Selasa, 31 Januari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Muji Basuki

Perhelatan KTT G20 di Bali sudah terselenggara pada 15-16 November 2022 yang lalu. Oleh banyak pihak, KTT G20 ini dinilai cukup sukses. Rekomendasi agar Rusia menghentikan serangannya ke Ukraina menjadi salah satu dari 5 butir rekomendasi yang dijadikan argumen oleh pihak-pihak yang menilai KTT ini terbilang sukses. Rekomendasi untuk penghentian invasi Rusia ke Ukraina ini menjadi rekomendasi yang dinilai sangat urgent and important, karena variabel perang Rusia-Ukraina ini dinilai telah menjadi variabel utama yang men-disrupsi banyak aspek kehidupan lain di seluruh belahan dunia.

Memang hanya sebuah rekomendasi, akan tetapi rekomendasi KTT G-20 ini terasa menjadi oase di tengah "gersangnya" peran lembaga multilateral dunia saat ini. Dunia tidak bisa lagi berharap kepada Uni Eropa misalnya, karena negara-negara di dalamnya secara psikologis pasti terlibat secara tidak langsung dalam konflik Rusia-Ukraina. Lembaga multilateral paling netral seperti PBB sekalipun, seperti tidak berdaya menyikapi perang ini, terlebih 5 anggota Dewan Keamanan PBB seluruhnya terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam perang ini. Maka wajar jika banyak pihak yang menaruh harapan besar kepada Forum G20. Sekalipun bukan sebuah organisasi internasional seperti PBB, tapi keberadaannya sebagai kumpulan negara-negara dengan share lebih kurang 80 persen dari total PDB dunia, menjadikan forum ini sangat strategis perannya di era krisis global ini.

Posisi strategis G20 dalam kancah global, ditambah dengan perhelatan KTT G20 Tahun 2022 yang bertepatan dengan kondisi krisis global, menjadi blessing in disguise bagi Indonesia sebagai tuan rumah dan Ketua Presidensi G20 ini, karena dengan posisi ini Indonesia telah menjadi pusat perhatian dunia sekaligus menjadi semacam leverage bagi Indonesia dalam percaturan konstelasi geopolitik dunia. 

Apa itu G20?

Dikutip dari situs Kementerian Keuangan G20 adalah sebuah forum kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia yang terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.  G20 merupakan representasi lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.  Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Pembentukan G20 pada tahun 1999 timbul akibat kekecewaan komunitas internasional terhadap kegagalan G7 dalam mencari solusi terhadap permasalahan perekonomian global yang dihadapi saat itu. Pandangan yang mengemuka saat itu adalah pentingnya bagi negara-negara berpendapatan menengah serta yang memiliki pengaruh ekonomi secara sistemik untuk diikutsertakan dalam perundingan demi mencari solusi permasalahan ekonomi global. Forum tersebut selanjutnya merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis utama yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Beberapa terobosan yang sudah dihasilkan oleh G20 adalah sebagai berikut:

1.      Penanganan krisis keuangan global 2008.  G20 dianggap telah membantu dunia kembali ke jalur pertumbuhan dan mendorong reformasi di bidang finansial.

2.      Kebijakan pajak.  G20 telah memacu OECD untuk mendorong pertukaran informasi terkait pajak untuk mengakhiri penghindaran pajak.

3.      Kontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang mencakup penangguhan pembayaran utang luar negeri negara berpenghasilan rendah, injeksi penanganan     Covid-19, penurunan/penghapusan bea dan pajak impor, pengurangan bea untuk vaksin, hand sanitizer, disinfektan, alat medis dan obat-obatan.

4.      Isu lainnya termasuk perdagangan, iklim, dan pembangunan

Dari sejarah terbentuknya dan peran yang sudah ditorehkannya, wajar apabila di era krisis global yang bertepatan dengan mandulnya peran lembaga PBB, banyak pihak yang menaruh harapan besar terhadap keberadaan G20 ini.

Size G20 Dalam Indikator Statistik Ekonomi

Berdasarkan situs https://tradingeconomics.com, size Produk Domestik Bruto dari negara-negara anggota G20 adalah sebagai berikut :

 

Grafik 1. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Ukuran Ekonomi (PDB)

Dari Grafik 1 diatas terlihat posisi Indonesia berada pada urutan ke 16 diantara negara-negara anggota G20. Secara total, PDB negara-negara G20 mencapai 93 trilyun dollar dari sekitar 111 trilyun total PDB dunia.

