Minggu, 13 Juni 2021

Breaking News

  • Tahun Ini Pemberangkatan Jamaah Haji Indonesia Kembali Dibatalkan   ●   
  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker
Yamaha 12 Juni 2021
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


CAKAP RAKYAT
Pangan Aman, Ekonomi Mapan
Senin, 15 Maret 2021 07:19 WIB
Pangan Aman, Ekonomi Mapan
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

IRONI tak henti membayangi negeri. Belakangan laporan menyebutkan Indonesia lebih rawan kelaparan dibanding Etiopia, negara yang diidentikkan dengan kelaparan. Dalam laporan indeks pangan The Economist Intelligence Unit 2020, salah satunya memaparkan indeks keberlanjutan pangan (food sustainability index). Ranking Indonesia ternyata lebih rendah dari Etiopia. Indonesia posisi ke-60, kalah dari Etiopia di peringkat ke-27. Indeks Indonesia 59,1 sementara Etiopia 68,5. Mengutip penjelasan ahli, semakin tinggi skor artinya negara di jalur tepat menuju pangan dan gizi berkelanjutan. Indeks keberlanjutan pangan menggambarkan pencapaian negara dalam keberlanjutan pangan dan sistem nutrisi. Diukur dari aspek pertanian, limbah pangan dan gizi. Selain indeks keberlanjutan pangan, indeks keamanan pangan global juga menempatkan Indonesia di posisi 62 dari 113 negara. Akar masalah yakni ketersediaan, kualitas hingga masalah keterjangkauan.

Kabar di atas jelas bikin malu. “Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.” Begitu sepenggal lirik lagu menggambarkan luar biasanya anugerah Sang Pencipta atas Indonesia. Harusnya tak satu pun anak bangsa menderita kelaparan di atas suburnya lahan negeri yang menghasilkan beragam jenis tanaman pangan. Didukung pula keuntungan geografis garis khatulistiwa yang memberi curah hujan dan cakupan sinar matahari yang cukup bagi aktivitas pertanian. Daya tarik inilah memicu nafsu bangsa Eropa ke nusantara untuk menjajah. Aneh rasanya, penjajah mengeksploitasi kekayaan alam dan memperbudak rakyat nusantara untuk bercocok tanam, lalu komoditas dan hasilnya bikin negara kolonial makmur. Lantas kenapa sekarang ketika dikelola di anak negeri malah sebaliknya?

Serius

Ketidakwajaran tadi tentu harus disikapi. Permasalahan menjadi serius karena pangan dan sektor pertanian kunci perekonomian. Harga pangan tinggi mempertajam kerawanan pangan. Sepuluh tahun terakhir harga beras Indonesia lebih tinggi dari harga beras di pasar internasional. Ditambah selama pandemi daya beli masyarakat semakin tertekan. Tingginya harga pangan plus sulitnya aksesibilitas ekonomi bak penyakit komplikasi. Pengambil kebijakan harusnya sadar. Sektor pertanian berkontribusi bagi pendapatan nasional dan menjadi sektor yang selalu eksis dalam kondisi ekonomi apapun. Berdasarkan nilai penting itu, butuh tindakan segera dan nyata. Sektor pangan bagian tak terpisah dari kebijakan. Pemerintah mulai pusat hingga daerah punya peran sesuai kewenangan masing-masing. Harus ada upaya membangun ketahanan dan keberlanjutan pangan khususnya di daerah. Banyak cara, termasuk yang hangat dibicarakan program Lumbung Pangan (Food Estate).

Pada dasarnya Lumbung Pangan program Pemerintah menjaga ketahanan pangan. Program ini bukan sesuatu yang baru. Malah sudah dimulai di era Presiden Soeharto berlanjut era Presiden SBY. Konsepnya berupa pengembangan pangan terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan bahkan peternakan di satu kawasan. Pemprov Riau sudah menyanggupi dan menyiapkan lahan seluas 30.000 hektar untuk merealisasikan program dimaksud. Menteri Pertanian pun sudah acc, tinggal menunggu kesiapan teknis daerah. Gerak cepat Pemprov Riau patut diapresiasi. Terkait kesiapan teknis, Pemprov Riau diharapkan dapat memperkuat dengan berbagai kajian strategis dan komprehensif. Sehingga grand design Lumbung Pangan bukan sekedar “manis di bibir”. Mesti ada tindakan terukur dan target realistis dan nyata. Untuk menuju ke sana, celah yang dapat menghambat implementasi perlu diantisipasi agar pelaksanaan kelak optimal.

