Senin, 28 November 2022

Breaking News

  • Pemprov Riau Akui Gubri Batal ke Meranti, Erisman: Katanya Ada Penolakan Bupati Tapi Alasannya Kita Tak Tahu   ●   
  • Setubuhi Wanita Terbelakang Mental, Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi   ●   
  • Pimpinan MPR Pastikan Pilkada 2024 Tetap Dipilih Rakyat Langsung   ●   
  • Arab Saudi Percepat Proses Visa Umrah, Hanya Perlu 24 Jam   ●   
  • Jumpai Sekdako Pekanbaru, REI Riau Keluhkan Lambatnya Penerbitan Izin
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Memupuk Sikap Toleransi
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Setiap tanggal 16 November diperingati sebagai Hari Toleransi Sedunia. Momen tersebut didedikasikan untuk merayakan keberagaman sekaligus pengingat betapa penting arti toleransi dalam kehidupan. Kalau mengacu ke ajaran agama, Islam sudah lebih dulu menyampaikan urgensi toleransi. Sebagaimana termaktub dalam surah Al Hujurat ayat 13: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal." Ajaran Islam juga sangat menentang diskriminasi dan segala bentuk tindakan menghinakan dan merendahkan martabat manusia. Sementara negara-negara maju saat ini masih saja berkutat dengan kasus rasisme. Toleransi bukan menerima secara pasif. Tapi turut aktif menciptakan suasana penuh harmoni. Sekarang kenyataan tak begitu. Toleransi cuman slogan dan pidato. Mengaku paling toleran tapi kelakuan berseberangan. Dalam lingkup kepercayaan, penerapannya kebablasan. Ikut menjalankan ritual atau perayaan agama lain disebut toleransi. Padahal bukan begitu konsep saling menghargai. Membaurkan praktik agama satu dengan yang lain sama saja berupaya meniadakan perbedaan.

Toleransi sesungguhnya perekat bangsa dan masyarakat dunia. Sangat jahat pihak yang menjadikannya tameng mengusung agenda yang bertujuan merusak tatanan kehidupan. Toleransi juga bukan berarti menerima semua gagasan atau perbuatan meski melabrak norma dan nilai dalam kehidupan sosial serta berbangsa dan bernegara. Belakangan, kecenderungan inilah yang mengemuka. Toleransi dipakai sebagai alat menyudutkan atau merusak suatu agama dan melegitimasi hal negatif dan penyimpangan. Kayak LGBT yang marak dikampanyekan ke publik agar dianggap sesuatu yang lumrah. Anehnya tatkala kita menolak LGBT atas dasar kepercayaan dan agama, malah dicap intoleran. Fenomena lainnya, menyatakan kebenaran dan meluruskan kekeliruan malah dituduh intoleran, menyebar kebencian dan menimbulkan kegaduhan. Cara-cara tadi membuat toleransi kehilangan esensi. Di sini pulalah pangkal terjadinya konflik. Karena toleransi condong diklaim sepihak. Menjawab fenomena baiknya kembali ke Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi UNESCO 1995 yang menyatakan bahwa memberi ruang untuk berpendapat adalah wujud toleransi. Seringkali permasalahan berlarut-larut, kondisi bertambah rumit seumpama benang kusut asbab ketiadaan komunikasi dua arah. Satu pihak diberi suara, yang lain dibungkam. Pihak A bertindak salah tak dihukum sedangkan pihak B salah langsung ditindak.

Absennya kebebasan berpendapat bentuk pelanggaran atas hak mendasar yang diakui universal. Bicara kondisi bangsa, boleh dibilang itulah pekerjaan rumah dan tantangan terbesar. Walau indeks demokrasi negara kita terus membaik, namun ada catatan khusus harus diperhatikan demi memastikan demokrasi di Indonesia tetap sehat. Mayoritas hasil kajian dan survei yang digelar perihal kebebasan berpendapat, punya kesamaan hasil yang mengungkap bahwa kebanyakan masyarakat semakin takut menyatakan pandangan dan kritikan terang-terangan, terlebih menyinggung politik dan urusan publik. Mirisnya regulasi dan kebijakan pemerintah ikut andil menurunkan kualitas demokrasi. Menurut data lembaga Freedom House, turunnya indeks demokrasi di Indonesia ditandai, antara lain, manakala UU Ormas mulai diterapkan. Meski dalam aturan ada muatan positif, tapi juga memberi kuasa terlalu besar ke negara (baca: Pemerintah) untuk membubarkan Ormas, yang sangat disayangkan eksekusinya tanpa prosedur dan metode yang terukur. Bisa dilihat dalam banyak kasus, penindakan Ormas terkesan tebang pilih. Ini sempat diangkat sewaktu kami melakukan pembahasan Rancangan Perda Pemberdayaan Ormas Provinsi Riau. Sikap negara yang tegas menindak atau membubarkan FPI tapi lembek ke Ormas lain mengundang segudang pertanyaan. Kayak di Bali ada Ormas direkomendasikan oleh Kapolda di sana untuk dibubarkan sebab meresahkan, tapi justru tak kunjung direspon Pemerintah. Perlakuan tak adil dan “teror” terhadap kebebasan berpendapat preseden buruk dan ancaman nyata bagi demokrasi Indonesia.