Sementara jika diukur dengan indikator Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan indeks komposit pencapaian pembangunan di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan, posisi negara-negara G20 seperti tercantum di link https://hdr.undp.org/towards-hdr-2022 adalah sebagai berikut:

 

Grafik 2. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (HDI)

Terlihat pada Grafik 2 diatas, capaian pembangunan negara anggota G20 yang diukur melalui indikator HDI. Indonesia sendiri berada para posisi 19, diatas negara India yang berada pada posisi 20. 

Sedangkan jika dilihat dari sisi pendapatan per kapita yang mencerminkan rata-rata kemampuan daya beli masyarakat di sebuah negara, maka posisi negara anggota G20 adalah sebagai berikut:

Grafik 3. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Pendapatan Perkapita

Diukur melalui indikator pendapatan perkapita seperti ditampilkan pada Grafik 3 diatas, terlihat posisi Indonesia berada pada peringkat ke 19 diatas India yang berada di peringkat 20. 

Dari indikator-indikator diatas terlihat bahwa Indonesia "diuntungkan" dengan size populasi penduduk yang besar, yang konsumsi penduduknya menjadi variabel utama dalam pembentukan nilai tambah perekonomiannya. Hal tersebut terlihat dari PDB Indonesia Tahun 2021, dimana distribusi PDB Indonesia didominasi oleh komponen konsumsi rumahtangga dengan share mencapai 52,91 persen. Karakteristik yang sama terjadi juga pada negara anggota G20 lain yang memiliki populasi besar, seperti Brazil dan India.

Akan tetapi, ada ukuran makro ekonomi lain yang merepresentasikan ekonomi yang relatif stabil di tengah guncangan krisis global, salah satunya inflasi. Memang inflasi yoy per September 2022 secara nasional mencapai 5,71 persen, akan tetapi angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara G20 lainnya. Seperti Amerika Serikat yang mencapai 8,20 persen, Inggris yang mencapai 8,80 persen, Jerman yang mencapai 9,99 persen, bahkan Turki mengalami inflasi September secara yoy sebesar 83,50 persen. Artinya harga-harga komoditas secara nasional memang mengalami kenaikan, akan tetapi masyarakat masih relatif dapat menjangkau untuk mengkonsumsinya. Hal ini tercermin dari komponen konsumsi rumahtangga yang tetap tumbuh positif secara nasional pada triwulan III 2022 secara yoy sebesar 5,39 persen. 

Riau Dimana?

Provinsi Riau sendiri memiliki posisi yang cukup strategis dalam konteks nasional. Menurut rilis pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2022, ekonomi Riau berada pada urutan ke 6 nasional, atau nomor 2 terbesar diluar Pulau Jawa setelah Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan Riau pernah menjadi provinsi dengan size ekonomi terbesar diluar Pulau Jawa, seperti tercermin melalui rilis pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2022. PDRB Riau sendiri pada Tahun 2021 tercatat sebesar Rp.843 trilyun berdasarkan harga berlaku, dengan share mencapai 4,97 persen dari total nasional. 

Persentase kemiskinan pada Semester I 2022 di Provinsi Riau relatif kecil, yaitu sebesar 6,78 persen, jauh dibawah persentase kemiskinan nasional yang sebesar 9,54 persen. Sementara dilihat dari sisi pembangunan manusia melalui indikator IPM, pada tahun 2022 Provinsi Riau berada pada peringkat ke 7 secara nasional dengan capaian IPM sebesar 73,52, lebih tinggi dari angka IPM nasional yang sebesar 72,91. 

Sektor ekonomi yang menjadi andalan Provinsi Riau adalah sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Hal itu terlihat dari angka PDRB Triwulan III 2022, dimana sektor pertanian yang didominasi oleh subsektor perkebunan memberi share 24,91 persen dan tumbuh yoy sebesar 3,59 persen. Sedangkan sektor industri pengolahan memberi share sebesar 27,91 persen dan tumbuh yoy sebesar 5,94 persen. Baik sektor pertanian dan industri pengolahan, di Provinsi Riau kedua sektor tersebut didominasi oleh komoditas kelapa sawit. Bahkan share CPO Provinsi Riau merupakan yang terbesar secara nasional, dimana memberi kontribusi sebesar 19 persen dari total CPO nasional. 