Perhatian Utama

Ada beberapa hal perlu diperhatikan oleh Pemda. Pertama, Output perencanaan pembangunan Lumbung Pangan mesti menjamin ketersediaan pangan daerah. Riau perlu mengurangi ketergantungan suplai pangan dari provinsi lain. Disamping itu, ada peluang besar memperkuat perekonomian daerah dan kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui ekspor komoditas. Dampaknya kesejahteraan masyarakat pun meningkat khususnya petani daerah dan menyerap tenaga kerja di sektor tersebut. Riau punya bekal alam dan daratan luas sebagai modal membangun perekonomian melalui sektor pertanian. Mengenai dibukanya keterlibatan pihak swasta dalam Lumbung Pangan oleh peraturan, Pemda dituntut jeli. Agar peran masyarakat dan pemerintah lebih dominan dibanding swasta. Apalagi pangan unsur penting dalam kedaulatan negara. Jangan sampai sektor vital dikendalikan swasta, terlebih yang berafiliasi dengan negara lain.

Kedua, Pemprov Riau diminta dapat memanfaatkan Lumbung Pangan untuk memperkuat petani, melindungi hak masyarakat adat dan pro lingkungan. Penting ditegaskan, mengingat Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengizinkan pembangunan Lumbung Pangan di kawasan lahan gambut bahkan hutan lindung. Jika tak didukung kajian paripurna dan perencanaan teknis yang matang sangat berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan hingga konflik sosial lebih parah. Jangan lupa, soal lingkungan Riau masih dihantui Karhutla, banjir dan lain-lain akibat kelalaian pemanfaatan lahan dan hutan. Perihal ekses sosial, angka konflik agraria di Riau banyak melanda sektor pertanian dan sektor kehutanan.

Ketiga, Pendekatan program Lumbung Pangan diminta holistik, terintegrasi dan menjawab persoalan pangan. UU 18/2012 tentang Pangan mengatur harus ada jaminan berupa kepastian keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan bermutu dan bergizi seimbang, secara merata, sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan dan budaya lokal. Lumbung Pangan bukan garansi mengentaskan persoalan pangan. Kelemahan aspek bersifat ekonomi seperti distribusi juga harus dibenahi. Sebagaimana laporan Global Food Security Index, masalah pangan Indonesia meliputi infrastruktur pertanian dan distribusi pangan. Terkait disebut terakhir, mahalnya biaya logistik, panjangnya rantai pasokan serta manajemen dan data pangan yang amburadul merupakan sederetan masalah klasik. Tingginya biaya logistik turut menyumbang angka kemiskinan dan masalah gizi disebabkan tinggi harga kebutuhan pokok. Demikian juga lemahnya distribusi pangan juga menyumbang munculnya daerah rawan pangan.

Demikian sekelumit pemikiran tentang persoalan pangan. Tentu banyak permasalahan dan solusi lebih baik untuk disajikan sebagai opsi kebijakan. Akan tetapi dari semua ide dan gagasan, paling utama dalam kebijakan pangan, seperti janji Presiden Jokowi saat kampanye Pilpres di tahun 2014, ending-nya petani harus dimuliakan! Tolak ukur keberhasilan Lumbung Pangan adalah sejauhmana petani berdaulat atas tanah dan hasilnya serta punya akses kepada aspek pokok yang dapat meningkatkan produktivitas. Ketika petani diuntungkan baru negara ini bisa berdaulat dari segi pangan. Ketika pangan aman, ekonomi mapan menanti di hadapan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. Anggota DPRD Provinsi Riau.
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?