Aksi

Memupuk toleransi agenda penting. Menekankan kembali, toleransi tak cukup pasif sebatas menerima. Artinya harus ada aksi: mengajarkan, memelihara dan mempertahankan. Untuk itu, butuh investasi sepadan dari negara. Diawali dari sikap para elit di negara ini harus memberi contoh bagaimana bersikap toleran. Khususnya menerima perbedaan berpendapat. Rakyat sudah jenuh menengok sikap kekanak-kanakan dan merasa paling benar. Sampai dulu pernah seorang menteri bikin pernyataan: “kalau Pemerintah bilang hoax ya hoax”. Kemudian, memupuk toleransi dengan intervensi kebijakan ke lembaga pendidikan formal. Disamping itu, ada pula lembaga yang mempunyai peran paling strategis yaitu keluarga. Peran ini dikupas dalam dialog bertema “Peran Tokoh Perempuan dan Tokoh Lintas Agama Menyonsong Tahun Toleransi dari Sudut Pandang Agama” ditaja Forum Keberagaman Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau pekan lalu, bertempat di Hotel Aryaduta. Dalam forum tersebut, kami selaku undangan mewakili Komisi V DPRD Provinsi Riau menyampaikan 4 hal yang harus ditempuh mencapai tujuan bersama dalam rangka mewujudkan toleransi.

Pertama, mencari titik temu “kalimatun sawa” atau visi bersama. Jika kita bukan saudara seagama, sesuku dan sedaerah maka kita saudara sebangsa.

Kedua, berkolaborasi menjaga ke-Indonesia-an. Perlu membentuk kesadaran dan mengenali ancaman “musuh dalam selimut”. Kita harus ambil pelajaran dari sejarah PKI yang selalu merasa kelompoknya paling Pancasilais. Sempat berkuasa karena kelicikannya mengadudomba kubu nasionalis dan agamis dan agama satu dengan agama lain. PKI bahkan pernah merangkul Ormas Islam terbesar NU, lalu diam-diam menikam dari belakang.

Ketiga, toleransi merupakan warisan kepribadian nusantara yang diperjuangkan berdarah-darah oleh pendahulu bangsa. Oleh karena itu menjaganya merupakan bentuk penghormatan atas para pahlawan bangsa.

Keempat, sebagaimana telah disebut sebelumnya, lembaga perannya paling penting keluarga. Bicara toleransi bicara karakter. Membentuk karakter butuh proses penempaan dalam keseharian dan sejak dini. Tak bisa disangsikan, keluarga lembaga paling vital dalam pembentukan karakter. Terlebih sosok ibu atau perempuan yang mana pondasi negara. Seperti perkataan bijak, rumah tanpa pondasi maka akan roboh, begitu juga negara. Negara tanpa peran perempuan maka akan roboh juga. Perempuan merupakan madrasah atau sekolah pertama bagi setiap insan. Tampak dari hal sederhana saja, kala kecil kita menyaksikan betapa ibu paling marah saat kita bersitegang atau bertengkar sesama saudara. Ibu pula sosok selalu meredakan riak-riak kecil berikut mendamaikan. Secara tidak langsung sosok ibu sedang memupuk anaknya untuk bersikap toleran. Tak berlebihan kiranya menyimpulkan, baik atau buruk suatu bangsa berawal dari kehidupan rumah tangga rakyatnya.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Kamis, 22 September 2022 08:16 WIB
Meneroka RUU Sisdiknas
Minggu, 18 September 2022 08:16 WIB
Karena Satu Nyawa Begitu Berharga
Minggu, 13 November 2022 00:36 WIB
RUU Kesehatan, Gagal Fokus?
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 28 November 2022
DPRD dan Pemprov Riau Bahas Ranperda RPPLH dan Pengelolaan Keuangan Daerah
Senin, 28 November 2022
Status Siaga Darurat Banjir di Riau Ditetapkan 1 Desember
Senin, 28 November 2022
Hadapi Tahun Politik, Kakanwil Minta Seluruh ASN Kemenkumham Netral
Senin, 28 November 2022
Tahun Depan Ada Bantuan 2.260 Alsintan untuk Petani di Riau

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif
Rabu, 23 November 2022
Lima Tempat Suci di Dunia, Salah Satunya Jadi Kota Suci Tiga Agama
Selasa, 22 November 2022
Gubri "Pamer" Jaket Bomber Tenun Riau Hasil Desain M Abyan Syah Pelajar Kelas 12 SMA Darma Yudha
Selasa, 15 November 2022
Ada Noda Membandel di Pakaian? Atasi dengan 5 Bahan Dapur Ini

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"
Jumat, 18 November 2022
PDS Mudahkan Konsumen Lakukan Transaksi, hanya Lewat Genggaman
Senin, 07 November 2022
Fenomena Gerhana Bulan Total Terjadi Besok, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Melihatnya

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6
Kamis, 17 November 2022
Eka Hospital Pekanbaru Gelar Seminar Awam Kendali Komplikasi pada Diabetes

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau
Jumat, 25 November 2022
Pemko Pekanbaru Ajak Hima Persis Beri Kontribusi Nyata Bangun Pekanbaru
Rabu, 23 November 2022
Gelaran Puncak Acara Big Event Predatech 2022 Sukses Dilaksanakan Predatech dan LPI
Selasa, 22 November 2022
Diperkuat Unilak, Riau Tambah Medali dari Sepak Takraw di Pomnas 17 Padang

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi
Jumat, 28 Oktober 2022
Niat Awal untuk Pendidikan, Alina Kini Mencintai Islam
Selasa, 25 Oktober 2022
Ustaz Yurnalis di Hadapan Warga Binaan: Jika Ingin Jadi Insan Hebat, Lapangkan Hati

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www