Kinerja sektor pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan yang didominasi oleh produk CPO ini, terus menunjukkan kinerja positif salah satunya karena komoditas ini adalah komoditas berorientasi ekspor. Komponen ekspor sendiri sepanjang tahun 2022 ini mencatatkan kinerja yang selalu positif. Pada Triwulan I 2022 tumbuh 9,50 persen, Triwulan II 2022 tumbuh 2,59 persen dan Triwulan III 2022 ekspor tumbuh 30,43 persen. Kinerja ekspor ini tidak lepas dari masih stabilnya permintaan komoditas CPO di pasar dunia. Tujuan utama ekspor nonmigas Provinsi Riau meliputi Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan Uni Eropa.

Negara-negara tujuan utama ekspor nonmgas Provinsi Riau ini seluruhnya adalah negara-negara anggota G20. Dalam risk map (peta resiko) ekonomi makro dunia kondisi 2022 yang dirilis oleh New York Life Investments seperti terlihat pada situs https://advisor.visualcapitalist.com, dimana negara-negara di dunia dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu low risk, medium risk, sensitive risk and high risk, diketahui hanya Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia dan Selandia Baru yang masuk kategori low risk, Tiongkok masuk kategori medium risk, dan selebihnya masuk kategori sensitive risk dan high risk. Artinya, ke depan akan ada potensi ancaman terhadap kinerja ekspor komoditas ke negara-negara tersebut, karena kondisi ekonomi negara tersebut diprediksi akan mengalami guncangan. 

Akan tetapi dalam sebuah seminar perkebunan yang ditaja oleh BPS Provinsi Riau pada 16 November 2022 yang lalu, salah seorang narasumber memberikan optimismenya akan masa depan ekspor Provinsi Riau, khususnya untuk komoditas CPO dan turunannya. Beliau menyatakan : "tidak perlu khawatir ekspor CPO Riau ke depan akan terganggu, karena komoditas ini merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia, dan sampai saat ini relatif belum ada komoditas substitusi yang menandinginya".. Penulis pun bergumam : "Semoga....."

Penulis : Muji Basuki, SST, MSi (Statistisi BPS Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Jum'at, 13 Januari 2023 08:59 WIB
Sensus Pertanian di Tengah Ancaman Krisis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Sabtu, 10 Desember 2022 08:59 WIB
HAM Dan Masa Depan Bangsa
Rabu, 04 Januari 2023 08:02 WIB
Ketika Tongkat Membawa Rebah
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 14 Desember 2022 13:18 WIB
Keselamatan Pekerja Prioritas Utama!
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Sabtu, 17 Desember 2022 15:49 WIB
Menanti Kehadiran Negara
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Gubri Minta UNRI Siapkan SDM untuk RS Jantung dan Otak
Selasa, 31 Januari 2023
Muswil Resmi Dibuka, Aspedi Riau Diharapkan Bangkit dan Berkembang Pasca Pandemi
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar dan Saleh Djasit Komitmen Bangun Pendidikan di Riau
Selasa, 31 Januari 2023
Silahturrahmi dengan Gubernur Syamsuar, IKBR Dukung Program Pemprov Riau

Serantau lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023
Jumat, 20 Januari 2023
Masakan Dapur Lapas Pekanbaru Resmi Bersertifikasi Halal dari MUI
Rabu, 18 Januari 2023
Royal Century Purwodadi Menjawab Hunian Impian Setiap Orang

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023
Senin, 02 Januari 2023
Pemkab Meranti Kini Miliki Command Center yang Himpun Semua Data

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan
Minggu, 01 Januari 2023
Gubri Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Narkoba

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak
Rabu, 18 Januari 2023
Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
Selasa, 17 Januari 2023
Mahasiswa IPB Goes to School ke 80 Sekolah di Riau
Sabtu, 14 Januari 2023
Sekolah Pascasarjana Unilak Gelar Seminar Nasional, Angkat Tema Hukum, Manajemen dan Lingkungan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
BUMD 2023
Foto
PCR 2023
Khas Hotel November 2022
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan

Selebriti lainnya ...
Nataru 2022 April.RAPP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www