Berita Terkait
Rabu, 09 Juni 2021 09:00 WIB
Agar Peluang tak Hilang
Jum'at, 23 April 2021 08:02 WIB
Sumber Daya Alam Dan Kesenjangan Ekonomi
Kamis, 13 Mei 2021 06:00 WIB
Fitrah, Berbagi dan Kekuatan Sosial
Minggu, 02 Mei 2021 11:11 WIB
Buruh Aset Bangsa
Selasa, 18 Mei 2021 09:14 WIB
Pembangunan Berkeadilan Bagi Riau
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Selasa, 01 Juni 2021 22:25 WIB
Pancasila Butuh Bukti
Minggu, 28 Maret 2021 20:33 WIB
Sumber Daya Alam Terjaga, Riau Berjaya
Minggu, 21 Maret 2021 21:20 WIB
Menjaga Optimisme Melalui Kebijakan
Jum'at, 02 April 2021 20:54 WIB
Asa Keberkahan di HUT BRK
Minggu, 07 Maret 2021 06:15 WIB
Transportasi Urat Nadi Ekonomi
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Minggu, 11 April 2021 21:00 WIB
Modal Sosial Adalah Aset Berharga
Jum'at, 16 April 2021 05:11 WIB
Ramadhan dalam Masa Pandemi Covid-19
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Sabtu, 19 Desember 2020 07:01 WIB
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Sabtu, 06 Februari 2021 16:44 WIB
Runtuhnya Demokrasi di Myanmar?
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Jum'at, 01 Januari 2021 22:05 WIB
Pasang Surut Hubungan Indonesia-Malaysia
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 08 Juni 2021
Pemerintah Diimbau Hentikan Impor Alkes, Bamsoet: Sektor Kesehatan Ini Justru Dinikmati oleh Asing
Senin, 07 Juni 2021
Soal Wawasan Kebangsaan, FPKB MPR RI: Itu Sesuatu yang Fundamental, Penting untuk Indonesia
Jumat, 28 Mei 2021
Ketua MPR RI Luncurkan Buku ke-19 Berjudul ‘Cegah Negara Tanpa Arah’
Selasa, 25 Mei 2021
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad: MPR Dorong 4 Pilar Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 12 Juni 2021
Polsek Pangkalan Kerinci Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi
Sabtu, 12 Juni 2021
Pastikan Lingkungannya Bebas C3, Polsek Pangkalan Lesung Patroli dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas
Sabtu, 12 Juni 2021
Pantau Prokes, Polisi Kuala Kampar Jaga Ketat Kerumunan Masyarakat di Pelabuhan
Sabtu, 12 Juni 2021
Warga Kayu Ara Positif Covid-19, Polsek Kerumutan Laksanakan Contact Tracing

Serantau lainnya ...
Senin, 31 Mei 2021
Segera Diluncurkan, Biografi Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri
Minggu, 30 Mei 2021
UIR dan IAEI Riau Edukasi Pelaku Usaha di Pekanbaru tentang Konsep Laundry Syariah
Selasa, 11 Mei 2021
Tampil Cantik saat Lebaran, Fajar Cosmetic Ramai Pengunjung
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 11 Juni 2021
Perdana di Pekanbaru, Santri di Pondok Pesantren Terima Vaksin Covid-19
Rabu, 09 Juni 2021
Tingkatkan SDM Daerah, PCR Lakukan Pertemuan dengan Pemkab Meranti
Selasa, 01 Juni 2021
Alumni di Meranti Dukung Dr Moris Jadi Ketua IKA Unri
Kamis, 27 Mei 2021
ISAIS UIN Suska Riau Gelar Bincang Santai, Bahas Moderasi Beragama

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Unilak 1 Juni 2021
Terpopuler

03

Waisak 26 Mei 2021 - APRIL
Foto
Idul Fitri 1442 BRK
Idul Fitri 1442 Syahrul Aidi
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Muswil PPP 29 Mei 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PKB Kampar - Catur Sugeng
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan
Jumat, 30 April 2021
Musala RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Berubah Menjadi Masjid

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Pesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021APRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www