Riau Tunjuk Jafri Sastra Sebagai Pelatih
HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www