Rabu, 07 Desember 2022

Breaking News

  • Bapenda Riau Pastikan Tak Ada Pemutihan Denda Pajak Tahun Ini   ●   
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Muji Basuki

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. 

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. 

Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Begitulah ikrar para pemuda 'Indonesia' dari berbagai suku dan etnis pada tanggal 28 Oktober 1928. Kata Indonesia sengaja penulis buat dengan simbol apostrof (') karena pada waktu itu sebenarnya belum ada negara Indonesia.

Para pemuda pada waktu itu berkumpul dengan dilandasi oleh sebuah kesamaan pandangan, bahwa perjuangan bernuansa primordial melawan kolonialisme yang berlangsung ratusan tahun, ternyata tidak kunjung menunjukkan hasil yang signifikan. Mereka sepakat perlu ada semangat kebersamaan yang melampaui sekat-sekat kebhinekaan, agar kekuatan bangsa ini bisa dikapitalisasi untuk mengusir kaum penjajah.

Mereka sepakat bahwa perlu ada common value yang diterima oleh seluruh kelompok-kelompok etnis yang sangat majemuk ini. Mereka memandang bahwa identitas primordial baik berbasis suku maupun agama tidak sepatutnya menjadi nilai yang men-segmentasi mereka menjadi kelompok yang terkotak-kotak.

Narasi kebersatuan inilah yang mereka suarakan melalui ikrar Sumpah Pemuda. Terlihat sederhana memang. Akan tetapi, 17 tahun kemudian, atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa, negara Indonesia betul-betul lahir tepatnya melalui peristiwa proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Tidak berlebihan jika para ahli sejarah menyebut peristiwa Sumpah Pemuda sebagai embrio lahirnya Negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. 

Paling tidak, ada 2 pelajaran besar dari peristiwa Sumpah Pemuda ini. Pertama, peristiwa ini memberi pesan tentang betapa penting dan strategisnya peran para pemuda dalam menentukan arah perjalanan sebuah kaum, bangsa dan negara. Para Nabi dan Rasul diberi mandat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa ketika usia mereka masih muda.

Ada sebuah penggalan pidato Bung Karno yang sangat legendaris tentang pemuda :"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya ... Dan beri aku 10 pemuda,niscaya akan kuguncangkan dunia".  Di era politik dunia kontemporer, pada tahun 2010 di negara Tunisia meletus gerakan Jasmine Revolution/Revolusi Melati.

Revolusi yang akhirnya menggulingkan diktator Zainal Abidin Ben Ali yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun, diinspirasi dari protes yang dilakukan oleh seorang pemuda bernama Muhammad Bouzizi. Begitulah pemuda selalu berada di garda terdepan dalam setiap episod perubahan sebuah bangsa. 

Kedua, peristiwa Sumpah Pemuda memberi pesan tentang pentingnya sebuah bangsa membangun narasi masa depan yang menyatukan, bukan narasi yang mencerai beraikan. Sumpah Pemuda adalah cerminan anak bangsa untuk berjuang bersama, agar seluruh anak bangsa merasa memiliki dan terlindungi dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Semangat kebersamaan dan saling melindungi ini terus dikembangkan oleh para pemuda saat itu, sampai puncaknya ketika bangsa ini resmi menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, cita-cita bangsa ini dituangkan dalam pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dimana disana disebutkan cita-cita bangsa Indonesia adalah: "1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. 2. Memajukan kesejahteraan umum. 3. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan. 4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial".

Bahkan masih dalam pembukaan UUD 1945 tersebut juga tercantum butir ke 5 Pancasila yang berbunyi :"keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". Tidak cukup sampai disitu, secara lebih operasional cita-cita kehidupan berbangsa dan bernegara itu disebutkan dalam pasal 33 ayat 3 UUD tahun 1945 :"bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat” .

Pemuda dan Penduduk Usia Produktif di Dalam Regsosek

Dalam tinjauan ilmu ekonomi makro disebutkan bahwa salah satu peluang kemajuan sebuah bangsa adalah pada waktu bangsa tersebut memasuki periode bonus demografi. Bonus demografi sendiri secara definitif diartikan sebagai keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Atau dengan bahasan yang lain, bonus demografi adalah ketika rasio ketergantungan usia non produktif terhadap usia produktif berada pada angka dibawah 50%. Usia produktif yang dimaksud adalah berkisar antara 15 hingga 64 tahun.

Dalam buku publikasi Analisis Profil Penduduk Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan: "Sejak tahun 2012 hingga tahun 2035 Indonesia diperkirakan memasuki masa bonus demografi dengan periode puncak antara tahun 2020-2030". 

Menurut data BPS, rasio ketergantungan pada tahun 2000 sebesar 53,76% dan menurun pada tahun 2005 menjadi sebesar 50,8. Pada tahun 2010 mengalami sedikit peningkatan menjadi 51,33 dan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukkan angka beban ketergantungan sebesar 49,2 yang berarti setiap 100 penduduk usia produktif (15-64 tahun) menanggung beban sebanyak 49,2 penduduk usia nonproduktif (kurang dari 15 tahun dan 65 tahun keatas).

Keadaan ini bisa diartikan bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami era bonus demografi. Bahkan mengacu hasil Sensus Penduduk 2020, rasio ketergantungan di Indonesia sebesar 41%, dan ini merupakan angka rasio ketergantungan terendah selama ini.

Idealnya, rasio ketergantungan penduduk usia non produktif terhadap penduduk usia produktif bisa dihitung dengan tingkat akurasi yang baik pada waktu ada kegiatan pendataan apenduduk yang mencakup seluruh penduduk di sebuah bangsa dengan karakteristik demografi usia di dalamnya. Oleh karenanya, di Indonesia setiap kali ada kegiatan Sensus Penduduk yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, salah satunya akan di rilis indikator rasio ketergantungan yang terbaru, disamping indikator-indikator kependudukan lainnya,

Dalam konteks ini, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang sedang berlangsung pada periode 15 Oktober - 14 November 2022 ini, adalah kegiatan pendataan sosial ekonomi yang mencakup seluruh penduduk Indonesia. Dan salah satu karakteristik utama yang dikumpulkan dalam kegiatan Regsosek ini adalah karakteristik demografi, dan salah satunya dikumpulkan tentang variabel umur penduduk.

Maka  melalui kegiatan Regsosek ini nantinya akan diketahui indikator rasio ketergantungan Indonesia untuk kondisi terkini. Juga akan diketahui profil penduduk usia produktif Indonesia menurut karakteristik sosial ekonominya, yang tentu ini akan sangat dibutuhkan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, baik untuk keperluan perencanaan, implementasi program maupun evaluasi.

Perbaikan Sistem Perlindungan Sosial, Cita-cita Luhur Dari Kegiatan Regsosek

Seperti disebutkan dalam pengantar tulisan ini, secara normatif cita-cita bangsa Indonesia termaktub di dalam pembukaan UUD 1945, yaitu :"1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. 2. Memajukan kesejahteraan umum. 3. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan. 4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial". 

Untuk mencapai cita-cita tersebut, tentu pemerintah sebagai pemilik otoritas pembangunan membutuhkan set data perlindungan sosial yang up to date dan terpadu. Selama ini memang pemerintah relatif sudah memiliki set data perlindungan sosial tersebut, akan tetapi set data tersebut belum satu dan belum terpadu, karena beberapa instansi pemerintah yang tupoksinya di bidang perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat , masing-masing memiliki set data sendiri-sendiri.

Dalam konteks ini, Regsosek akan mengumpulkan variabel-variabel yang cukup lengkap yang kelak dibutuhkan dalam penyusunan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, mulai dari variabel perumahan, variabel demografi, variabel ketenagakerjaan, variabel kesehatan dan disabilitas, termasuk variabel ekonomi. Dengan kelengkapan variabel seperti itu, hasil Regsosek nantinya akan dapat digunakan untuk berbagai keperluan perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.  

Dengan dukungan semua pihak, semoga Regsosek ini bisa terlaksana dengan lancar, dan set data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal oleh pemerintah dalam mewujudkan cita-cita kehidupan berbangsa dan bernegara

Penulis : Muji Basuki (Statistisi di BPS Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Cerita Petugas Padat Karya di Pelalawan Berhenti Bekerja Lantaran Temukan Sarang Ular
Selasa, 06 Desember 2022
Bupati Rohil Pimpin Rakor Forkopimda tentang Antisipasi Banjir dan Persiapan Nataru
Selasa, 06 Desember 2022
Jajaran Polres Bengkalis dan TNI Bersinergi Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Selasa, 06 Desember 2022
Sambut Hari HAM se-Dunia, Imigrasi Siak Buka Pekan Layanan Ramah Hak Asasi Manusia

Serantau lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Kotak Baca Gairahkan Lagi Literasi di Pekanbaru
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Siak sudah Mulai Transformasi Keuangan ke Sistem Digital
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Rektor Unri Resmikan Stasiun Meteorologi Pertanian Khusus Fakultas Pertanian
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www